Market Review

IDX Direction 4 Okt 2018 : Naiknya Minyak dan Menguatnya Dollar Bisa Batasi Pergerakan Index

SENTIMEN GLOBAL DAN KOMODITAS

Bursa global ditutup menguat mengikuti ekspektasi makin menguatnya ekonomi Amerika setelah 2 indikator dirilis semalam. Data ADP menunjukkan penambahan jumlah tenaga kerja selama September naik 230,000 dari ekspektasi 185,000. Selain itu data aktivitas bisnis  ISM-Non Manufacture juga menguat ke 65.2 dari ekspektasi 60.2.

Naiknya dua indikator ini membuat bursa merespon positif khususnya sektor Finansial.

Namun kenaikan 500 saham S&P  tidak bisa tinggi  bahkan tergerus setelah muncul  kekhawatiran bila suku bunga akan memukul sektor Consumer, Utilitas dan Real Estate.

DOW : 26828.39 naik +54.45 point atau +0.20%

S&P 500 : 2925.51 naik +2.08 atau +0.07%

NASDAQ : 8025.08 naik +25.54 atau +0.32%

Yield surat utang Amerika mencapai level tertinggi sejak Oktober 2014 setelah keluarnya data mengenai pertumbuhan ekonomi dari sektor tenaga kerja yang impresif, disamping darta business jasa yang menguat dari data Institute for Supply Management

Surat Utang 10 tahun : Yield 3.157% naik dari 3.067%

Ekspektasi bahwa ekonomi yang terus membaik dan the FED akan tetap pada rencana stabilisasi moneter di Amerika untuk menjaga inflasi membuat US Dollar melanjutkan penguatan terhadap mata uang dunia lain. Euro masih tertekan menunggu babak akhir budget Italy

Dollar Index : 95.76 naik dari 95.51

Harga minyak WTI menguat tajam +1.6% walaupun data inventory minyak Amerika bertambah 8 juta barrel dari ekspektasi hanya 1.8 juta barrel. Sanksi minyak Iran membuat harga minyak mencapai level tertinggi selama 4 tahun terakhir. Kapasitas produksi Saudi  yang sudah mencapai level tertinggi 10.7 juta barrel per hari tidak mampu mendukung supply bila Iran dikenakan sanksi.

WTI : USD 76.41 per barrel naik USD 1.18 atau +1.6%

Komoditas Naik : minyak, timah, nikel, CPO

Komoditas Turun : batubara, emas, gandum, karet

Potensi Aktif : MEDC ELSA TINS INCO

REVIEW DAN POTENSI IDX HARI INI

Data IHSG Penutupan Rabu 3 Oktober 2018

  • IHSG 5867.737 turun -7.882 point atau -0.13% High : 5921.567 Low : 5848.162
  • Net Sell  Asing :  – IDR 242 Miliar naik dari – IDR 98.7 Milyar  t
  • Value Perdagangan : IDR 5.382 Trilyun turun dari IDR 7.85 Trilyun 
  • Volume Perdagangan : 89.62 juta lot turun dari 118.06 juta lot
  • Sektor Melemah  :  BASIC-IND,  CONSUMER, TRADE,  MANUFACTURE,IROPERTY
  • Sektor Menguat :  AGRI, MINING, MISC-IND, INFRA, FINANCE

Index pada hari Rabu terkoreksi tipis setelah Rupiah masih melanjutkan pelemahan terhadap USDollar. Walaupun sempat berada di level 5920 dan diatas EMA7 nya namun tidak bertahan lama dan sedikit tertahan di support MA20,

Hari ini index masih pada area sideways 5850-5951 dalam rentang yang cukup lebar.

Pressure terhadap anggaran Indonesia seiring dengan naiknya minyak ke level USD 76 per barrel serta Dollar yang mencapai Rp 15140 dapat mempengaruhi pergerakan index hari ini.

Walaupun sentimen global positif : data ekonomi Amerika menguat, Wall Street hijau, harga komoditas yang naik namun pressure pelemahan Rupiah bisa membuat penguatan index terbatas bahkan terkoreksi.

Saham kelompok MINING, AGRI dan INFRA dapat menjadi fokus untuk hari ini

Potensi pergerakan index :  5815-5910

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Sideways Tertahan Support 5867, Pergerakan Index Dipengaruhi Melemahnya Rupiah & Naiknya Minyak Mentah

SAHAM WATCHLIST 

Beberapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : ABBA ANTM BBKP INDY ITMG SMGR SONA TRAM UNTR    (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade : ESSA PNBN TRAM CLEO SRSN PNLF BCAP IKAI MASA BBKP  (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20

Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

ANNOUNCEMENT TETRA

INVESTING is EASY

TETRA X CHANGE  Hadir di INVESTIVAL 2018 tanggal 5 – 7 Oktober 2018 bertempat di Summarecon Mall Bekasi

Jangan ketinggalan ya,  dapatkan beberapa penawaran menarik dari TETRA dan pembukaan rekening trading bersama sekuritas mitra TETRA

CHART PENDUKUNG

 

Previous ArticleNext Article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *