Market Review

IDX Direction 20 Juni 2018 : Mencermati Perang Dagang Amerika – China, Market Warming Up Setelah Libur Panjang

SENTIMEN GLOBAL DAN KOMODITAS

Makin meruncingnya ancaman perang dagang antara China dan US telah membuat kekhawatiran di semua index Bursa Global . DOW turun -287.26 poin ke level 24.700 setelah saham saham Boeing, DuPont dan Caterpillar menjadi 3 saham yang paling terkoreksi. Index 30 saham unggulan ini telah terkoreksi selama 6 hari berturut-turut dan masuk dalam area negatif return untuk tahun 2018 ini. S&P turun -0.4% setelah saham saham kelompok material, industri dan technology terkoreksi. Nasdaq ditutup turun -0.3% setelah sempat menyentuh level koreksi intraday hampir -1%.

US Dollar menguat tajam dan Chinese Yuan terkoreksi ke level terendah selama  5 bulan. Pelaku pasar mulai memburu mata uang ‘safe-haven” seperti Yen dan Swiss Franc sehingga membuat keduanya menguat tajam. US Dollar Index mencapai level 95.296  yang merupakan level tertinggi sejak July 2017

Harga minyak terkoreksi dan makin menjauh dari level USD 70 per barrel. WTI diperdagangkan turun 78 cent ke level USD 65.07 per barrel. Ini menghapus kenaikan pada hari Senin sebesar 79 cent. Terpicu oleh masih tingginya sentimen perang dagang dan peluang OPEC akan menaikkan supply minyak membuat harga minyak cenderung terkoreksi

REVIEW DAN POTENSI IDX HARI INI

Indeks saham di IDX terkoreksi -1.9% jelang libur panjang Idul Fitri dan ditutup pada level 5993. Penurunan ini membuat index saat ini berada dibawah level support EMA7 6027 yang menjadi area pembatasan resiko untuk trading jangka pendek. Semua sektor turun karena sebagian pelaku pasar cenderung mengamankan profit yang sudah dicetak mengingat libur yang cukup lama. Volume perdagangan rendah dan cenderung turun, dengan volume transaksi dibawah VMA5 dan VMA 20 nya.

Hari ini index cenderung bergerak dalam rentang 5935-6025 dan potensi uji area support MA20 di 5931. Hari pertama perdagangan setelah libur panjang dan masih wait and see nya pelaku pasar mencermati kelanjutan perang dagang China – Amerika membuat market cenderung hati hati. Harga komoditas yang cenderung terkoreksi seiring dengan menguatnya dollar membuat belum adanya sentimen tambahan untuk market. Hal yang bisa menjadi katalis hari ini hanyalah statement dari Gubernur BI bahwa potensi Bank Indonesia menaikkan suku bunga bisa terjadi dalam RDGBI tanggal 28 Juni 2018 minggu depan.

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Wait and See Mencermati Efek Trade War serta Warming Up Setelah Libur Panjang

SAHAM WATHCLIST HARI INI

Berapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : BNLI JPFA TOPS TOWR    (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade : GDST TKIM INDR PNBN ERAA PNIN  TRAM (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20

Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

ANNOUNCEMENT TETRA

Kini sudah ada versi LITE yang GRATIS. Download Aplikasi TETRA X CHANGE untuk Stock Rekomendasi Harian dan Konsultasi Saham Online. Tersediia untuk perangkat Android dan iOS. DOWNLOAD di http://bit.ly/DownloadTXC

Workshop KEBEBASAN FINANSIAL DARI BURSA SAHAM akan mampir ke Semarang. Cocok untuk trader dan investor Semarang, Jogja, Solo, Pekalongan dan Tegal untuk belajar bersama 11-12 Agustus 2018 di Amaris Simpang Lima Semarang. Daftar sekarang http://bit.ly/SMGHidupBebasTETRA

CHART PENDUKUNG

 

Previous ArticleNext Article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *