IDX Direction 18 Sep 2018 : Bullish Index Terhenti Sementara Dipicu oleh Sentimen Domestik Negatif

SENTIMEN GLOBAL DAN KOMODITAS

Mengawali awal pekan Bursa global di New York  melemah dengan NASDAQ sebagai index yang paling tajam terkoreksi hingga -114 point. Penerapan tarif baru 10% terhadap produk China senilai USD 200 milyar akan berlaku efektif 24 September 2018 dan akan naik menjadi 25%  pada 1 Januari 2019. Ini adalah tarif kedua yang diterapkan setelah sebelumnya untuk produk senilai USD 50 milyar. Saham Apple dan Boeing menjadi 2 saham yang memimpin penurunan meningat dua perusahaan ini akan terpengaruh cukup besar bila China melakukan aksi balas.  Penurunan index di hari Senin menghentikan kondisi bullish selama 5 hari terakhir

DOW : 26062.12 turun -92.55 atau -0.35%

S&P 500 : 2888.80 turun -16.18 atau -0.56%

NASDAQ : 7895.79 turun -114.25 atau 1.43%

Yield surat utang Amerika terus menguat seiring dengan semakin tajamnya resiko tarif dagang dengan China setelah Presiden Trump secara efektif 24 September menerapkan tarif 10% atas USD 200 milyar produk China.

Surat Utang 10 tahun : Yield 3.005% atau naik dari 3.003%

Kekhawatiran mengenai tarif membuat USD terkoreksi terhadap mata uang global seperti Euro, Swiss Franc dan Yen. Euro menguat +0.5% terhadap USD.

Dollar Index : 94.50 turun dari sebelumnya 94.85

Harga minyak mentah melemah dibayangi kekhawatiran lemahnya permintaan pasca penerapan tarif dagang, namun penurunan ini sedikit dihambat oleh potensi pelambatan supply karena pengaruh sanksi terhadap Iran

WTI : USD 68.91 per barrel atau turun -8 cent

Komoditas Naik : emas

Komoditas Turun : minyak, batubara, timah, nikel, CPO & karet

Potensi Aktif : PSAB ANTM

REVIEW DAN POTENSI IDX HARI INI

Data IHSG Penutupan Senin 17 September 2018

  • IHSG 5824.27 turun – 107.2 atau – 1.8%  High : 5911.65 Low : : 5811. 92
  • Net Sell Asing :  – IDR 394 Milyar lebih rendah dari hari sebelumnya net buy IDR + 270
  • Value Perdagangan : IDR 4.88 Trilyun atau lebih rendah dari hari sebelumnya IDR 5.69 Triyun
  • Volume Perdagangan : 73.95 juta lot lebih rendah dari hari sebelumnya 76.6 juta lot
  • Sektor Melemah  :   AGRI, MINING, BASIC-IND, MISC-IND, CONSUMER, PROPERTY, FINANCE, TRADE, MANUFACTURE
  • Sektor Menguat : tidak ada

Index turun tajam -1.8% dipicu oleh faktor domestik makin melebarnya deficit perdagangan setelah impor naik 25% pada saat kenaikan ekspor hanya terbatas 4%. Penguatan US Dollar kemarin yang kembali diatas 14900 membuat investor asing melakukan aksi jual.

Rendahnya volume dan value perdagangan mengindikasikan pelaku pasar masih wait and see dan masih menahan untuk melakukan penjualan saham saham berkapitalisasi besar.

Hari ini fokus kepada saham saham lapis kedua dan ketiga yang akan membuat market tetap aktif.

Secara sektoral semua kelompok saham dalam posisi DOWNTREND atau SIDEWAYS DOWN. Hanya kelompok CONSUMER yang masih dalam trend SIDEWAYS UP.

Potensi pergerakan index : 5751 – 5848

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Sentimen Global Negatif dan Deficit Transaksi Melebar Akhiri Bullish Index Sementara

SAHAM WATCHLIST HARI INI

Beberapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : BBHI IMAS MDIA SRIL      (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade : BGTG BBHI PKPK MDIA MITI DYAN BCIP PNLF RAJA POLY RBMS   (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20

Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

ANNOUNCEMENT TETRA

Ikuti Workshop Kebebasan Finansial Batch 7 Jakarta   tanggal 13 – 14 Oktober 2018 di hotel Amaris Seasons City.  Tempat sangat terbatas hanya tersedia untuk 25 orang peserta.

Daftar via link berikut  http://bit.ly/TETRABatch7JKT atau via Aplikasi pada menu SMART STEP EVENT

CHART PENDUKUNG

 

IDX Direction 17 Sep 2018 : Index Di Atas MA20 dan Sudah Close Gap Resisten

SENTIMEN GLOBAL DAN KOMODITAS

Bursa global di New York  ditutup mixed dan cenderung flat pada perdagangan Jumat. Kenaikan kelompok saham semikonduktor dan perbankan tidak mampu membawa index naik tinggis setelah informasi dari Gedung Putih menyatakan bahwa Presiden Trump telah memerintahkan team ekonomi untuk mempersiapkan tarif terbaru untuk produk impor dari China senilai USD 200 milyar.

Sepanjang pekan S&P d an NASDAQ naik diatas +1% sedangkan DOW naik +0.9%

DOW : 26154.67 naik +868 atau +0.03%

S&P 500 : 2904.98 naik +0.80 atau +0.03%

NASDAQ : 8010.04 turun – 3.67 atau -0.05%

Yield surat utang Amerika naik dan menyentuh level 3% dipicu oleh makin membaiknya data ekonomi. Revisi data penjualan retail dapat menjadi alasan kenaikan suku bunga oleh the FED. Data penjualan retail July direvisi dari 0.5% menjadi 0.7%.

Surat Utang 10 tahun : Yield 3.003% atau naik dari 2.957% 

Dollar rebound dari level terendah 90 hari nya setelah data ekonomi dan kenaikan yield surat utang Amerika membuat investor memburu USD kembali.

Dollar Index : 94.81 atau naik +0.3%

Harga minyak sedikit menguat di perdagangan Jumat dan menutup perdagangan sepekan dengan kenaikan +1.9%. Market terus mencermati informasi penambahan jumlah rigs minyak Amerika, perkembangan sanksi ekonomi Iran yang efektif 4 November serta perang tarif China – Amerika.

WTI : USD 68.99 per barrel atau naik +0.26%

Komoditas Naik : minyak, batubara & gandum

Komoditas Turun : emas, timah, nikel, CPO & karet

Potensi Aktif : ELSA MEDC PTBA ITMG ADRO HRUM

REVIEW DAN POTENSI IDX HARI INI

Data IHSG Penutupan Jumat 14 September 2018

  • IHSG 5931.28 naik +73.00 atau +1.24% High : 5931.28 Low : 5870.98
  • Net Buy Asing :  + 270 Milyar lebih tinggi dari hari sebelumnya net sell – 193 Milyar
  • Value Perdagangan : IDR 5.69 Triyun lebih rendah dari hari sebelumnya IDR 6.68 Trilyun
  • Volume Perdagangan : 76.6 juta lot lebih rendah dari hari sebelumnya 83.9 juta lot
  • Sektor Melemah  :   tidak ada
  • Sektor Menguat : AGRI, MINING, BASIC-IND, MISC-IND, CONSUMER, PROPERTY, FINANCE, TRADE, MANUFACTURE

Index naik diatas 1%  pada perdagangan akhir pekan dan break resisten MA20 5908. Kenaikan Jumat juga telah menutup Gap Resisten 5860-5891.

Sentimen global yang mixed hari ini bisa membuat IHSG berpotensi uji MA 20 5908 untuk konfirmasi penguatan lanjutan. Menguatnya yield surat utang Amerika, reboundnya USD dan rencana penerapan tarif untuk 200 milyar produk China membuat market berpotensi melemah.

Saham kelompok FINANCE dan INFRA bisa menjadi fokus utama hari ini, disamping saham CONSUMER, BASIC-IND dan MANUFACTURE

Index potensi bergerak pada level 5891-5967

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Dibayangi Naiknya Dollar Index, Index Sudah Tutup Gap Resisten

SAHAM WATCHLIST HARI INI

Berapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : AGRO ASII BBNI BBTN BMRI CLEO FASW FIRE ITMG MLPL MPMX MPPA     (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade : PKPK MPPA STAR IMAS FINN PTRO IMJS KPIG ADRO BIRD MLPL ITMG LPKR    (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20

Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

ANNOUCEMENT TETRA

Hadiri event Investor Gathering 2018 kerjasama TETRA, MNC Sekuritas dan IDX pada tanggal 29 September 2018 di Kebon Sirih Jakarta.  Klik http://bit.ly/TETRAgath2018 untuk pendaftaran.

CHART PENDUKUNG

IDX Direction 14 Sep 2018 : Index Masuki Area Gap Resisten Setelah Kemarin Menguat

SENTIMEN GLOBAL DAN KOMODITAS

Bursa global di New York serempak ditutup menguat dan melampaui angka angka psikologisnya. Kenaikan serempak ini dipicu dua hal penting : menguatnya saham APPLE lebih dari +2% sehingga memacu sentimen saham saham teknologi lain serta inflasi yang dibawah ekspektasi analis. Inflasi Agustus hanya +0.2% dari ekspektasi +0.3% sehingga membuat optimisme pasar bahwa The FED akan melunak terkait kebijakan moneternya.

DOW : 26145.99 naik +147.07 atau +0.57%

S&P500 : 2904.14 naik +15.26 atau +0.53%

NASDAQ : 8013.71  naik +59.48 atau +0.75%

Yield surat utang Amerika melemah kembali setelah data inflasi berada pada level dibawah ekspektasi analis +0.3%. Ini merupakan pelemahan dua hari berturut-turut setelah sehari sebelumnya PPI Agustus juga meleset dari target

Surat Utang 10 tahun : Yield 2.957% atau turun dari 2.966%

Dollar melemah kembali ke level terendah selama 90 hari menyusul keluarnya data inflasi yang dibawah target. Mulai munculnya harapan bahwa Amerika dan China akan kembali ke meja perundingan dagang menyurutkan demand terhadap mata uang safe haven seperti Dollar, Yen dan Swiss Franc.

Dollar Index : 94.56 atau turun -0.25%

Harga minyak terkoreksi tajam lebih dari -2% dan turun dari level tertinggi selama 4 bulan setelah investor mulai memfaktor resiko dari negara berkembang, keterbatasan supply dan kemungkinan turunnya permintaan global

WTI : USD 68.62 per barrel atau turun -2.5%

Komoditas Naik : timah, batubara, CPO & karet

Komoditas Turun : minyak, emas, nikel, & gandum

Potensi Aktif : TINS PTBA ITMG AALI LSIP TBLA SIMP

REVIEW DAN POTENSI IDX HAR INI

Data IHSG Penutupan Kamis 13 September 2018

  • IHSG 5858.274 naik 60.123 atau +1.03% High 5865.069 Low : 5834.765
  • Net Sell  Asing : – 193 Milyar lebih rendah dari hari sebelumnya – 684 Milyar 
  • Value Perdagangan : IDR 6.68 Trilyun lebih rendah dari hari sebelumnya IDR 7.2 Trilyun
  • Volume Perdagangan : 93.90 juta lot lebih rendah dari hari sebelumnya 91.77 juta lot
  • Sektor Melemah  :   AGRI, MISC-IND, TRADE
  • Sektor Menguat : MINING, BASIC-IND, INFRA, MANUFACTURE, CONSUMER, PROPERTY, FINANCE

Index kemarin naik tajam dan berada diatas EMA7 5846. Walaupun sedikit berada dibawah resisten 5859 namun menjadi signal baik untuk mencoba masuk ke area gap resisten di 5859-5889.

Sentimen global positif yang dapat memicu stabilisasi Rupiah diharapkan bisa membawa index bergerak positif hari ini disamping penguatan di Wall Street dan mulai meredanya tensi perang tarif antara China dan Amerika.

Saham kelompok CONSUMER, MANUFACTURE, INFRA, BASIC IND, dan PROPERTY bisa menjadi perhatian hari ini

Potensi  index diperdagangakan pada rentang 5822-5900

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Index Mencoba Masuk ke Area Gap Resisten 5859-5889 Setelah Penguatan Kemarin

SAHAM WATCHLIST HARI INI

Berapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : ACES BCIP BDMN BTON BUMI ELSA EXCL HOKI JPFA JSMR LEAD PNLF SMGR SMRA SRIL SSIA TKIM TLKM ZINC     (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade : ESSA MEDC BTON LCGP FREN COWL BCIP LEAD PNLF   (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20

Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

ANNOUNCEMENT TETRA

Hadiri event Investor Gathering 2018 kerjasama TETRA, MNC Sekuritas dan IDX pada tanggal 29 September 2018 di Kebon Sirih Jakarta.  Klik http://bit.ly/TETRAgath2018 untuk pendaftaran.

CHART PENDUKUNG

IDX Direction 13 Sep 2018 : Gagal Break EMA7, Index Kembali Terkonsolidasi

SENTIMEN GLOBAL DAN KOMODITAS

Bursa global di New York ditutup mixed : 2 index menguat dan 1 index melemah. Saham teknologi di NASDAQ melemah setelah muncul kekhawatiran akan makin kuatnya pressure regulasi terhadap perusahaan social media dan turunnya demand dari chip-memory. Potensi Amerika dan China kembali ke meja perundingan sedang dipersiapkan sehingga sedikit banyak memberikan nafas untuk perdagangan di Wall Street.

DOW : 25998.92 naik +0.11%

S&P500 : 2888.92 naik +1.03 atau +0.04%

NASDAQ : 7954.23 turun -0.23%

Yield surat utang Amerika melemah setelah data inflasi produsen atau PPI turun dari ekspektasi. Data menunjukkan PPI Agustus -0.1% dari target 0.2%.

Surat Utang 10 tahun : Yield 2.966% atau turun dari  2.977%

Penguatan Euro jelang pertemuan ECB membuat US Dollar tertekan terhadap mata uang tunggal benua Biru. Euro menguat +0.3% ke level USD 1.1634. Penguatan Euro ini membuat US Dollar Index melemah

Dollar Index : 94.87 atau turun -0.4%

Harga minyak naik tajam +1.6% data inventory minyak mentah Amerika turun -5.6 juta barrel dari ekspektasi -1.3 juta barrel.

WTI : USD 70.37  per barrel naik  USD 1.12 atau +1.6%

Komoditas Naik : minyak, emas, nikel & karet

Komoditas Turun : timah, batubara, & gandum

Potensi Aktif : ELSA MEDC ANTM PSAB INCO

REVIEW DAN POTENSI IDX HARI INI

Data IHSG Penutupan Rabu 12 September 2018

  • IHSG 5798.151 turun -32.966 atau -0.56% High : 5870.599 dan Low : 5798.15
  • Net Sell  Asing : – 684 Milyar lebih tinggi dari hari sebelumnya – 78.01 Milyar
  • Value Perdagangan : IDR 7.2 Trilyun lebih tinggi dari hari sebelumnya ID 6.3 Trilyun
  • Volume Perdagangan : 91.77 juta lot lebih rendah dari hari sebelumnya 114.71 juta lot l
  • Sektor Melemah  :   TRADE, BASIC-IND, MISC-IND, INFRA, FINANCE
  • Sektor Menguat : AGRI, MINING, CONSUMER, PROPERTY

Index gagal berada di atas EMA7 5842 setelah terjadi pelemahan Rupiah yang membuat saham saham kelompok FINANCE turun -1.99%  dan mendorong index ke teritori negatif.

Index kembali sideways di rentang 5622-5859 yang cukup lebar yang merupakan inside candle pada penurunan tanggal 5 Sep 2018.

Naiknya harga minyak diharapkan bisa membawa sentimen positif buat sebagian saham MINING hari ini selain turunnya Dollar Index yang dapat menjaga volatilitas Rupiah untuk lebih stabil.

Saham kelompok AGRI MINING dan CONSUMER bisa menjadi perhatian disamping saham PROPERTY

Hari ini index diperdagangkan pada rentang 5774-5859

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Gagal Bertahan Diatas EMA7, Index Kembali Terkonsolidasi

SAHAM WATCHLIST HARI INI

Berapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : ARMY CENT MITI MYRX PBRX TRAM     (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade : ABBA MITI CENT AKRA DMAS LSIP PTBA ERAA JPFA TBLA SIDO   (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20

Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

ANNOUNCEMENT TETRA

Hadiri event Investor Gathering 2018 kerjasama TETRA, MNC Sekuritas dan IDX pada tanggal 29 September 2018 di Kebon Sirih Jakarta.  Klik http://bit.ly/TETRAgath2018 untuk pendaftaran.

CHART PENDUKUNG

 

IDX Direction 12 Sep 2018 : Bentuk Long Legged Doji, Ada Penolakan Index Untuk Turun

SENTIMEN GLOBAL DAN KOMODITAS

Bursa global di New York ditutup menguat serempak terpicu oleh rallly nya saham saham teknologi didorong penguatan saham APPLE jelang rilis produk terbarunya. Naiknya harga minyak juga membuat kelompok saham energi seperti EXXON naik sebagai komponen DOW. Market masih dibayangi kehawatiran perang dagang China – Amerika, setelah Trump berpeluang menerapkan tarif baru untuk USD 267 miliar produk China yang kemungkinan akan dilaporkan China ke WTO.

DOW : 25971.06 naik +113.99 atau +0.44%

S&P500 : 2887.89 naik +10.76 atau +0.37%

NASDAQ : 7972.47 naik +48.31 atau +0.61%

Yield surat utang Amerika untuk tenor 2 tahun mencapai level tertinggi sejak 2008 dipicu oleh bagusnya data tenaga kerja dan penguatan ekonomi. Yield 2.752% ini lebih tinggi dari Juli  2008 ketika mencapai level 2.744%.

Surat Utang 10 tahun : Yield 2.977% atau naik dari 2.946%

US Dollar Index sedikit menguat setelah muncul kekhawatiran eskalasi tarif dagang akan berlanjut ke WTO. dimana China akan menerapkan sanksi terhadap Amerika. Kekhawatiran ini menghapus optimisme tercapainya kesepakatan BREXIT antara Inggris dan Uni Eropa yang membuat Euro dan Pound menguat.

Dollar Index : 95.19 atau naik +0.04%

Harga minyak naik tajam +2.5% seteleh kekhawatiran akan Badai Florence yang akan menghantam East Coast Amerika. Analis khawatir badai kategori 4 ini dapat mengganggu jalur minyak Colonial sehingga memicu naiknya harga bensin +2.2% untuk pengiriman Oktober 2018.

WTI : USD 69.25 per barrel naik +2.5%

Komoditas Naik :minyak, emas, timah, & batubara

Komoditas Turun : nikel, gandum & karet

Potensi Aktif : ELSA MEDC ANTM PSAB TINS PTBA ADRO ITMG HRUM

REVIEW DAN POTENSI IDX HARI INI

Data IHSG Penutupan Senin 10 September 2018

  • IHSG 5831.117 turun -20.348 atau -0.34% High 5840.867 dan Low : 5776.015
  • Net Sell  Asing : – 78.01 Milyar lebih rendah dari hari sebelumnya – 107.0 Milyar
  • Value Perdagangan : IDR 6.3 Trilyun lebih rendah dari hari sebelumnya IDR 7.84 Trilyun
  • Volume Perdagangan : 114.71 juta lot lebih rendah dari hari sebelumnya 90.94 juta lot
  • Sektor Melemah  :   TRADE, BASIC-IND, MISC-IND, CONSUMER, PROPERTY, INFRA, FINANCE
  • Sektor Menguat : AGRI, MINING

Index membentuk candle long legged doji tanda investor resisten untuk penurunan dan tidak membentuk low yang lebih rendah dari candle terakhir.

Hari ini index berpotensi mengalami penguatan terbatas ke area EMA7 5857 didorong sentimen penguatan bursa global 2 hari terakhir serta membaiknya harga komoditas. Stabilisasi nilai tukar Rupiah tetap menjadi perhatian utama karena telah menjadi sentimen negatif selama sepekan.

Saham kelompoik AGRI dan MINING bisa menjadi prioritas hari ini disamping potensi dari MISC-IND dan FINANCE

Hari ini index diperdagangkan pada rentang 5792-5878

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Bentuk Long Legged Doji, Ada Penolakan Index Untuk Turun.

SAHAM WATCHLIST HARI INI

Berapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : ABBA BJBR GGRM LPKR RBMS RIGS    (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade :RBMS ABBA RIGS NASA VIVA LEAD IKAI POLY SMRA DMAS BRMS PNBN ADMF SIMP BDMN  (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20

Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

ANNOUNCEMENT TETRA

Hadiri event Investor Gathering 2018 kerjasama TETRA, MNC Sekuritas dan IDX pada tanggal 29 September 2018 di Kebon Sirih Jakarta.  Klik http://bit.ly/TETRAgath2018 untuk pendaftaran.

CHART PENDUKUNG

 

IDX Direction 10 Sep 2018 : Index Potensi Terkonsolidasi Setelah Tech Rebound.

SENTIMEN GLOBAL DAN KOMODITAS

Bursa global di New York ditutup melemah pada akhir pekan. Nasdaq telah turun selama 4 hari berturut turut dan mengawali minggu pertama September dengan terkoreksi -2.6%. Kekhawatiran tarif dagang baru yang akan mempengaruhi produk teknologi seperti Apple, berkurangnya demand chipset serta masalah akan terjadi pengetatan regulasi terkait perusahaan berbasis teknologi membuat saham saham teknologi berguguran.

Rencana Amerika menerapkan tarif tambahan untuk USD 267 produk impor China akan membayangi perdagangan selama sepekan. Hal ini semakin menambah sentimen negatif apalagi belum adanya kesepakatan antara Canada dan Amerika untuk tarif pengganti NAFTA.

DOW : 25916.54 turun -79.33 atau -0.31%

S&P500 : 2871.68 turun -6.37 atau -0.22%

NASDAQ : 7902.54 turun -20.18 atau -0.25%

Yield surat utang Amerika lompat ke level tertinggi selama 10 tahun setelah data tenaga kerja melampaui ekspektasi analis. Naiknya NFP ke level 201.000 dari ekspektasi 191.000 serta rataan income per jam naik +2.9% .

Surat Utang 10 tahun : Yield 2.946% atau naik dari 2.904%

US Dollar Index menguat tajam +0.42% setelah market menyikapi positif data tenaga kerja dan upah yang berada dalam posisi diatas ekspektasi analis.

Dollar Index : 95.42 atau naik +0.42%

Harga minyak melemah tipis merespond naiknya US Dollar dan terimbas sentimen melemahnya Wall Street selama 4 hari berturut turut.

WTI : USD 67.75 atau turun – 2 cent

Komoditas Naik :  timah

Komoditas Turun : minyak, emas, nikel, batubara, CPO, gandum dan karet

Potensi Aktif : TINS


REVIEW DAN POTENSI IDX HARI INI 

Data IHSG Penutupan Jumat 8 September 2018

  • IHSG 5851.465 naik +75.370 atau +1.3% High : 5851.465 dan Low : 5769.252
  • Net Sell  Asing : – 107.0 Milyar lebih rendah dari hari sebelumnya -800.85 Milyar
  • Value Perdagangan : IDR 7.84 Trilyun lebih rendah dari hari sebelumnya IDR 9.10 Trilyun
  • Volume Perdagangan : 90.94 juta lot lebih rendah dari hari sebelumnya 93.78 juta lot
  • Sektor Melemah  :   TRADE
  • Sektor Menguat : AGRI, MINING, BASIC-IND, MISC-IND, PROPERTY, INFRA, FINANCE, MANUFACTURE

Index mengalami technical rebound selama 2 hari terakhir di ujung pekan setelah di awal pekan melemah tajam. Index saat ini masih berada dalam inside candle 5622-5859 yang menjadi area konsolidasinya. Penguatan kembali USD akan membayangi index hari ini termasuk kekhawatiran tarif dagang China _ Amerika dan belum tercapainya kesepakatan antara Amerika Canada.

Turunnya cadangan devisa untuk mengintervensi penguatan Dollar selama Agustus menjadi faktor internal yang membuat potensi index bergerak melemah.

Hari ini index diperdagangakan pada rentang 5796-5878.

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : 2 Hari Tech Rebound, Index Terkonsolidasi di Area 5622-5859

SAHAM WATCHLIST HARI INI

Berapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : AALI BGTG BULL CPIN ESSA ICBP LSIP PWON RODA ROTI UNVR WOOD    (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade :ESSA NIKL LCGP BGTG MARI MTDL RODA SHIP   (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20

Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

ANNOUNCEMENT TETRA

Hari ini terakhir untuk mendapatkan Crazy Offer Price hanya Rp 999.000. Besok harga  Workshop Kebebasan Finansial dari Bursa Saham Batch 7 Jakarta 13-14 Oktober akan naik menjadi Rp 1.5 juta

Klik http://bit.ly/TETRABatch7JKT

CHART PENDUKUNG

IDX Direction 6 Sep 2018 : Index Memantul Dari 5661 dan Masuk Area Demand. Potensi Tech Rebound

SENTIMEN GLOBAL DAN KOMODITAS

Bursa global di New York ditutup mixed setelah DOW bertahan di teritori hijau dan 2 index lainnya melemah terseret turunnya saham saham teknologi. Pemanggilan executive Twitter dan FB ke Congress membuat kekhawatiran bahwa akan ada regulasi lebih ketat kepada perusahaan teknologi dan sosial media terkait keamanan data dan konten. S&P terkoreksi setelah saham saham teknologi terkoreksi -1.5% didorong melemahnya Netflix -6.2%, FB -2.3% dan Twitter -6.1%. Market masih menunggu hasil dari pembicaraan dagang Canada dan Amerika yang dimulai hari Rabu.

DOW : 25974.99 naik +22.51 atau +0.09%

S&P 500 : 2888.60 turun -8.12 atau -0.28%

NASDAQ : 7995.15 turun -96.07 atau -1.19%

Yield surat utang Amerika stabil menanti dua hal : pembicaraan Canada – Amerika dan pidato beberapa petinggi The FED yang dapat menjadi signal makro ekonomi Amerika dan kemungkinan kebijakan yang akan diambil the FED ke depan.

Surat Utang 10 tahun : Yield 2.904% atau naik dari 2.899%

Poundsterling menguat setelah beberapa item terkait rencana keluarnya UK dari zona EURO disepakati untuk dihapuskan. Hal ini akan memudahkan kesepakatan antara pemerintah UK dengan Uni Eropa. Pound naik +0.38% terhadap Dollar ke level USD 1.2904. Dollar index melemah -0.29% setelah dua hari lalu mencapai nilai tertingginya.

Dollar Index : 95.16 turun -0.29%

Meredanya Topan Gordon dan mulai aktifnya kegiatan off shore di Teluk Mexico membuat atensi pelaku pasar mulai menimbang mengenai potensi demand dari minyak sebagai faktor penentu naik turunnya harga. Kekhawatiran akan turunnya demand dipicu oleh terjadinya krisis mata uang di negara berkembang yang berpeluang mengurangi permintaan minyak mentah guna menjaga nilai impor.

WTI : USD 68.72 per barrel atau turun USD 1.15

Komoditas Naik : 

Komoditas Turun : minyak, emas, nikel, CPO, gandum dan karet

Potensi Aktif : –

REVIEW DAN POTENSI IDX HARI INI

Data IHSG Penutupan Rabu 5 September 2018

  • IHSG 5683.501 turun -221.8 atau -3.75% High 5868.776 dan Low : 5621.604
  • Net Sell  Asing : – 877 Milyar lebih tinggi dari hari sebelumnya – 428.5 Milyar
  • Value Perdagangan : IDR 8.740 Trilyun lebih tinggi dari hari sebelumnya IDR 5.563 TrilyunVolume  Perdagangan : 106.31 juta lot lebih tinggi dari hari sebelumnya 89.98 juta lot l
  • Sektor Melemah  :   AGRI, MINING, BASIC-IND, MISC-IND, PROPERTY, INFRA, FINANCE, TRADE, MANUFACTURE
  • Sektor Menguat : tidak ada

Melemahnya Rupiah dibawah level 15000 memicu terjadinya penjualan massive di bursa kemarin sehingga sempat menyentuh dan memantul dari level support 5661.Hampir semua sektor melemah dan asing melakukan net sell 2x lebih banyak dari hari sebelumnya karena khawatir tentang kelanjutan pelemahan Rupiah.

Turunnya Dollar Index dan rencana penerapan pajak impor diharapkan bisa membantu menurunkan tekanan terhadap Rupiah termasuk turunnya harga minyak mentah.

Index saat ini sudah Dead Cross Short Term Downtrend. Potensi terjadi Tech Rebound karena index sudah memasuki area demandnya.

Beberapa saham  yang sudah mengalami rejection support dinamis MA20 dan MA60 bisa masuk dalam kriteria untuk day trade.

Rentang perdagangan : 5582-5821

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Index Sudah Sentuh Support 5661 dan Masuk Area Demand. Potensi Tech Rebound

SAHAM WATCHLIST HARI INI

Berapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : PBRX    (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade : FORZ TBIG MIDI   (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20

Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

ANNOUCEMENT TETRA

Daftarkan Workshop Kebebasan Finansial dari Bursa Saham Batch 7 Jakarta 13-14 Oktober.

Crazy Offer sampai dengan tanggal 10 September hanya Rp 999,000

Klik http://bit.ly/TETRABatch7JKT

Gunakan kode diskon EMASGARUDA untuk dapatkan diskon 31% Paket  1 bulan dan 3 bulan. Harga menjadi Rp 138.000/bulan saja. Lebih murah. Hingga 7 September 2018.

CHART PENDUKUNG

IDX Direction 5 Sep 2018 : Rupiah Capai 15ribu, Index Dead Cross Potensi Short Term Downtrend

SENTIMEN GLOBAL DAN KOMODITAS

Bursa global di New York ditutup melemah pada hari perdagangan pertama di bulan September. Masih belum disepakatinya tarif dagang dengan Canada serta kemungkinan implementasi tarif baru dengan China untuk 200 milyar dollar produk impor memicu kekhawatiran. Naiknya saham Amazon ke level 1 Triliun USD market cap tidak mampu membendung turunya harga saham yang berorientasi ekspor, real estate dan telekomunikasi. Pressure terhadap emerging market akibat menguatnya Dollar membuat investor wait and see terhadap dampak lebih lanjut dari krisis mata uang di Turki, Argentina, Afrika Selatan dan India.

DOW : 25952.48 turun -12.34 atau -0.05%

S&P500 : 2896.72 turun -4.80 atau -0.17%

NASDAQ : 8091.25 turun -18.29 atau -0.23%

Yield surat utang Amerika naik tajam setelah data ekonomi baru menunjukkan sektor manufaktur mengalami peningkatan lebih cepat 61.3 dari 58.1 di bulan Juli. Ini adalah pertumbuhan tercepat sejak 2004.  Selama 112 bulan berturut turut ekonomi bertumbuh tanpa penurunan sama sekali.

Surat Utang 10 tahun : Yield 2.899% atau naiik dari 2.86% 

Dollar lanjutkan penguatan setelah market menjauh dari mata uang emerging market dan cenderung mencari mata uang yang aman seperti Dollar. Index mata uang emerging market yang dikeluarkan oleh JPMorgan menunjukkan level terendah sejak May 2017.

Dollar Index : 95.45 naik +0.31%

Harga minyak melemah setelah data menunjukkan investory minyak Amerika meningkat 754ribu barrel. Penurunan sedikit terhambat setelah ada potensi Topan Gordon yang menyebabkan 2 anjungan minyak di Teluk Mexico di evakuasi, kawasan ini mensupply 17% produksi minyak Amerika

WTI : USD 69.40 atau turun 47 cent

Komoditas Naik :  CPO

Komoditas Turun : minyak, emas, nikel, gandum dan karet

Potensi Aktif : LSIP SIMP AALI TBLA

REVIEW DAN POTENSI IDX HARI INI

Data IHSG Penutupan Selasa 4 September 2018

  • IHSG 5905.301 turun -62.2780 atau -1.04% High 5978.730 dan Low 5889.065
  • Net Sell  Asing : – 428.5 Milyar atau lebih tinggi dari hari sebelumnya – 306 Milyar
  • Value Perdagangan : IDR 5.563 Trilyun lebih tinggi dari hari sebelumnya IDR 4.999 Trilyun
  • Volume  Perdagangan : 89.98 jut alot lebih tinggi dari hari sebelumnya 59.54 juta lot
  • Sektor Melemah  :   AGRI, MINING, BASIC-IND, MISC-IND, PROPERTY, INFRA, FINANCE, TRADE, MANUFACTURE
  • Sektor Menguat : CONSUMER

Melemahnya Rupiah ke level 15000 mendorong index turun -1.04% dan menjadikan market berpotensi Dead Cross untuk short term downtrend. Posisi saat ini berada dibawah level EMA7 dan MA20 sebagai resisten 5974.

Rentang perdagangan hari ini 5870-5959 dan masih berkencedurangan melemah.

Belum adanya langkah riil dari pemerintah penguatan rupiah selain melakukan intervensi di pasar uang menjadi alasan penting untuk wait and see dulu terhadap market hari ini.

Hanya saham sektor CONSUMER yang masih bisa diperhatikan karena overall masih uptrend dan reject terhadap support EMA7 MA20 nya

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Rupiah ke Level 15000, Index Dead Cross untuk Short Term Downtrend

SAHAM WATCHLIST HARI INI

Berapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : SRIL   (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade : NASA PTRO SONA SRIL PNLF BJTM MICE WIKA VIVA  (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20

Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

ANNOUNCEMENT TETRA

Daftarkan Workshop Kebebasan Finansial dari Bursa Saham Batch 7 Jakarta 13-14 Oktober. Crazy Offer sampai dengan tanggal 10 September hanya Rp 999,000. Klik http://bit.ly/TETRABatch7JKT

Gunakan kode diskon EMASGARUDA untuk dapatkan diskon 31% Paket  1bulan dan 3 bulan. Harga menjadi Rp 138.000/bulan saja. Lebih murah. Hingga 7 September 2018.

CHART PENDUKUNG

IDX Direction 4 Sep 2018 : Pelemahan Rupiah Bawa Index Turun

SENTIMEN GLOBAL DAN KOMODITAS

Bursa global di New York tutup dalam rangka Hari Buruh (Labor Day)

DOW : 25964.82  market tutup

S&P500 : 2901.52  market tutup

NASDAQ : 8109.54 market tutup

Pasar uang libur dalam rangka Labor Day

Surat Utang 10 tahun : Yield 2.86%  tidak ada perubahan

Dollar kembali diperdagangkan mendekati level tertinggi sepekan setelah menguat terhadap Pound dan Canadian Dollar. Masih belum settlenya kesepakatan dagang Amerika – Canada membuat pelaku pasar cenderung memilih USD dan mata uang safe haven lain seperti Yen dan Swiss Franc.

Dollar Index : 95.14

Harga minyak relatif stabil setelah kembali di atas USD 70. Tingginya supply minyak OPEC yang naik 200ribu barrel per hari membuat selama Agustus supply mencapai 32.79 juta barrel per hari

WTI : USD 70.09 atau naik 29 cent

Komoditas Naik :  minyak, batubara, CPO

Komoditas Turun : nikel, timah, karet

Potensi Aktif : MEDC ELSA PTBA ITMG AALI LSIP

REVIEW DAN POTENSI IDX HARI INI

Data IHSG Penutupan Senin 3 September 2018

  • IHSG : 5967.58 turun -50.881 atau -0.84% High 6026.915 dan Low : 5954.93
  • Net Sell  Asing : – 306 Milyar atau lebih rendah dari hari sebelumnya – 355.64
  • Value Perdagangan : IDR 4.999 Trilyun lebih rendah dari hari sebelumnya IDR8.741 Trilyun 
  • Volume  Perdagangan : 59.54 juta lot lebih rendah dari hari sebelumnya 82.84 juta lot
  • Sektor Melemah  :   AGRI, MINING, BASIC-IND, MISC-IND, CONSUMER, PROPERTY, INFRA, FINANCE, TRADE, MANUFACTURE
  • Sektor Menguat : tidak ada

Index kemarin mengalami penurunan tajam dengan volume perdagangan yang rendah, Posisi index berada di bawah MA20 5979. Turunnya Rupiah ke level 14.815 membuat pelaku pasar khawatir dan melakukan aksi jual walaupun tidak massive. Sentimen Rupiah masih terus membayangi bursa hari ini walaupun ada potensi technical rebound. Rentang perdagangan 5939-6011.

Penting bagi index untuk bisa kembali minimal diatas level 5997 untuk mengkonfirmasi Short Term Uptrend masih berlanjut.

Saham kelompok AGRI, FINANCE dan INFRA masih tetap bisa diperhatikan hari ini disamping potensi saham Batubara seperti PTBA ITMG

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Pelemahan Rupiah ke 14815 Dorong Index Dibawah MA20.

SAHAM WATCHLIST HARI INI

Berapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade :AGRO ARMY LPKR PNLF RALS TBIG  (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade : NASA PTRO AGRO PNBN SIDO TBLA RALS FREN  (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20

Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

ANNOUNCEMENT TETRA

Daftarkan Workshop Kebebasan Finansial dari Bursa Saham Batch 7 Jakarta 13-14 Oktober.

Crazy Offer sampai dengan tanggal 10 September hanya Rp 999,000

Klik http://bit.ly/TETRABatch7JKT

 

CHART PENDUKUNG

IDX Direction 3 Sep 2018 : Kelompok AGRI Potensi Menguat Seiring Implementasi Bio Diesel

SENTIMEN GLOBAL DAN KOMODITAS

Bursa global di New York mixed dan cenderung flat setelah sampai dengan deadline hari Jumat pekan lalu Amerika dan Canada belum mencapai kesepakatan mengenai tarif dagang sebagai pengganti NAFTA. Diskusi lanjutan akan dilakukan mulai hari Rabu dan Presiden Trump telah meminta Congress untuk dapat mengesahkannya dalam waktu 90 hari.

Selama bulan Agustus 2018, index naik antara +2.1% sampai dengan +5.7% dan menjadikannya yang terbaik selama 4 tahun belakangan walaupun dibayangi oleh berita berita negatif dari perdagangan bileteral dan multilateral.

DOW : 25964.82 turun -22 atau -0.09%

S&P500 : 2901.52 naik +0.39 atau +0.01%

NASDAQ : 8109.54 naik +21.17 atau +0.26%

Yield surat utang negara Amerika melemah setelah Canada dan Amerika belum mencapai titik temu terkait billateral trade agreement sebagai pengganti NAFTA, walaupun Mexico sudah secara prinsip menyetujuinya.

Surat Utang 10 tahun : Yield 2.86% atau turun dari level Yield 2.866%

Dollar kembali menguat selama dua hari bertururt turut terpicu masih adanya friksi dagang dengan China dan belum disepakatinya tarif dagang baru dengan Canada. Euro melemah -0.6% terhadap Dollar setelah terjadi kenaikan pada yield surat utang Italia. Mata uang safe haven seperti Yen dan Swiss Franc menjadi buruan investor saat Euro melemah.

Dollar Index : 95.19 atau naik +0.4%

Harga minyak sedikit melemah dan ditutup dibawah level USD 70 per barrel. Selama sepekan harga minyak telah menguat dan sempat menyentuh level USD 70.25 per barrel. Faktor Iran dan Venezuela menjaga harga minyak tinggi sedangkan faktor friksi dagang menjadi pendorong harga turun.

WTI : USD 68.80 per barrel turun -45 cent

Komoditas Naik :  emas, CPO (flat)  dan gandum

Komoditas Turun :  minyak, nikel, timah, batubara, karet

Potensi Aktif : ANTM PSAB AALI LSIP TBLA

REVIEW DAN POTENSI IDX HARI INI

Data IHSG Penutupan Jumat 31 Agustus 2018

  • IHSG : 6018.460 turun 0.5040 atau -0.00% High 6018.460 dan Low 5940.649
  • Net Sell  Asing : – 355.64 Milyar lebih rendah dari hari sebelumnya Net Buy + 462.8  Milyar
  • Value Perdagangan : IDR8.741 Trilyun lebih tinggi dari hari sebelumnya IDR  7.121 Trilyun
  • Volume  Perdagangan : 82.84 juta lot lebih rendah dari hari sebelumnya 87.70 juta lot
  • Sektor Melemah  :    MINING, MISC-IND,PROPERTY, FINANCE
  • Sektor Menguat : AGRI, BASIC IND, CONSUMER, INFRA, TRADE, MANUFACTURE

Index mengalami roller coaster di akhir pekan lalu sebelum ditutup flat di level 6018.46. Saat ini IHSG masih berada dalam posisi short term uptrend dan sudah uji dua level support dinamis di EMA7 dan MA20 nya. Potensi penguatan hari ini dibayangi oleh masih rentannya nilai tukar Rupiah serta masih belum disepakatinya tarif dagang Canada Amerika. Berita baik impllementasi B20 untuk solar bio diesel bisa menjadi peluru sektor AGRI.

Index akan bergerak antara 5992-6044 dengan target resisten 6086.

Sektor AGRI, CONSUMER, INFRA, TRADE dan BASIC-IND bisa menjadi perhatian hari ini

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Masih Dibayangi Pelemahan Rupiah,  Penguatan Index Lebih Terbatas Walaupun AGRI Punya Potensi Naik

SAHAM WATCHLIST HARI INI

Berapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : BAJA BBKP BBNI BJTM BUMI INDY INKP JPFA KRAS LINK MAIN PADI SIDO SRIL SSMS ULTJ   (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade : BAJA PTRO PADI SSIA ULTA BJTM AMRT BBKP SIDO LPKR HMSP KRAS CPIN   (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20

Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

ANNOUNCEMENT TETRA

Gunakan kode diskon EMASGARUDA untuk dapatkan diskon 31% Paket  1bulan dan 3 bulan. Harga menjadi Rp 138.000/bulan saja. Lebih murah. Hingga 7 September 2018.

 

CHART PENDUKUNG