Market Review

IDX Direction 6 Sep 2018 : Index Memantul Dari 5661 dan Masuk Area Demand. Potensi Tech Rebound

SENTIMEN GLOBAL DAN KOMODITAS

Bursa global di New York ditutup mixed setelah DOW bertahan di teritori hijau dan 2 index lainnya melemah terseret turunnya saham saham teknologi. Pemanggilan executive Twitter dan FB ke Congress membuat kekhawatiran bahwa akan ada regulasi lebih ketat kepada perusahaan teknologi dan sosial media terkait keamanan data dan konten. S&P terkoreksi setelah saham saham teknologi terkoreksi -1.5% didorong melemahnya Netflix -6.2%, FB -2.3% dan Twitter -6.1%. Market masih menunggu hasil dari pembicaraan dagang Canada dan Amerika yang dimulai hari Rabu.

DOW : 25974.99 naik +22.51 atau +0.09%

S&P 500 : 2888.60 turun -8.12 atau -0.28%

NASDAQ : 7995.15 turun -96.07 atau -1.19%

Yield surat utang Amerika stabil menanti dua hal : pembicaraan Canada – Amerika dan pidato beberapa petinggi The FED yang dapat menjadi signal makro ekonomi Amerika dan kemungkinan kebijakan yang akan diambil the FED ke depan.

Surat Utang 10 tahun : Yield 2.904% atau naik dari 2.899%

Poundsterling menguat setelah beberapa item terkait rencana keluarnya UK dari zona EURO disepakati untuk dihapuskan. Hal ini akan memudahkan kesepakatan antara pemerintah UK dengan Uni Eropa. Pound naik +0.38% terhadap Dollar ke level USD 1.2904. Dollar index melemah -0.29% setelah dua hari lalu mencapai nilai tertingginya.

Dollar Index : 95.16 turun -0.29%

Meredanya Topan Gordon dan mulai aktifnya kegiatan off shore di Teluk Mexico membuat atensi pelaku pasar mulai menimbang mengenai potensi demand dari minyak sebagai faktor penentu naik turunnya harga. Kekhawatiran akan turunnya demand dipicu oleh terjadinya krisis mata uang di negara berkembang yang berpeluang mengurangi permintaan minyak mentah guna menjaga nilai impor.

WTI : USD 68.72 per barrel atau turun USD 1.15

Komoditas Naik : 

Komoditas Turun : minyak, emas, nikel, CPO, gandum dan karet

Potensi Aktif : –

REVIEW DAN POTENSI IDX HARI INI

Data IHSG Penutupan Rabu 5 September 2018

  • IHSG 5683.501 turun -221.8 atau -3.75% High 5868.776 dan Low : 5621.604
  • Net Sell  Asing : – 877 Milyar lebih tinggi dari hari sebelumnya – 428.5 Milyar
  • Value Perdagangan : IDR 8.740 Trilyun lebih tinggi dari hari sebelumnya IDR 5.563 TrilyunVolume  Perdagangan : 106.31 juta lot lebih tinggi dari hari sebelumnya 89.98 juta lot l
  • Sektor Melemah  :   AGRI, MINING, BASIC-IND, MISC-IND, PROPERTY, INFRA, FINANCE, TRADE, MANUFACTURE
  • Sektor Menguat : tidak ada

Melemahnya Rupiah dibawah level 15000 memicu terjadinya penjualan massive di bursa kemarin sehingga sempat menyentuh dan memantul dari level support 5661.Hampir semua sektor melemah dan asing melakukan net sell 2x lebih banyak dari hari sebelumnya karena khawatir tentang kelanjutan pelemahan Rupiah.

Turunnya Dollar Index dan rencana penerapan pajak impor diharapkan bisa membantu menurunkan tekanan terhadap Rupiah termasuk turunnya harga minyak mentah.

Index saat ini sudah Dead Cross Short Term Downtrend. Potensi terjadi Tech Rebound karena index sudah memasuki area demandnya.

Beberapa saham  yang sudah mengalami rejection support dinamis MA20 dan MA60 bisa masuk dalam kriteria untuk day trade.

Rentang perdagangan : 5582-5821

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Index Sudah Sentuh Support 5661 dan Masuk Area Demand. Potensi Tech Rebound

SAHAM WATCHLIST HARI INI

Berapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : PBRX    (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade : FORZ TBIG MIDI   (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20

Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

ANNOUCEMENT TETRA

Daftarkan Workshop Kebebasan Finansial dari Bursa Saham Batch 7 Jakarta 13-14 Oktober.

Crazy Offer sampai dengan tanggal 10 September hanya Rp 999,000

Klik http://bit.ly/TETRABatch7JKT

Gunakan kode diskon EMASGARUDA untuk dapatkan diskon 31% Paket  1 bulan dan 3 bulan. Harga menjadi Rp 138.000/bulan saja. Lebih murah. Hingga 7 September 2018.

CHART PENDUKUNG

Previous ArticleNext Article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *