Market Review

IDX Direction 23 Mei 2018 : Index Mencari Arah Setelah Rupiah Mulai Menguat

SENTIMEN GLOBAL DAN KOMODITAS

Bursa Global di New York melemah setelah komentar Presiden Donald Trump mengenai hasil perundingan dagang yang dirasa kurang menguntungkan Amerika. Selain itu ketidakpastian rencana KTT Amerika- Korea Utara yang kemungkinan batal dilakukan 12 Juni 2018 di SIngapore. Index yang awalnya dibuka naik setelah ada kesepakatan China akan mengurangi tarif produk otomotif mendadak merosot setelah komentar Trump. DOW turun 178.88 poin dan tutup dibawah level 25000 kembali. S&P turun -0.3% dengan saham kelompok energi paling banyak terkoreksi. Nasdaq turun -0.2% dan tutup di level 7378.46

Harga minyak terkoreksi 11 sen ke level USD 72.13 per barrel setelah sempat menyentuh nilai tertinggi selama 3.5 tahun terkait dengan masalah supply minyak dan tingginya demand global. Kesepakatan OPEC dan non OPEC untuk tetap mengontrol supply menjadi katalis kenaikan harga. Selain itu sanksi baru terhadap pemerintahan Maduro di Venezuela membuat pasokan minyak terhambat. Namun terimbas dengan kondisi dari bursa saham global, harga minyak sedikit terkoreksi.

Yield obligasi 10 tahun Amerika flat 3.062% karena pelaku pasar masih menunggu arahan the FED yang data nya akan dirilis hari Rabu malam. Hal ini terkait bagaimana persepsi The FED terhadap kekuatan ekonomi Amerika dan peluang kenaikan suku bunga di Juni untuk antisipasi inflasi. USD Dollar Index melemah 0.11% dan berada di level 93.57 setelah mencapai nilai tertinggi selama 5 bulan di hari Senin

Komoditas naik : nikel, CPO dan pulp

Komoditas turun : minyak, emas, timah, batubara, dan karet

Peluang aktif : INCO TKIM INKP AALI LSIP

REVIEW DAN POTENSI IDX HARI INI

Setelah sempat menyetuh level tertinggi 5812.09 dan berada diatas EMA7 Resisten nya, index perlahan kekurangan momentum untuk bertahan. Perdagangan sore index ditutup di level 5751 atau naik +0.3%. Profit taking saham kelompok MINING dan AGRI membuat index tertekan. Volume perdagangan kemarin sedikit diatas VMA5 dan VMA20.

Hari ini index masih akan berkutat di level konsolidasi 5718-5915 dan mencari celah untuk bisa berada diatas level 5800. Turunnya YIeld Obligasi Amerika dan turunnya USD Dollar Index diharapkan memberi sedikit nafas bagi Rupiah setelah dua hari berada di level 14200 dan skrg sudah mulai di level 14140. Saham saham kelompok BASICIND, MISCIND dan INFRASTRUCTURE bisa menjadi perhatian untuk hari ini

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Index Mencoba Cari Arah, Setelah Rupiah Menguat Kembali

SAHAM WATCHLIST HARI INI

Berapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : INTA WSKT TAMU POOL BJBR  (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade : MITI FREN PPRE BGTG KRAS FIRE   (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20

Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

ANNOUNCEMENT TETRA

Garis TREND dapat digunakan sebagai area penentuan Jual Beli. Belajar Strategi Trading menggunakan Trendline  bisa langsung jadi member TETRA X CHANGE dan dapat free 1 Rekening RHB Sekuritas. Yuk Daftar NGABUBURIT RAMADHAN tanggal 27  Mei 2018 jam 15.30-17.30 http://bit.ly/TrendlineTETRA

Kini sudah ada versi LITE yang GRATIS. Download Aplikasi TETRA X CHANGE untuk Stock Rekomendasi Harian dan Konsultasi Saham Online. Tersediia untuk perangkat Android dan iOS. DOWNLOAD di http://bit.ly/DownloadTXC

CHART PENDUKUNG

Previous ArticleNext Article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *