INVESTIVAL Investing is Easy 5 – 7 Oktober 2018

 

Investing is EASY! Percaya tidak? Yuk buktikan di INVESTIVAL yang kembali hadir untuk kalian 🗓 5 – 7 Oktober 2018

📍Summarecon Mall Bekasi

 

Gratis! Datang dan ajak kerabat kalian ke #INVESTIVAL2018 buat buktikan kalau Investing is EASY. Akan ada Pameran Saham & Reksa Dana, Talk Show, dan doorprize buat kalian yang beruntung.

Follow terus @indonesiastockexchange untuk update #INVESTIVAL2018.

Untuk kalian yang berada di luar kota Jakarta, stay tune juga ya di instagram @indonesiastockexchange karena #INVESTIVAL2018 akan hadir di seluruh kota besar Indonesia. Yuk Bekasi saatnya Investasi #SekarangWaktunya #YukNabungSaham

TETRA akan hadir pada event ini. Dapatkan penawaran terbaik selama kegiatan berlangsung

 

Workshop 2 Hari : Kebebasan Finansial Lewat Bursa Saham

Ingin punya income dari Saham ?

Ingin bisa mengelola portoflio lebih baik ?

Ingin bisa analisa secara mandiri untuk transaksi di bursa saham ?

Semua orang bisa Bebas Secara Finansial dari Pasar Modal.

Ikuti Workshop 2 Hari : Kebebasan Finansial dari Bursa Saham

Cocok untuk yang punya planning menjadi Full Time Trader, ibu rumah tangga yang ingin punya income tambahan secara rutin, investor yang ingin menikmati hasil kenaikan (gain dari pasar modal) atau pun yang ingin mendapatkan deviden secara rutin

Apa yang akan diajarkan selama 2 hari workshop ??

1. Kemampuan analisa saham secara teknikal

2. Mengerti analisa saham secara fundamental

3. Management portofolio yang baik ala Full Time Trader

4. Psikologi trading yang baik

5. Mencari saham saham unggulan untuk ditransaksikan

Workshop Batch 2 Jakarta akan dilakukan dengan jadwal berikut :

  • Tanggal 21 – 22  July 2018  (Sabtu dan Minggu)
  • Mulai jam 09.00 – 16.00 setiap harinya
  • Lokasi Hotel Amaris Seasons City Jakarta Barat

Biaya

  • Pendaftaran dan Pembayaran Sebelum 16 Juni 2018
  • Member TETRA PRIME : Rp 1.000.000
  • Non Member /Umum : Rp 1.200.000
  • Pembayaran dan Pendaftaran Setelah 16 Juni 2018 – 12 July 2018
  • Member TETRA PRIME : Rp 1.300.000
  • Non Member/Umum : Rp 1.500.000

Peserta Workshop dibatasi hanya 30 orang saja dan tidak bisa lebih sehingga bisa fokus dalam coaching selama kegiatan

Daftar sekarang http://bit.ly/BebasFinansialTETRA

Daftar Saham Terbaru Pilihan TETRA40 Periode 1 April 2018 – 30 Juni 2018

Setelah Periode 1 Januari – 31 Maret 2018, kami melakukan review terhadap saham saham yang punya potensi untuk periode Q2-2018

Untuk periode 2 ini kami melihat ada beberapa saham yang memiliki potensi growth selama 3 bulan ke depan dilihat dari analisa teknikal dengan memperhatikan kondisi sebagai berikut :

  1. Saham masih berada di atas MA200 Daily 
  2. Saham masih berada di atas MA100 Weekly 
  3. Saham masih berada diatas MA50 Monthly
  4. Candle liquid 
  5. Rata rata transaksi harian diatas Rp 2 Milyar untuk menjamin likuiditas

Dari 40 saham yang kami masukkan, 6 adalah emiten lama yaitu #BKSL, #CPIN, #IMJS, #MAPI, #SIDO dan #WSKT

Beberapa saham baru yang kami masukkan namun cukup banyak ditransaksikan oleh member dan masih punya potensi penguatan adalah : #TRAM, #BUMI, #ELSA, #MEDC dan #MTRX

Ada juga saham saham yang masih terus melanjutkan rally seperti #TKIM dan #INKP

List dari 40 saham pilihan TETRA 40 Periode 1 April 2018 sampai dengan 30 Juni 2018 adalah sebagai berikut

Saham no 1 – 20 

Saham no 21-40

 

Ulasan masing masing sektor saham akan dilakukan terpisah termasuk harga entry dan harga target dalam posting posting berikutnya sepanjang minggu depan

Semoga informasi yang disajikan dapat membantu keputusan trading dan investasi member semua

 

TETRA X CHANGE Untuk Perangkat iPHONE !!!

The Wait is Over !!!

Setelah Android, kini TETRA X CHANGE bisa didownload diperangkat berbasis iOS iPHONE

FITUR UNGGULAN!

1. Daily Stockpick,
2. Market Commentary,
3. Saham Favorite,
4. Ask Analyst,
5. Kabar Saham,
6. Affiliate, Ini yang lebih SERU,Selain mendapatkan rekomendasi saham Anda juga berkesempatan untuk mendapatkan benefit lain seperti GRATIS Seminar & membership bahkan CASH TUNAI sebesar 15% dari penjualan kode diskon yang Anda jual.

Jangan lupa untuk gunakan kode diskon DISKON10 untuk dapatkan potongan harga 10% untuk semua layanan TETRA Personal I,H,S dan G

DOWNLOAD SEKARANG!
http://bit.ly/tetraxchangeios

Open House dan Nonton Bareng Penutupan Transaksi Perdagangan Bursa 2017

Pada tanggal 29 Desember 2017, bertempat di IDX INCUBATOR Menara Mandiri 1 lantai 16 dilakukan kegiatan Open House TEMAN TRADER sekaligus Nonton Bareng Penutupan Transaksi Perdagangan Bursa 2017 oleh Presiden RI Bapak Ir H. Joko Widodo

Prestasi Bursa Indonesia sepanjang tahun 2017 menjadi sebuah tonggak baru industri pasar modal dan menciptakan rekor terbaru dan terbaik.

IHSG mencapai nilai tertinggi, kapitalisasi pasar tertinggi serta jumlah perusahaan yang IPO sepanjang tahun 2017 mencapai angka tertinggi sejak 23 tahun terakhir.

TEMAN TRADER sebagai bagian dari 42 perusahaan rintisan binaan IDX lewat IDX INCUBATOR program merasakan kebahagian tersendiri dengan pencapaian yang diperoleh oleh Bursa Efek Indonesia selama 2017 tersebut.

Bersama dengan Ibu Irma selaku Pimpinan IDX INCUBATOR, team IDXINC, dan member pengguna TETRA X CHANGE dari wilayah Cikarang – Bekasi melakukan Nonton Bareng sekaligus Open House untuk sharing knowledge tentang investasi dan trading saham

Semoga tahun 2018 akan menjadi tahun yang cemerlang untuk Bursa Efek Indonesia dan kembali mengulang sukses di tahun 2017

Optimis Menyambut Tahun 2018

Selamat Tahun Baru 2018 dari TEMAN TRADER

 

 

TETRA X CHANGE Aplikasi “Baby Sitting” Investor Saham Indonesia

Bertransaksi di bursa saham merupakan sebuah pengalaman investasi yang menyenangkan bagi sebagian besar orang, karena dapat memberikan potensi keuntungan yang cukup besar bila dibandingkan bila dana hanya di’parkir’kan di Deposito atau Tabungan. Sebagai ilustrasi, mereka yang membeli saham UNVR (PT Unilever, Tbk) di awal Januari 2017 maka saat ini nilainya sudah naik menjadi 39.69% dalam waktu 1 tahun. Hampir 7 kali lipat dibandingkan bunga deposito premium sekitar 6% per tahun (sebelum di potong pajak)

Namun tidak semua orang mengalami cerita sukses ketika terkait dengan invetasi di bursa, masih ada cerita lain yang dialami oleh investor saat harga saham yang dibeli mengalami penurunan secara signifikan karena tidak tahu saat yang tepat untuk membeli dan di harga yang ideal. Oleh karena itu setiap investor harus memiliki ilmu dasar yang cukup mengenai saham sebelum memutuskan untuk membeli dan menjual sebuah saham

Dengan semakin banyaknya investor retail pasar modal yang saat ini sudah mencapai 1.09 juta orang, kebutuhan akan informasi, edukasi dan rekomendasi investasi saham yang baik menjadi sebuah keharusan. Apalagi tidak semua retail investor telah menjalani formal training atau membaca literature mengenai investasi saham secara mendalam.

TEMAN TRADER hadir memiliki visi untuk memberikan pengalaman investasi saham yang mudah, sederhana dan menguntungkan lewat informasi, edukasi dan rekomendasi saham berdasarkan analisa tekninal sehingga pengguna dapat memperoleh waktu dan harga yang optimum untuk kepentingan investasinya.

Awalnya Komunitas Retail Investor yang telah memiliki lebih dari 7400 pengguna di Telegram (4000 pada channel Teman Trader dan 3400 pada group diskusi) menggunakan fasilitas messenger secara intensif, namun seiring dengan kebutuhan para member TEMAN TRADER atau dikenal dengan nama TETRACHAT bertransformasi dengan menggunakan Aplikasi Android yang bernama TETRA X CHANGE terhitung sejak tanggal 20 Desember 2017.

TETRA X CHANGE mempertemukan retail investor dengan analis saham sehingga bisa mendapatkan informasi yang update mengenai saham saham yang sedang mereka miliki atau hendak mereka beli. Konsep personalisasi dan konsultasi yang diberikan dalam TETRA X CHANGE telah memudahkan member untuk dapat bertanya kepada para analis terhadap peluang naik dan turunnya sebuah saham.

Saat ini analisa yang dikeluarkan oleh TETRA X CHANGE memiliki akurasi winning rate 64% dimana setiap 100 saham yang direkomendasikan memiliki chance 64% mencapai angka target penguatannya dengan rata rata holding sekitar 9 hari. Semua informasi ini disampaikan secara harian sebelum market di buka dan selama masa transaksi bursa selalu diberikan perkembangan terbaru dari pantuan para analis TEMAN TRADER.

Aplikasi ini juga memungkinkan member untuk membuat SAHAM FAVORIT sehingga bila ada informasi terkini dari saham tersebut yang dipantu oleh analis untuk action Jual atau Beli bisa langsung mendapatkan notifikasi secara personal di perangkat handphone nya. Sehingga cocok dipergunakan oleh Investor yang tidak bisa memantau semua sahamnya terus menerus. Selain itu TEMAN TRADER juga memberikan fasilitas edukasi online melalui webinar yang dapat diakses oleh member. Setelah pelaksanaan webinar member dapat mendownload video edukasi tadi sehingga bisa kembali dipelajari saat santai di rumah dan di kantor.

Konsep konsultasi berbayar yang diberikan oleh TEMAN TRADER lewat aplikasi TETRA X CHANGE ini telah menjembatani kepentingan investor atas analisa saham yang independen, transparan dan professional dengan biaya sangat terjangkau sebesar Rp 150.000 per bulan nya atau tidak lebih dari Rp 5000 per hari.

TEMAN TRADER saat ini tergabung sebagai perusahaan rintisan yang dibina oleh IDX INCUBATOR yaitu program inkubasi bisnis rintisan yang dimiliki oleh PT Bursa Efek Indonesia. Sejak bulan Oktober 2017, IDX INCUBATOR telah memberikan fasilitas dan akses kepada TEMAN TRADER untuk dapat memberikan progam informasi, edukasi dan rekomendasi yang mendukung program YUK NABUNG SAHAM dari Bursa Efek Indonesia. Salah satu wujud nya adalah adanya TETRA 40 yang merupakan 40 saham pilihan untuk investasi yang sengaja dipilihkan oleh team analis TEMAN TRADER sehingga bisa memberikan hasil yang optimal untuk para investor. 40 saham pilihan itu diantaranya TELKOM, BANK BNI, BANK BRI, MEDCO, dan ELNUSA.

Melalui TETRA X CHANGE diharapkan bisa mempersiapkan investor saham Indonesia yang memiliki ilmu dasar dan teknik analisa yang baik sehingga bisa mendapatkan profit yang optimum dari bursa saham Indonesia. Aplikasi ini semacam “baby sitting” untuk investor sehingga nantinya mereka dapat menjadi investor yang mandiri dalam melakukan analisa sebelum mengambil keputusan jual beli saham nya di IDX (Bursa Saham Indonesia)

Saat ini aplikasi sudah bisa didownload di Google Playstore untuk perangkat Android, sedangkan untuk perangkat berbasis iOS akan segera diluncurkan setelah proses approval dari AppStore dikeluarkan. Namun bagi yang hendak mencoba layanan ini selama 7 hari bisa mengakses melalui mobile browser pada alamat https://personal.temantrader.com

Jadilah INVESTOR ANDALAN BERSAMA TETRA X CHANGE

 

10 Saham Pilihan TEMAN TRADER 2018

Masih bingung menentukan pilihan saham saham apa yang bisa dikoleksi untuk tahun 2018?

Mencari saham saham dengan potensi upside diatas 20% ?

Ini adalah 10 Saham Pilihan versi TEMAN TRADER untuk tahun 2018

TLKM (PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk)

Sektor  : Infrastructure

Kinerja Saham TLKM cenderung turun, mengalami pelemahan sejak awal Agustus hingga awal November 2017, berpotensi berbalik arah hingga menguat di level 5100.

Trading Plan TLKM 

  • Last Price (23/12/2017) : 4300
  • Entry Price : 4300
  • Exit Price : 5100
  • Stop Loss : 4000
  • Potential Upside/Gain : 19%

 

INCO (PT Vale Indonesia, Tbk)

Sektor : Mining 

Kinerja Saham INCO cenderung uptrend, mengalami penguatan sejak pertengahan tahun 2017 hingga saat ini, setelah menguji support di area 2600 INCO kembali berpotensi melanjutkan trend jika break 3120 dan target selanjutnya hingga 3600.

Trading Plan INCO 

  • Last Price   (22/12/2017) :2800
  • Entry Price : 2700
  • Exit Price :  3600
  • Stop Loss : 2520
  • Potential Upside/Gain : 33%

 

SMRA (PT Summarecon Agung, Tbk)

Sektor : Property

Kinerja saham SMRA cenderung downtrend , mengalami penurunan dari awal tahun hingga awal Desember 2017, berpotensi mengalami reversal hingga menyentuh level 1275.

Trading Plan SMRA

  • Last Price   (22/12/2017) :935
  • Entry Price : 930
  • Exit Price : 1275
  • Stop Loss : 825
  • Potential Upside/Gain : 37%

 

PTPP (PT PP (Persero), Tbk)

Sektor : Property Sub Konstruksi

Kinerja saham PTPP cenderung downtrend, mengalami pelemahan harga sejak awal tahun hingga akhir tahun 2017, berpotensi mematahkan trend setelah membuat higher low di area 2360, dan melanjutkan berganti trend hingga menembus level 3000-3500.

Trading Plan PTPP

  • Last Price   (22/12/2017) :2590
  • Entry Price : 2530
  • Exit Price : 3500
  • Stop Loss : 2350
  • Potential Upside/Gain : 38%

 

JPFA (PT Japfa Comfeed, Tbk)

Sektor : Basic Industry 

Kinerja saham JPFA cenderung sideways sejak pertengahan tahun 2017 hingga saat ini, setelah menguji level support di area 1200, JPFA berpotensi berbalik arah dan naik hingga 1800 jika mampu break di area

Trading Plan JPFA 

  • Last Price   (22/12/2017) :1280
  • Entry Price : 1250
  • Exit Price :1800
  • Stop Loss : 1150
  • Potential Upside/Gain : 43%

 

MEDC (PT Medco Energy, Tbk)

Sektor : Mining

Kinerja saham MEDC cenderung uptrend sejak awal tahun hingga saat ini, setelah mengalami koreksi yg cukup dalam hingga 670  MEDC berpotensi melanjutkan penguatan hingga 1230.

Trading Plan MEDC 

  • Last Price   (22/12/2017) :895
  • Entry Price : 860
  • Exit Price :1230
  • Stop Loss : 800
  • Potential Upside/Gain : 43%

 

PGAS (PT Perusahaan Gas Negara (Persero), Tbk)

Sektor : Infrastructure 

Kinerja saham PGAS cenderung downtrend sejak awal tahun hingga Oktober  lalu, setelah menguji support di area 1550 , PGAS berpotensi besar berbalik arah hingga 2100-2500

Trading Plan PGAS 

  • Last Price   (22/12/2017) :1740
  • Entry Price : 1715
  • Exit Price :2500
  • Stop Loss : 1550
  • Potential Upside/Gain : 45%

 

ELSA (PT Elnusa, Tbk)

Sektor : Mining 

Kinerja saham ELSA cenderung uptrend sejak awal agustus lalu hingga saat ini , setelah menguji support 340 ELSA berpotensi melanjutkan trend hingga 540.

Trading Plan ELSA 

  • Last Price   (22/12/2017) :356
  • Entry Price : 350
  • Exit Price :540
  • Stop Loss : 330
  • Potential Upside/Gain : 50%

 

TRAM (PT Trada Alam Minera, Tbk)

Sektor : Infrastructure 

Kinerja saham TRAM cenderung sideways sejak akhir Agustus 2017, berpotensi melanjutkan penguatan hingga menyentuh level 257.

Trading Plan TRAM 

  • Last Price   (22/12/2017) :162
  • Entry Price : 155
  • Exit Price :257
  • Stop Loss : 140
  • Potential Upside/Gain : 65%

 

ERAA (PT Era Jaya Swasembada, Tbk)

Sektor : Trade

Kinerja saham ERAA cenderung uptrend sejak awal tahun 2017 hingga saat ini, setelah mengu level support 710, eraa kembali berpotensi melanjutkan trend hingga menyentuh level resist 950-1200.

Trading Plan ERAA

  • Last Price   (22/12/2017) :775
  • Entry Price : 760
  • Exit Price :1200
  • Stop Loss : 650
  • Potential Upside/Gain : 76%

 

Demikianlah 10 Saham Pilihan TEMAN TRADER untuk tahun 2018.

Semoga tahun 2018 menjadi tahun yang baik untuk kita semua dan apa yang telah kita sampaikan bisa dijadikan pedoman dan pegangan investasi dan trading untuk tahun depan

 

Team Analyst TEMAN TRADER

 

 

 

 

 

 

 

Market Outlook dan Proyeksi Sektor 2018

Tahun 2018 sudah di depan mata. Banyak investor dan trader yang mulai khawatir mengenai tahun 2018 ini karena dua hal : dari dalam negeri ada sentimen PILKADA serempak  dan dari siklus ada kecemasan mengenai ‘wabah 10 tahun’ yang biasanya menyambangin financial market setelah 1998 ada Krisis Asia, 2008 ada Sub Prime Mortgage.

Bagaimana Market Outlook 2018 menurut TEMAN TRADER ?

  1. Berhati hati terhadap investasi yang kita miliki harus perlu ada, namun jangan dibayang-bayangi oleh kecemasan yang serious karena semua bisa diantisipasi dengan pendekatan analisa teknikal unutk mengetahui Entry dan Exit yang tepat
  2. Beberapa stimulus ekonomi positif justru baru saja terjadi di Dunia dan Indonesia. Pengesahan RUU Reformasi Pajak Korporasi telah memberikan ruang bagi korporasi di Amerika untuk menikmati beban pajak yang lebih ringan hingga penghematan 12%; yang oleh sebagian besar perusahaan akan digunakan untuk meningkatkan belanja pegawai dan investasi baru bagi pengembangan usahanya. Hal ini akan makin menggairahkan ekonomi
  3. Di dalam negeri sendiri dengan dinaikkannya Rating Indonesia dari BBB- menjadi BBB akan membuat pressure biaya resiko utang tinggi akan lebih rendah dan mampu menarik Foreign Direct Investment ke Indonesia

Secara teknikal dalam kondisi market yang sedang uptrend hingga Jumat lalu, IHSG diproyeksikan akan tetap uptrend selama paruh pertama 2018 dan bisa mencapai level 7000 sekitar bulan May 2018

 

 

 

 

 

Untuk masing masing sektor di Bursa Efek Indonesia, berikut ulasan dari team Analyst TEMAN TRADER

MINING

Yang termasuk dalam kelompok ini diantaranya ADRO, ITMG, HRUM, ELSA, INCO, DOID, BUMI

Kinerja sektor mining cenderung uptrend setelah mengalami koreksi sejak awal november 2017, dengan di dorongnya comodity yang berpeluang  melanjutkan kenaikannya , sektor mining berpotensi berbalik arah dan melanjutkan trend hingga ke level 1657-1900

PROPERTY

Yang termasuk dalam kelompok ini diantaranya BSDE, CTRA, SMRA, PTPP, WSKT, WIKA, ADHI 

Kinerja sektor property cenderung downtrend , mengalami pelemahan sejak pertengahan bulan july hingga pertengahan bulan desember 2017, di dorong dengan kenaikannya saham-saham konstruksi berpotensi berbalik arah hingga awal tahun di level 500.

AGRI

Yang termasuk dalam kelompok ini diantaranya AALI, LSIP, BWPT, TBLA, SGRO, UNSP

Kinerja sektor AGRI cenderung downtrend disertai dengan rata rata kinerja yang mengalami koreksi sejak awal tahun 2017 hingga akhir tahun 2017, berpotensi membentuk pola double bottom di area 1496 dan reversal kembali menuju area 1950

 

 

 

CONSUMER

Yang termasuk dalam kelompok ini diantaranya UNVR, HMSP, GGRM, AISA

Kinerja Sektor Consumer cenderung uptrend setelah cukup dalam terkoreksi hingga menyentuh level support dan kembali menguat hingga akhir tahun 2017, berpotensi melanjutkan penguatan hingga pertengahan tahun 2018 di level 3000.

 

TRADE

Yang termasuk dalam kelompok ini diantaranya SCMA, MNCN, UNTR, AKRA

Kinerja sektor Trade cenderung sideways atau tertahan sejak awal bulan april hingga november 2017, terjadi pelemahan hingga menyentuh level 880. berpotensi mengalami penguatan trend hingga awal tahun di level 930 dan melanjutkan trend hingga 970

 

INFRASTRUCTURE

Yang termasuk dalam kelompok ini diantaranya TLKM, ISAT, EXCL,JSMR, INDY, TRAM, SMDR, SOCI

Kinerja  Sektor Infrastructure cenderung downtrend, mengalami pelemahan harga sejak pertengahan Agustus hingga awal Desember, berpotensi melanjutkan penguatan hingga level 1250 jika mampu menembus level 1161.

 

BASIC INDUSTRY

Yang termasuk dalam kelompok ini diantaranya INTP, SMGR, INKP, BRPT, TKIM

Kinerja Sektor industri dasar cenderung uptrend disertai dengan rata rata kinerja yang mengalami penguatan sejak awal tahun 2017 hingga akhir tahun 2017, berpotensi melanjutkan penguatan hingga pertengahan tahun 2018 di level 800.

MISC INDUSTRY

Yang termasuk dalam kelompok ini diantaranya ASII, AUTO, SRIL, GJTL

Kinerja sektor misc industry cenderung uptrend, mengalami pelemahan harga sejak awal pertengahan bulan april hingga akhir september, berpotensi melanjutkan penguatan hingga pertengahan tahun 2018 di level 1700 jika mampu menembus level 1415.

FINANCE

Yang termasuk dalam kelompok ini diantaranya BMRI, BBCA, BBRI, BBNI

Kinerja Sektor Finance cenderung uptrend setelah sejak awal tahun 2017 hingga akhir tahun 2017,dengan didorongnya lajur pertumbuhan ekonomi yg meningkat dari 5% menjadi 5.1%, sektor finance berpotensi melanjutkan penguatan hingga pertengahan tahun 2018 di level 1180.

Demikianlah keseluruhan Market Outlook dan Proyeksi Sektor IHSG untuk 2018 dengan menggunakan pendekatan Analisa Teknikal

Semoga informasi yang disajikan dapat membantu keputusan investasi dan trading di tahun depan

Selamat berlibur dan Happy New Year

 

Team TEMAN TRADER

 

 

 

 

 

BITCOIN : INVESTASI ATAU SPEKULASI


 

 

Pada tanggal 20 Desember 2017; Founder TEMAN TRADER  menjadi nara sumber pada kegiatan POWER TALK yang diselenggarakan oleh IDX INCUBATOR bekerjasama dengan TECHNOBUSINESS.ID dan TRIPAL.CO

Berikut ini adalah rangkuman kegiatan dan diskusi yang dimuat di www.technobusiness.id

Jakarta, TechnoBusiness ID . Dunia sedang dihebohkan dengan yang namanya Bitcoin, salah satu mata uang digital (cryptocurrency). Selain Bitcoin, ada Bitcoin Cash, Bitcoin Gold, Ethereum, Litecoin, Ripple, dan lain sebagainya.

Mata uang digital, terutama Bitcoin, menjadi heboh lantaran belakangan nilainya naik berkali lipat. Bahkan, per Jumat (22/12) pukul 6.30 pagi WIB, satu Bitcoin sudah seharga Rp244,5 juta atau setara dengan satu unit apartemen dua kamar tidur di Meikarta buatan Lippo Group yang juga sedang jadi bahan pembicaraan di Tanah Air.

Pertanyaannya, apa itu Bitcoin? Bagaimana kok harganya bisa tiba-tiba melonjak tajam? Jawaban yang sebenarnya memang masih misterius, semisterius siapa pencipta dan akan ke mana arahnya.

Dalam acara PowerTalks.ID yang digelar TechnoBusiness Indonesia, IDX Incubator, dan Tripal.co di Jakarta, Rabu (20/12) malam, Luqman El Hakim Syamlan, pendiri sekaligus Chief Executive Officer PT Tetra Impressa Investama (Teman Trader), berpendapat bahwa Bitcoin dan sejenisnya masih tergolong spekulasi.

“Harganya naik karena banyak yang membeli, dan itu sifatnya ikut-ikutan,” ungkap Lukman yang menjadi narasumber acara rutin bulanan itu. “Bitcoin juga rentan risiko seperti risiko pasar, risiko likuiditas, risiko teknologi, dan risiko regulasi.”

Luqman membandingkan, untuk mencapai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke level 6.000, pasar modal di Indonesia membutuhkan waktu 40 tahunan. Sebab, nilai saham setiap emiten dibatasi kenaikan dan penurunannya. Regulasinya pun jelas.

Sementara Bitcoin tidak. “Orang-orang yang membeli dengan harga rendah lalu sekarang harganya tinggi, satu saat pasti akan merealisasikan keuntungannya. Kalau tiba-tiba banyak yang menjual?”

Berbeda dengan Luqman, seorang professional crypto trader Yonathan Dinata mengatakan bahwa Bitcoin merupakan media investasi. “Ini adalah produk teknologi yang menjadi alat pembayaran tanpa batas negara seperti mata uang konvensional. Kita bisa bertransaksi dengan mata uang digital ke berbagai negara tanpa batas dan dalam waktu singkat,” katanya yang juga menjadi narasumber dalam talk show tersebut.

Yonathan juga yakin harga Bitcoin tidak mungkin turun karena jumlahnya terbatas dan peminatnya semakin banyak. Tidak hanya itu, merchant-merchant di berbagai negara pun semakin banyak yang menerima Bitcoin sebagai alat pembayaran.

Sekarang ini asal beli saja bisa untung karena harganya terus naik. Tapi, jika takut uangnya hilang, kata dia, sebaiknya melakukan diversifikasi dengan produk investasi yang lain. Kalau perkara risiko regulasi, “Itu seperti kehadiran taksi online yang regulasinya selalu menyusul,” ujarnya.

Li Merlina, founding member Indonesian Blockchain Network, yang juga hadir dalam acara yang dipandu oleh Kevin Wu, pendiri Tripal.co, itu menyatakan jumlah Bitcoin yang diterbitkan di seluruh dunia sudah dibatasi sebanyak 21 juta koin. Kini, yang sudah “ditambang” sekitar 18 juta koin.

Namun, seperti tema yang diangkat “Bitcoin: Investasi atau Spekulasi?”, menurut Luqman, sekarang ini masih spekulasi. “Untuk bisa disebut sebagai alat investasi, harus dibuktikan oleh waktu, setidak-tidaknya tiga tahun ke depan,” ungkapnya.●

—Purjono Agus Suhendro, TechnoBusiness ID ● Foto-Foto: TechnoBusiness ID

sumber : http://technobusiness.id/bitcoin-investasi-atau-spekulasi/

Manual Penggunaan Aplikasi TETRA X-CHANGE

Untuk kemudahan dan memberikan informasi mengenai cara penggunaan Aplikasi TETRA X-CHANGE untuk layanan TETRA PERSONAL , berikut adalah user manual penggunaan aplikasi dan video mengenai struktur menu TETRA X-CHANGE

  1. Panduan Penggunaan : Download File Penggunaan TETRA X_CHANGE
  2. Video Youtube :  Tonton Youtube Penjelasan Menu TETRA X-CHANGE

Semoga dua informasi yang disajikan dapat membantu untuk penggunaan Aplikasi TETRA X-CHANGE secara optimal