Stock of the week

IHSG TERTEKAN, APAKAH SAHAM WIKA AKAN TERUS LANJUTKAN PELEMAHAN ATAU SEBALIKNYA ? BUY OR CUT LOSS SAJA ?

Saham WIKA Melemah Drastis Minggu Ini Dan Saat Ini Di Level Support: Apakah Waktu Yang Tepat Untuk Beli??

Semangat pagi teman-teman. Semoga teman-teman sehat selalu dan selalu bersemangat…
OK… langsung saja. Untuk minggu ini stock of the weeknya adalah saham WIKA. Pemilihan saham ini berdasarkan hasil polling kami di channel group telegram kami. Selain itu saham WIKA ini banyak sekali didiskusikan melihat pergerakkan harga yang terjadi pada minggu ini dimana harga bergerak sangat dalam.
Apapun beritanya dan alasannya, mari kita bedah dan analisa saham WIKA lebih dalam dan detail atas pergerakkan harga yang telah lalu dimana pergerakkan harga ini mewakili psikologis market atas response dari perkembangan informasi dan fakta yang terjadi di market.
Harga Saham WIKA selama seminggu ini terlihat melemah sangat kuat yang dimulai dari hari Senin sampai dengan hari Jumat. Dugaan kami harga bergerak sangat dalam karena ada yang melakukan akitfitas selling sangat besar dan saat ini belum ada berita significant yang menyebabkan saham ini bergerak lebih dalam lagi. Bagaimanakah pergerakkan harga dalam satu minggu ini? Apakah sudah tepat waktunya untuk beli? Apakah sudah waktunya untuk cut loss? mari kita analisa secara mendalam dan detail.
Seperti dalam pembahasan stock of the week kami sebelum-sebelumnya, kami akan memberikan analisa detail dari saham ini, pandangan kami, dan akhirnya prediksi beserta rekomendasi yang bisa teman-teman bisa lakukan seminggu ke depan untuk saham ini.
Kami akan mengulas dan menganalisis dari sisi technical dengan framework seperti berikut:
  1. Trend analysis, dengan tujuan untuk melihat trend dari saham ini kemanakah sebenarnya harga bergerak saat ini.
  2. Support and Resistance, Momentum, Volume analysis, dengan tujuan untuk melihat pergerakkan harga yang lebih detail lagi termasuk Support/Resistance, Momentum dan Volume. Kemudian kami akan memberikan scenario pergerakkan harga.
  3. Summary, memasukkan semua analisa kedalam suatu kesimpulan analisa dan menghasilkan action apa yang harus diambil
Dari masing-masing analisa, kami akan memberikan multi timeframe sehingga kita bisa melihat secara keseluruhan. Sebagai reminder, analisa kami ini hanya berdasarkan pergerakkan harga dan prediksi kedepannya jika memang harga itu sesuai dengan analisa kami. Jika memang ada news atau sentiment lain itu hanyalah sebuah katalis yang bisa menyebabkan saham itu bergerak naik atau turun.

Review Pergerakkan Saham WIKA Minggu Ini

Pada minggu ini harga saham WIKA bergerak melemah sangat dalam dan dimulai pada hari Senin. Kemudian pada hari Kamis, harga mencoba untuk menguat dan buyer mulai banyak masuk untuk “mengangkat” harga untuk bisa bergerak lebih tinggi lagi, akan tetapi belum cukup sehingga membawa harga kembali melemah dan pada Jumat harga terlihat harga bergerak sedikit stagnan.
Yang menarik disini adalah pergerakkan harga pada hari Kamis dan Jumat dimana pihak buyer sudah mulai masuk, akan tetapi sepertinya masih belum kuat karena pada hari Jumat terlihat harga bergerak mulai terbatas dengan volume setara dengan rata-rata 20 hariannya.
Sekarang yang menjadi pertanyaannya, mau kemanakah harga saham WIKA bergerak untuk beberapa hari dan minggu ke depan? bagaimana kita membaca chart pergerakkan harga di minggu ini dan beberapa minggu sebelumnya? Mari kita analisa bersama dari sisi technical analysis terutama dari sisi price action-nya. Analisa bisa dimulai dari analisa trend pada timeframe yang lebih tinggi, yakni timeframe weekly.

Weekly Trend Saham WIKA

Di timeframe weekly, ternyata pergerakkan harga dalam kondisi strong downtrend dimana artinya harga bergerak dengan momentum yang sangat tinggi. Sehingga bisa dikatakan bahwa saham WIKA untuk beberapa minggu masih dalam kondisi trend turun, apalagi terlihat pada minggu ini harga breakdown dari swing low sebelumnya yang juga dianggap sebagai weekly support..
Yang menjadi pertanyaan dari teman-teman sekarang adalah, apakah masih akan turun terus dan sampai dimana penurunannya? Pertanyaan ini sangat lumrah, akan tetapi kami masih belum memastikannya dan kami hanya bisa memprediksikannya bagaimana momentum, volume, dan level support dan resistance sebagai terminal pergerakkan harga berikutnya.
OK… kita akan membahas level support/resistance, momentum, dan volume di timeframe weekly setelah kita melihat arah trend atau kecenderungan pergerakkan harga di trend pada timeframe yang lebih kecil, yakni Daily.

Daily Trend Saham WIKA

Pada daily trend terlihat harga bergerak dengan kecenderungan melemah juga dan bahkan terlihat lebih kuat daripada trend pada timefame weekly.
Apakah artinya? iya… saham WIKA ini terlihat masih memiliki trend melemah yang yang bahkan lebih kuat daripada trend melemah pada timeframe weekly.
Sehingga dapat kita simpulkan dari timeframe weekly dan daily, saham WIKA ini memiliki kecenderungan harga bergerak melemah dan justru semakin melemah. Kita harus melihat hal ini ekstra hati-hati, karena biasanya godaan untuk mengambil posisi buy sangat menggoda sekali bagi para trader.
OK… mari kita analisa secara detail dan menyeluruh untuk SnR, Momentum harga, dan volume transaksi yang terjadi di timeframe weekly dan daily.

Support dan Resistance, Momentum, Volume Weekly Saham WIKA

Kami telah mengidentifikasi Support dan Resistance yang terbentuk dari pergerakkan harga dari masa lampau pada timeframe weekly. Kondisi saat ini (penutupan market tanggal 21 Juli 2017) harga kebetulan berada di support weekly di range antara level 1960 – 2040. Dan walaupun harga terlihat “breakdown” dari swing low, ternyata dibawahnya masih ada support yang sangat kuat. Apakah ini indikasi harga akan memantul? mari kita lihat dari sisi momentum pergerakkan harganya.
Dari momentum pergerakkan harga, terlihat MACD masih sudah crossing down atau biasa dikenal death cross (DC), dan semakin melebar dimana artinya momentum pelemahan harga justru SEMAKIN KUAT. Kemudian jika kita lihat dari sisi oscillator indikator stochastic masih death cross dan sudah menyentuh area oversold (OS), walaupun begitu tekanan jual yang masih sangat besar karena terlihat higher sinyal dari stochastics terlihat semakin mengecil dimana hal ini mengindikasikan tekan sell masih sangat besar.
Dari kedua indikator momentum ini terlihat momentum harga dan tekanan jual masih sangat besar dan justru semakin menguat.
Bagaimana dengan perilaku dari para trader dan investor di market dilihat dari timeframe weekly? terlihat volume pada minggu ini terlihat sangat tinggi sekali yang disertai jatuhnya harga yang sangat dalam; dimana hal ini mengindikasikan adanya seller yang masuk ke dalam pasar yang menyebabkan harga bergerak semakin menurun.
Dari pergerakkan harga yang terjadi di minggu ini, kami sudah menyusun beberapa scenario yang mungkin bisa terjadi untuk beberapa minggu kedepan, yakni:
  1. Harga bergerak melanjutkan pelemahannya dan menembus support level 1960 – 2040. Kemudian harga bergerak menuju sekitaran level 1420 – 1490.
  2. Harga bergerak terbatas di sekitar level 1960 – 2040.
  3. Harga bergerak memantul dari area support level 1960 – 2040 menuju resistance level 2290 – 2340.
Dari momentum dan volume transaksi yang ada saat ini, maka scenario pergerakkan harga yang paling memungkinkan adalah pergerakkan harga pada scenario 1 dan 2, akan tetapi mempertimbahkan pergerakkan trend yang melemah dan momentum kuat yang terjadi maka untuk timeframe weekly scenario yang paling memungkinkan dengan berat hati kami bisa katakan scenario 1 adalah yang paling memungkinkan.
Momentum kuat kebawah dapat dilihat dari MA20 dari Bollinger Band menunjukkan pelemahan (menukik kebawah), MACD masih DC dengan jarak garis sinyalnya dan semakin menjauh, indikator stochastics masih terlihat DC juga dan high dari sinyal stochastics juga semakin rendah.
Kita saat ini sudah mengetahui kecenderungan dan momentum pergerakkan harga pada timeframe weekly masih melemah.
OK… mari kita lihat di timeframe daily apakah tekanan jual masih sangat tinggi tinggi atau jauh sudah berkurang.

Support dan Resistance, Momentum, Volume Daily Saham WIKA

Kami telah mengidentifikasi support dan resistance di timeframe daily, dan terlihat saat ini harga menembus level support 2340 yang juga merupakan level support weekly. Dan pada hari Kamis kemarin, harga “berusaha” untuk masuk kembali dan menolak breakdown level support ini akan tetapi tidak mampu; hal ini dapat terlihat dari candlestick yang terbentuk pada hari Kamis. Kemudian pada hari Jumat kemarin terlihat harga kembali melemah dan mencoba untuk menguji level support berikutnya yang cukup dekat di level 1960 yang merupakan level support weekly kuat juga.
Kami melihat level 1960 – 2340 ini menjadi range yang cukup kuat.
Dari sisi momentum pergerakkan harga terlihat memang masih menunjukkan tekanan jual yang justru semakin menguat yang dimulai pada hari Senin minggu ini dimana harga breakdown dari area sideways yang juga merupakan area resistance yang SANGAT KUAT (lihat pada chart). Momentum dan tekanan jual yang semakin besar ini terlihat dari indikator MACD yang DC dan semakin membesar dan stochastics low dari sinyal yang terbentuk semakin tertekan kebawah (lihat pada chart).
Dari volume transaksi telrihat ketika harga breakdown pertama kali dari area resistance yang sangat kuat, volume mulai meningkat, dan sangat kuat ketika menembus support kuat. Pada hari Kamis terlihat adanya perang antara buyer dan seller ketika buyer berusaha untuk mengangkat harga untuk menolak penembusan support akan tetapi karena banyak nya seller harga dibawa menurun kembali yang kemudian terlihat pada hari Jumat kemarin harga kembali melemah akant tetap dengan volume transaksi yang biasa saja.
Berdasarkan pergerakkan harga berdasarkan support dan resistance, momentum, dan volume transaksi maka untuk timeframe daily bisa disimpulkan momentum pelemahan harga masih kuat dan justru meningkat. Walaupun pihak buyer mulai masuk, akan tetapi masih belum bisa “mengangkat” harga.
Kami telah menyiapkan beberapa scenario untuk timeframe daily yang mungkin bakalan akan terjadi pada beberapa hari kedepan, yakni:
  1. Harga menembus level support 1960 dan harga bergerak melemah semakin dalam.
  2. Harga bergerak terbatas di range 1960 dan 2040 dimana setelah itu kita harus melihat perkembangan pergerakkan harga di beberapa hari kedepan.
  3. Harga  bergerak memantul dari support level 2040 untuk menguji level resistance 2180.
Berdasarkan momentum harga, volume transaksi dan pergerakkan harga di minggu ini, scenario yang paling memungkinkan adalah scenario 1 dan 2. Dimana momentum melemahnya harga masih kuat dan bahkan meningkat, dan terlihat “effort” untuk mengangkat harga yang masih gagal. Dari kedua scenario yang paling memungkinkan adalah scenario 2 dimana harga di minggu ini akan mencoba bergerak sideways di sekitaran level support kuat 1960 – 2040. Dan jika memang memungkinkan bisa saja setelah scenario 2 harga akan menguji level resistance 2180.
OK. sebelum kami memberikan next action dan rekomendasi, mari kita summary analisa yang kita lakukan secara detail dari timeframe weekly ke daily di atas.

Summary dan Next Action Saham WIKA Minggu Depan

Bagaimana kesimpulan analisa saham WIKA dan apa yang harus kita lakukan? sebelum kami menyimpulkan analisa dan memberikan rekomendasi lebih lanjut mari kita summarize dari seluruh analisa kami:
  • Trend
    1. Trend Weekly, Strong Downtrend
    2. Trend Daily, Strong Downtrend
  • Harga terhadap Support dan Resistance, Volume, dan Momentum
    1. Di Timeframe weekly dan daily harga saat ini berada pada level support kuatnya yang sama yakni di level 1960 – 2040. Pergerakkan harga juga memberikan indikasi bahwa trend pergerakan harga yang melemah masih berlanjut untuk beberapa minggu ke depan. Walaupun begitu di minggu depan tidak menutup kemungkinan akan terjadi area sideways di level support sangat kuat ini 1960 – 2040.
    2. Berdasarkan momentum dan volume dari timeframe weekly ke daily, terlihat momentum pergerakkan harga jangka panjang masih terlihat masih kuat kebawah dan justru semakin bertambah momentumnya.
      Hal ini terlihat juga dari volume transaksi yang semakin menguat pada minggu ini. Walaupun begitu pada hari Jumat kemarin terlihat volume transaksi sudah mulai melemah, sehingga ada kemungkinan pada beberapa minggu ke depan akan terjadi pergerakkan sideways atau ada pergerakkan untuk menguji level resistance 2180 sebelum melanjutkan trend pergerakkannya.
Dari hasil summary diatas dapat disimpulkan bahwa harga saat ini masih dalam trend strong downtrend atau trend melemah yang sangat kuat. Walaupun begitu di beberapa minggu ke depan harga ada kecenderungan akan bergerak terbatas atau sideways di area 1960 – 2040. Dan bisa saja harga akan menguji resistance level 2180 yang merupakan resistance paling depan dari area resistance yang sangat kuat (lihat pada chart).
Kami melihat level 1960 – 2040 adalah key support level yang sangat penting untuk menahan harga supaya tidak akan bergerak lebih rendah lagi dan level 2180 – 2400 sebagai key resistance level dimana jika harga tembus level resistance tersebut maka ada kemungkinan pergantian trend.
Jikalau begitu apa rekomendasi dari kami untuk next action-nya? Berikut 🙂
  1. Bagi teman-teman yang belum memiliki saham ini, lebih baik menunggu terlebih dahulu, dan jangan masuk ke pasar untuk membeli kecuali teman-teman sudah tau resikonya dan memang sepadan dengan effort yang akan didapatkan. Bagi teman-teman yang pemula, jangan tergiur dengan godaan atau ajakan untuk membeli saham ini terutama dari news-news atau ajakan yang mungkin saja akan timbul untuk membeli saham ini ketika harga bergerak sideways; hal ini karena trend masih turun sangat kuat dengan momentum yang semakin menguat juga pada timeframe weekly sebagai patokan utamanya.
    Untuk saat ini, belum ada scenario buy untuk saham WIKA. Ini menjawab pertanyaan apakah waktu yang tepat untuk membeli saham WIKA. Dengan tegas kami merekomendasikan untuk tidak membeli saham ini dalam waktu dekat kecuali untuk tektokan atau bermain pendek dan teman-teman sudah mengetahui dan menguasai resiko dari tektokan ini.
  2. Bagi teman-teman yang sudah memiliki saham ini, maka satu-satunya rekomendasi kami adalah cut loss. Akan tetapi yang menjadi PR kita adalah dimana kita cut lossnya? apakah sekarang juga?
    Ini rekomendasi level cut loss kami yang disesuaikan dengan tujuan investasi teman-teman:
    1. Investor Jangka pendek, maka teman-teman bisa cut loss ketika harga breakdown atau candlestick ditutup dibawah level 1960. Atau jika harga benar-benar bergerak sideways dan sempat bergerak menguat ke level 2180 untuk beberapa hari atau minggu ke depan, maka teman-teman bisa sell untuk cut loss di level 2180.
    2. Jangka panjang, maka teman-teman bisa bisa mengikut strategy dari tipe jangka pendek yaitu cut loss jika breakdown level 1960, dan jika harga sempat menguat, maka bisa cut loss atau sell di level 2180.
    3. Scalper atau tape reading trading, maka teman-teman masih bisa tektok-an di sekitar level 1960 – 2040 – 2180. Akan tetapi jika sudah bergerak dibawah level 1960 bisa cut loss.
Demikian ulasan dan rekomendasi yang dapat kami sampaikan. Mohon maaf jika ada salah kata dalam penyampaian kalimat kami. Semoga artikel dan pendapat kami ini bisa berguna bagi teman-teman terutama bagi analisa mingguan teman-teman bagi memang yang sedang mengincar, sudah memiliki, atau review saham WIKA.
Sekali lagi, pendapat dan rekomendasi kami bukan paksaan atau ajakan untuk teman-teman melakukan aksi karena pendapat dan rekomendasi kami hanyalah pendapat kami guna keperluan edukasi. Keputusan akhir tetap berada di teman-teman. Disclaimer ON.
Pastikan teman-teman melakukan pembelian dengan money management yang terukur, baik dan benar.
Have a nice weekend with your family teman-teman… 🙂
Previous ArticleNext Article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *