Market Review

IDX Direction 18 Sep 2018 : Bullish Index Terhenti Sementara Dipicu oleh Sentimen Domestik Negatif

SENTIMEN GLOBAL DAN KOMODITAS

Mengawali awal pekan Bursa global di New York  melemah dengan NASDAQ sebagai index yang paling tajam terkoreksi hingga -114 point. Penerapan tarif baru 10% terhadap produk China senilai USD 200 milyar akan berlaku efektif 24 September 2018 dan akan naik menjadi 25%  pada 1 Januari 2019. Ini adalah tarif kedua yang diterapkan setelah sebelumnya untuk produk senilai USD 50 milyar. Saham Apple dan Boeing menjadi 2 saham yang memimpin penurunan meningat dua perusahaan ini akan terpengaruh cukup besar bila China melakukan aksi balas.  Penurunan index di hari Senin menghentikan kondisi bullish selama 5 hari terakhir

DOW : 26062.12 turun -92.55 atau -0.35%

S&P 500 : 2888.80 turun -16.18 atau -0.56%

NASDAQ : 7895.79 turun -114.25 atau 1.43%

Yield surat utang Amerika terus menguat seiring dengan semakin tajamnya resiko tarif dagang dengan China setelah Presiden Trump secara efektif 24 September menerapkan tarif 10% atas USD 200 milyar produk China.

Surat Utang 10 tahun : Yield 3.005% atau naik dari 3.003%

Kekhawatiran mengenai tarif membuat USD terkoreksi terhadap mata uang global seperti Euro, Swiss Franc dan Yen. Euro menguat +0.5% terhadap USD.

Dollar Index : 94.50 turun dari sebelumnya 94.85

Harga minyak mentah melemah dibayangi kekhawatiran lemahnya permintaan pasca penerapan tarif dagang, namun penurunan ini sedikit dihambat oleh potensi pelambatan supply karena pengaruh sanksi terhadap Iran

WTI : USD 68.91 per barrel atau turun -8 cent

Komoditas Naik : emas

Komoditas Turun : minyak, batubara, timah, nikel, CPO & karet

Potensi Aktif : PSAB ANTM

REVIEW DAN POTENSI IDX HARI INI

Data IHSG Penutupan Senin 17 September 2018

  • IHSG 5824.27 turun – 107.2 atau – 1.8%  High : 5911.65 Low : : 5811. 92
  • Net Sell Asing :  – IDR 394 Milyar lebih rendah dari hari sebelumnya net buy IDR + 270
  • Value Perdagangan : IDR 4.88 Trilyun atau lebih rendah dari hari sebelumnya IDR 5.69 Triyun
  • Volume Perdagangan : 73.95 juta lot lebih rendah dari hari sebelumnya 76.6 juta lot
  • Sektor Melemah  :   AGRI, MINING, BASIC-IND, MISC-IND, CONSUMER, PROPERTY, FINANCE, TRADE, MANUFACTURE
  • Sektor Menguat : tidak ada

Index turun tajam -1.8% dipicu oleh faktor domestik makin melebarnya deficit perdagangan setelah impor naik 25% pada saat kenaikan ekspor hanya terbatas 4%. Penguatan US Dollar kemarin yang kembali diatas 14900 membuat investor asing melakukan aksi jual.

Rendahnya volume dan value perdagangan mengindikasikan pelaku pasar masih wait and see dan masih menahan untuk melakukan penjualan saham saham berkapitalisasi besar.

Hari ini fokus kepada saham saham lapis kedua dan ketiga yang akan membuat market tetap aktif.

Secara sektoral semua kelompok saham dalam posisi DOWNTREND atau SIDEWAYS DOWN. Hanya kelompok CONSUMER yang masih dalam trend SIDEWAYS UP.

Potensi pergerakan index : 5751 – 5848

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Sentimen Global Negatif dan Deficit Transaksi Melebar Akhiri Bullish Index Sementara

SAHAM WATCHLIST HARI INI

Beberapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : BBHI IMAS MDIA SRIL      (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade : BGTG BBHI PKPK MDIA MITI DYAN BCIP PNLF RAJA POLY RBMS   (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20

Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

ANNOUNCEMENT TETRA

Ikuti Workshop Kebebasan Finansial Batch 7 Jakarta   tanggal 13 – 14 Oktober 2018 di hotel Amaris Seasons City.  Tempat sangat terbatas hanya tersedia untuk 25 orang peserta.

Daftar via link berikut  http://bit.ly/TETRABatch7JKT atau via Aplikasi pada menu SMART STEP EVENT

CHART PENDUKUNG

 

Previous ArticleNext Article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *