Sebenarnya apa yang dibutuhkan selain modal uang untuk melakukan trading saham, jawaban saya cuma satu : MENTAL

Trading saham lebih merupakan sebuah latihan mental untuk para trader bagaimana dia konsisten dengan plan nya. Kekonsistenan ini akan bermanfaat untuk maksimasi profit dan meminimize resiko dari trading. Sering kali kita terbawa dengan perasaan senang karena keuntungan yang didapat, penyesalan karena seharusnya bisa lebih untung atau rasa kesal karena mengalami kerugian dalam trading.

Saya mau menceritakan pengalaman saya ketika trading beberapa hari terakhir untuk menunjukkan bahwa mentalitas kedisiplinan dan kesabaran sangat memegang peranan dalam trading saham

  1. Disiplin yang mendatangkan profit maksimal

Holding saham saya di PTPP  Rp 3600. Dalam salah satu rekomendasi saya TP dari PTPP adalah 4000-4200. Pada saat saham ini breakout tanggal 19 July saham ini sudah menyentuh TP-nya dan saya realisasikan sebagian keuntungan untuk beli saham lain.Ketika sham PTPP breakout lagi tanggal 21 July saya upgrade TP dari PTPP menjadi 4500. Lalu saham ini mengalami koreksi namun saya tetap pada kedisiplinan selama belum turun menembus 3800 saham ini akan tetap pada target nya. 3 Agustus ini saham ini rebound dan hari ini telah melewati menembus target nya 4500 (Close : 4450, High : 4850) menuju target baru di 5000. Bila saya tidak disiplin dan mental tidak kuat saat saham ini menjauh dari level 4000 kemungkinan saya akan jual dan melupakan bahwa PTPP memiliki target 4500-5000. Saya masih mendapatkan profit tambahan 450 per sahamnya.

Screen Shot 2016-08-05 at 4.20.25 PM

2. Disiplin yang meminimalkan resiko

Saya masuk PWON setelah saham ini breakout tanggal 1 Agustus 2015. Namun saham ini ternyata terus turun hingga menyentuh level support nya. Saya lakukan Cut Loss dengan menjual rugi saat saham ini (B : 675 S : 655). Saham ini terus turun hingga 630 dan hari ini closing di 635. Bayangkan kerugian tambahan saya bila saham ini terus saya hold tanpa pernah tahu kapan akan rebound (mungkin dalam waktu dekat atau waktu yang lebih lama). Lebih baik disiplin dalam mengurangi resiko.

Screen Shot 2016-08-05 at 4.31.39 PM

3. Sabar berbuah rebound, breakout dan profit

Saham ISSP adalah contoh sebuah kesabaran dan disiplin berbuah profit. Saya masuk ISSP setelah saham ini breakout dan masuk dalam area sideways setelahnya, setelah itu saham terus turun hingga mendekat dengan level support nya di 256. Setelah menunggu beberapa hari saham ini menunjukkan tanda rebound (saat itu saya melakukan penambahan holding) dan tanggal 4 saham ini breakout dalam jumlah cukup besar sehingga meyakinkan diri bahwa target yang pernah dibuat bahwa ISSP menuju 300 kembali on track. Saat ini posisi holding saya sudah Green/Positif setelah sebelumnya berhari-hari di area merah. Saya bahkan sempat bercanda complaint sama teman yang sama-sama hold saham ini bahwa analisa dia TIDAK VALID karena malah jeblok dan sekarang saya mau minta maaf sama dia ternyata point nya masih sah. ISSP menuju 300.

Screen Shot 2016-08-05 at 4.37.06 PM

Inti dari pengalaman saya di atas  sebagai trader saham kita harus selalu disiplin dengan plan yang kita buat, execute plan tersebut dengan baik. Bila sudah mencapai target maka realisasikan profit tersebut, jangan serakah dan berharap bahwa profit akan lebih besar (kecuali ada indikasi lain bahwa lebih baik hold lebih lama untuk profit yang maksimal), jangan takut rugi karena kita telah membuat batasan dimana kerugian masih bisa ditolerir dan yang pasti jangan menganggap yang turun pasti sebentar lagi naik, karena bisa saja yang turun akan berlanjut jeblok.

Semoga pengalaman saya ini bisa menjadi pelajaran buat kita semua dalam trading.