IDX Direction 17 Juli 2018 : Index Sideways di Rentang 5873-5960, Perhatikan saham TRADE dan FINANCE

SENTIMEN GLOBAL DAN KOMODITAS

Bursa saham global di New York ditutup mixed dengan DOW positif dan S&P Nasdaq negatif. Saham saham finansial menjadi faktor penggerak bursa dunia setelah laporan keuangan menunjukkan hasil diatas ekspektasi analis. DOW naik 44.95 ditopang oleh naiknya saham JP Morgan Chase. Bank of America naik +4.31% dan membuat kelompok saham finansial meroket +1.8%. Naiknya saham saham finansial tidak didukung oleh menguatnya saham kelompok energi dan teknologi. S&P turun -0.1% setelah kelompiok saham energi yang turun -1.2% menahan naiknya saham finansial, mengikuti tergelincirnya harga minyak dibawah USD 70 per barrel. Nasdaq terkoreksi -0.3% setelah saham Netflix turun -9% karena laporan keuangan menunjukkan rendahnya penetrasi pelanggan baru di domestik dan internasionalnya.

Ekspektasi analis untuk kuartal ini adalah pertumbuhan laba 20% dibanding kuartal sama tahun lalu. Saat ini baru 5.7% perusahaan S&P500 menyampaikan laporan keuangannya. Dari data yang telah disajikan 86% mencatatkan pertumbuhan rata rata 20.1%; hal ini dirangkum ole FactSet.

Naiknya penjualan retail +0.5% mendongkrak sentimen yield surat utang Amerika. Yield untuk term 2 tahun mencapai level tertinggi sejak Agustus 2008 di 2.611%. Yield surat utang 10 tahun  saat ini pada level 2.856%. US Dollar Index turun -0.25% ke 94.51 setelah market menunggu pernyataan dari The Fed chairman di Senat Amerika. Selama ini Dollar menguat karena harapan yang tinggi bahwa akan terjadi kenaikan suku bunga secara berkala disamping posisi Amerika sebagai market leader bila terjadi gangguan di perdagangan global.

Harga minyak turun -4.2% ke level UDS 68.06 per barrel setelah pemerintah  Amerika menyatakan akan memberikan pengecualian kepada negara negera pembeli minyak Iran untuk dapat melanjutkan transaksi impor nya. Tinggi nya harga minyak sebulan lalu didasari oleh dua hal : terganggunya beberapa ladang minyak di Libya dan Canada, serta sanksi ekonomi terhadap Iran dan embargo ekspor minyak dari Iran

Komoditas Naik :  batubara, CPO

Komoditas Turun : minyak, emas, timah, dan nikel

Potensi Aktif : PTBA

REVIEW DAN POTENSI IDX HARI INI

Index saham di IDX ditutup melemah -0.7% ke level 5905.16 setelah sebagian besar sektor melemah. Index sempat dibawa menguji level EMA7 5873 sebelum memantul kembali dan tetap dalam posisi short term uptrendnya. Index gagal masuk di area resisten 5944 yang sudah 2x hendak ditembus. Area ini adalah area gap antara 5988-5944 yang menjadi resisten nya. Kelompok PROPERTY, BASIC-IND, INFRA dan CONSUMER kemarin terkoreksi dibawah -1%. Hanya TRADE dan FINANCE yang sedikit positif. Volume perdagangan kemarin rendah dan dibawah VMA5 dan VMA20 nya.

Hari ini index bergerak dalam rentang sideways 5873-5960. Kondisi index yang masih short term uptrend dengan MA telah Golden Cross memberikan harapan untuk penguatan lanjutan. Apalagi kemarin index telah menguji area support 5889-5873 dan memantul . Fokus pada kelompok saham TRADE dan FINANCE disamping potensi rebound dari kelompok MISCIND, BASICIND dan CONSUMER

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Index Sideways di Rentang 5873-5960, Perhatikan saham TRADE dan FINANCE

SAHAM WATCHLIST HARI INI

Berapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : BBNI BBTN SSIA KOBX   (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade : DYAN FINN CLEO   (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20

Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

ANNOUNCEMENT TETRA

Masih bayar untuk punya STOCKPICK ?  Bayar mahal tapi gak dapat cuan ? Gimana kalau kita kasih GRATIS tapi bisa CUAN. Dapatkan semuanya GRATIS di TETRA X CHANGE Apps. Aplikasi smartphone  untuk Stock Rekomendasi Harian dan Konsultasi Saham Online. Tersediia untuk perangkat Android dan iOS. DOWNLOAD di http://bit.ly/DownloadTXC

Ikuti Workshop Kebebasan Finansial Batch 3 di Jakarta tanggal 25-26 Agustus 2018. Tempat sangat terbatas hanya tersedia 8 seats lagi. Daftar sekarang sebelum harga naik di 25 Juli 2018. http://bit.ly/BebasFinansialJKT2

CHART PENDUKUNG

IDX Direction 13 Juli 2018 : Index Golden Cross EMA7 dan MA20, Potensi Lanjutan Short Term Uptrend

SENTIMEN GLOBAL DAN KOMODITAS

Bursa saham global di New York ditutup menguat tajam setelah berita perang tarif mulai memudar dan market kembali fokus ke rilis laporang keuangan  serta aksi korporasi lainnya. Nasdaq naik +1.4% setelah saham FB dan Amazon mencapai rekor nilai tertingginya. Saham Microsoft dan Alphabet Google juga mencapai puncak intra-day nya. DOW naik tajam 224 point dan makin mendekati level psikologis 25000 nya kembali dengan Intel dan Cisco sebagai performer terbaik. S&P menguat +0.9% dengan saham saham teknologi menguat +1.8%.

Yield surat utang Amerika menguat  ke level 2.856% setelah data ekonomi menunjukkan Consumer Price Index (inflasi) mencapai level tertinggi yang diannualisasi ke 2.9%. Ini adalah penambahan tertinggi selama 6 tahun. Selain itu data claim pengangguran mingguan juga turun ke 214.000 dari ekspektasi 230.000. Baiknya data data ekonomi ini membuat US Dollar makin perkasa terhadap mata uang Yen, mencapai nilai tertinggi dalam 6 bulannya. US Dollar Index stabil di level 94.79 yang merupakan level tertinggi sejak 3 Juli 2018.

Harga minyak turun tipis 5 sen ke level UDS 70.33 per barrel setelah Libya kembali mulai melakukan ekspornya kembali. Dengan kembalinya supply dari Libya sekitar 850ribu barrel per hari membuat kekhawatiran akan supply minyak menjadi pudar dan harga pun mulai mencapai level normal kembali.

Komoditas Naik :  minyak, emas, timah, nikel dan karet

Komoditas Turun : batubara dan CPO

Potensi Aktif : ELSA, MEDC, ANTM, INCO, PSAB, TINS, KMTR

REVIEW DAN POTENSI IDX HARI INI

Index saham di IDX ditutup menguat +0.2% ke level 5907.87 dan makin menjauh dari level supportnya di 5831. Secara teknikal peluang short term uptrend terbuka setelah kemarin posisi EMA7 sudah di atas MA20 nya (5835 vs 5833). Volume perdagangan stabil di atas level VMA 5 dan VMA 20. Investor asing masih mencatatkan Net Buy 148.98M. Saham kelompok INFRA, FINANCE, MISC-IND menjadi penggerak perdagangan kemarin.

Hari ini index mencoba untuk melanjutkan penguatan kembali untuk menguji resisten 5898 yang merupakan MA 60 nya. Sentimen global yang positif diharapkan bisa menjadi katalis untuk penguatan pada saat market cenderung memiliki potensi profit taking setelah 4 hari dalam zona BULLISH. . Hampir semua sektor potensial untuk hari ini dengan FINANCE, MISC-IND dan INFRA mejadi prioritas

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Sentimen Global Positif, Index Telah Golden Cross di area 5833  untuk Short Term Uptrend

SAHAM WATCHLIST HARI INI

Berapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : ANTM BUMI IMJS MCAS MPPA TARA TOWR    (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade : LPPS ISAT BRPT PADI AGRO EXCL FAST BULL BGTG  (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20

Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

ANNOUNCEMENT TETRA

Diskon 50% dengan kode diskon : JUARABOLA2018

Kapan lagi mendapatkan layanan Decision Support System Trading saham cuma Rp 100.000 untuk 1 bulan. Diskon berlaku untuk upgrade dari LITE ke PRIME dengan masa laku 1 bulan dan 3 bulan (paket I dan paket H)

Berlaku hingga 16 Juli 2018.

CHART PENDUKUNG

 

IDX Direction 12 Juli 2018 : Menjauh dari Support 5831. Potensi Golden Cross Dibayangi Sentimen Negatif Global.

SENTIMEN GLOBAL DAN KOMODITAS

Bursa saham global di New York ditutup turun sebagai respond atas keluarnya daftar produk China yang terkena bea masuk tambahan 10% ke Amerika. Kehawatiran akan adanya akis serupa dari China telah membuat index terkoresi dari kenaikannya 4 hari berturut turut. DOW turun 219 point setelah saham Caterpillar, DowDuPont dan Chevron menjadi 3 saham turun paling dalam. Emiten dengan porsi revenue luar negeri besar menjadi saham yang paling banyak terkoreksi. S&P turun -0.7% setelah saham saham kelompok Energi turun lebih dari -2% menyikapi terkoreksinya harga minyak yang turun dibawah 5%. Nasdaq turun -0.6%

Reaksi market terhadap pengumuman ini menunjukkan masih sensitif nya pelaku pasar terhadap berita mengenai perang tarif; padahal tarif itu sendiri baru akan berlaku paling cepat akhir Agustus 2018. Market masih menyisakan harapan dari peluang bagusnya lapora keuangan emiten yang dirilis bulan ini serta masih ramainya rencana korporasi termasuk akuisisi perusahaan media.

Ekspektasi analis adalah 86% emiten akan mencatatkan pertumbuhan laba dengan rata rata kenaikan tahunan 24.08% Pasar masih menunggu keluarnya laporan keuangan dari perbankan besar seperti Citigroup, JP Morgan dan Wells Fargo yang akan rilis minggu ini.

Yield surat Utang Amerika melemah mengikuti arah Wall Street yang terpicu oleh kekhawatiran perang tarif. Yield surat utang 10 tahun turun ke level 2.84%

US Dollar menguat karena dua hal : perang tarif dan data mengenai naiknya harga produsen yang dapat mengindikasikan peluang percepatan kenaikan suku bunga kembali 2x tahun ini. US Dollar Index naik+0.7% ke level 94.77 setelah melemahnya Yen dan Yuan. China perlu melemahkan valutanya guna mendorong ekspor lebih kompetitif saat tarif baru diberlakukan. Yuan melemah -1.2% menuju level terendah selama 11 bulannya.

Harga minyak turun -5% dan menjadi penurunan terburuk tahun ini dibayangi oleh 3 sentimen : imbas perang tarif, kembal beroperasinya ladang minyak Libya serta peningkatan produksi minyak Saudi. Masalah supply menjadi concern terbaru setelah sebelumnya minyak menikmati harga tertinggi akibat terganggunya supply dari Canada, Libyra dan Venezuela. WTI turun USD 3.73 per barrel ke level USD 70.38

Komoditas Naik : batubara

Komoditas Turun : minyak, emas, timah, nikel, CPO dan karet

Potensi Aktif : PTBA, HRUM, INDY, PTRO,ADRO, ITMG

REVIEW & POTENSI IDX HARI INI

Index saham di IDX ditutup menguat +0.2% ke level 5983.36   di akhir sesi perdagangan sebesar setelah sempat terjadi roller coaster sejak sesi pagi. Index sempat dibawa meyentuh support MA20 dan 5831 dibayangi kekhawatiran oleh sentimen global terkait perang tarif. Saham kelompok MINING dan MISCIND membawa index tetap positif pada saat terjadi tekanan pada sektor PROPERTY dan TRADE. Volume perdagangan meningkat dan berada diatas VMA5 VMA20 nya. Investor asing masih mencatatkan net buy senilai 502M nyaris 2x lipat dari hari sebelumnya

Hari ini index mencoba untuk tetap bertahan dan menjauh diatas level 5831-5848. Kekhawatiran akan munculnya koreksi  perlu diperhatikan mengingat ada sentimen negatif perdagangan setelah Trump mengumumkan daftar produk China yang terkena bea 10% . Bila kenaikan index berlanjut maka ada resisten kuat di area 5944-5988  di sekitar area DOWNTREND line nya.  Index berpotensi Golden Cross antara EMA7 dan MA20 nya untuk konfirmasi short term uptrend. Kelompok saham AGRI dan FINANCE bisa menjadi perhatian disamping kelompok saham CONSUMER dan BASIC-IND

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Berusaha Menjauh dari Level Support 5831-5848. Mencoba Pola Uptrend dengan MA Golden Cross dengan Dibayangi Sentimen Global Negatif

SAHAM WATCLIST HARI INI

Berapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : ASII BBKP INCO PTBA HOKI     (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade : RBMS SMCB IMJS INDR FIRE ANTM MLPL KAEF (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20

Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

ANNOUNCEMENT TETRA

Masih bayar untuk punya STOCKPICK ?  Bayar mahal tapi gak dapat cuan ? Gimana kalau kita kasih GRATIS tapi bisa CUAN. Dapatkan semuanya GRATIS di TETRA X CHANGE Apps. Aplikasi smartphone  untuk Stock Rekomendasi Harian dan Konsultasi Saham Online. Tersediia untuk perangkat Android dan iOS. DOWNLOAD di http://bit.ly/DownloadTXC

CHART PENDUKUNG

 

IDX Direction 11 Juli 2018 : Index Mencoba Bertahan di Atas Level 5831-5848

SENTIMEN GLOBAL DAN KOMODITAS

Musim laporan keuangan emiten Bursa Global di New York menjadi faktor penggerak indeks. DOW naik 143 poin dengan saham DowDuPont dan P&G sebagai 2 saham yang menguat paling tinggi. Naiknya DOW kemarin menjadi kenaikan hari ke empat perdagangan. S&P bertambah +0.4% yang merupakan level tertinggi sejak 1 Feb setelah saham saham Telekomunikasi dan Consumer naik sekurangnya 1%. Hanya Nasdaq cenderung ditutup flat di level 7759.20 .

Ekspektasi analis adalah 86% emiten akan mencatatkan pertumbuhan laba dengan rata rata kenaikan tahunan 24.08% Pasar masih menunggu keluarnya laporan keuangan dari perbankan besar seperti Citigroup, JP Morgan dan Wells Fargo yang akan rilis minggu ini.

Dari sektor perdagangan, Presiden Amerika merilis data produk China yang akan dikenakan tarif impor 10% ke Amerika. Nilai dari produk ini sekitar USD 200 milyar. Implementasi tarif ini baru akan berlaku sekitar 2 bulan dari sekarang mengingat harus melalui proses di Congress yang akan melakukan dengar pendapat pada 20-23 Agustus bulan depan. Muncul nya data ini akan mempengaruhi index saham di perdagangan hari Rabu.

Yield surat Utang Amerika melanjutkan penguatannya ke level 2.869% masih  terkait data ekonomi pekerjaan dan upah. US Dollar index menguat ke level 94.23 naik 0.16% setelah market fokus kepada laporan keuangan dan bukan pada perang tarif. Namun pengumuman list produk impor dari China akan membuat terjadinya tekanan kepada yield  dan USD tersebut ke depan.

Harga minyak mentah naik 26  cent ke level USD74.11  per barrel. Kenaikan harga akibat masih munculnya gangguan supply dari lapangan minyak Norwegia karena mogok kerja. Namun kenaikan harga ter-offset dengan munculnya kemungkinan Amerika akan menerapkan beberapa pengecualian terhadap pembeli minyak dari Iran untuk bisa melakukan impor dengan jumlah dan sampai batas waktu tertentu.

Komoditas Naik : Minyak, timah, nikel,batubara

Komoditas Turun : CPO dan karet

Potensi Aktif : ELSA, MEDC,  TINS, INCO, PTBA, HRUM, INDY, PTRO,ADRO, ITMG

IDX REVIEW DAN POTENSI HARI INI

Index saham di IDX ditutup menguat +1.3% dan ditutup pada level 5881.76. Index berhasil keluar dari area konoslidasi 5800 dan break out dari level resisten 5831 nya. Posisi index saat ini berada diatas MA20 daily di 5848.  Kenaikan ini didorong oleh menguatnya 3 sektor : CONSUMER, BASIC IND, dan PROPERTY yang menguat diatas 2%. Hanya sektor AGRI yang melemah dari 9 sektor yang ada. Volume perdagangan kemarin meningkat  dari hari sebelumnya dan diatas VMA5 nya. Asing kembali mencatatkan net buy 265M, meningkat 3x dibandingkan hari sebelumnya

Hari ini index mencoba untuk tetap bertahan diatas level 5831-5848. Kekhawatiran akan munculnya profit taking perlu diperhatikan mengingat ada sentimen negatif perdagangan setelah Trump mengumumkan daftar produk China yang terkena bea 10% . Bila kenaikan index berlanjut maka ada resisten kuat di area 5944-5988  di sekitar area DOWNTREND line nya.  Kelompok saham BASICIND dan CONSUMER bisa kembali menjadi fokus disamping PROPERTY, INFRA dan TRADE

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Mencoba Bertahan diatas level 5831-5848. Mencermati Daftar Tarif Amerika terhadap Produk China. Saham BASICIND dan CONSUMER Bisa Jadi Perhatian

SAHAM WATCHLIST HARI INI

Berapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : AKRA ERAA INDF INKP KLBF MYOR BULL    (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade : MICE SRIL HOKI INDR IMAS JPFA MAIN IKAI (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20

Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

ANNOUNCEMENT TETRA

Masih bayar untuk punya STOCKPICK ?  Bayar mahal tapi gak dapat cuan ? Gimana kalau kita kasih GRATIS tapi bisa CUAN. Dapatkan semuanya GRATIS di TETRA X CHANGE Apps. Aplikasi smartphone  untuk Stock Rekomendasi Harian dan Konsultasi Saham Online. Tersediia untuk perangkat Android dan iOS. DOWNLOAD di http://bit.ly/DownloadTXC

CHART PENDUKUNG

IDX Direction 10 Juli 2018 : Potensi Uji Resisten 5837 Untuk Reversal ke Minor Uptrend

SENTIMEN GLOBAL DAN KOMODITAS

Bursa Global di New York kembali mencatatkan penguatan lanjutannya setelah mulai meredanya berita berita mengenai perang tarif dagang antara Amerika dan mitra utama perdagangannya. DOW naik 320 point setelah saham JP Morgan Chase, Goldman Sachs dan Caterpillar  menjadi 3 saham dengan kenaikan tertinggi. S&P naik +0.7% setelah saham kelompok Keuangan naik +2.3%. Nasdaq menguat +0.9% setelah saham Amazon, Netflix dan Apple naik diatas +1%.

Sentimen posittif dari data ekonomi  yang rilis hari Jumat menunjukkan sepanjang Juni, Amerika telah mencetak 213 ribu lapangan kerja lebih tinggi dari ekspektasi analis sebanyak 190ribu. Angka pengangguran naik tipis ke level 4% dari 3.8%. Sedangkan kenaikan upah +2.7% sedikit dibawah ekspektasi +2.8%. Hal ini masih menjadi penyokong kenaikan index kembali.

Pasar akan mulai mencermati periode laporan keuangan untuk Semester Pertama 2018. Saham saham perbankan dominan seperti Citigroup, JP Morgan Chase dan Wells Fargo akan menjadi pembuka musim ini dengan ekspektasi pertumbuhan earning 20%

Yield surat Utang Amerika sedikit menguat terimbas 3 faktor : redanya ketegangan tarif dagang, imbas penguatan Wall Street dan data pekerjaan. Yield naik ke level 2.858% setelah sebelumnya hanya di level 2.829%. Mundurnya Menteri Luar Negeri Inggris yang pro Brexit membuat Euro melemah terhadap Dollar dan membuat US Dollar Index naik tipis 0.05% ke level 94.09.

Harga minyak mentah naik 5 cent ke level USD 73.85 per barrel masih dipayungi oleh sentimen soal supply : dihentikannya pasokan minyak Iran oleh embargo ekonomi Amerika dan masih belum kembalinya ke level normal supply dari Libya dan Venezuela.

Komoditas Naik : Minayk, emas, timah, nikel, batubara

Komoditas Turun : CPO dan karet

Potensi Aktif : ELSA, MEDC,  ANTM, PSAB, PTBA, HRUM, INDY, PTRO,ADRO, ITMG

REVIEW IDX DAN POTENSI HARI INI

Index saham di IDX ditutup menguat mendekati level 2% dan diitutup di angka 5807 sedikit diatas area konsolidasi 5800-nya. Penguatan ini didorong oleh menguatnya saham saham FINANCE, BASICIND, MINING, INFRA, PROPERTY dan BASICIND yang menguat rata rata diatas 1.8%. Volume perdagangan menguat dan berada tepat di VMA 5 nya. Asing mencatatkan Net Buy senilai 75.76M di perdagangan kemarin.

Hari ini index mencoba untuk menguji level resisten di 5831. Sentimen global di Wall Street yang mulai positif menjelang periode penyampaian laporan keuangan akan juga berpengaruh ke market Regional, apalagi dengan mulai redanya berita soal tarif dagang. Posisi saat ini masih SIDEWAYS DOWN karena belum membentuk pola upltrend. harga masih berada dibawah garis downtrend nya dan masih dibawah MA20. Saham kelompok PROPERTY, MINING, INFRA, FINANCE masih bisa menjadi fokuks hari ini, disamping peluang spekulasi dari saham saham MISCIND yang kemarin membentuk DOJI Pattern.

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Uji Area Resisten 5831, Saham FINANCE, INFRA dan PROPERTY Bisa Tetap Menjadi Perhatian

SAHAM WATCHLIST HARI INI

Berapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : ACES ACST BBCA BBRI BNLI CPIN EXCL INTA    (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade : FINN SMCB MEDC BKSL PGAS JSMR ARMY BBTN   (hanya berlaku hari ini)

ANNOUNCEMENT TETRA

HARI TERAKHIR !! Dapatkan harga early bird untuk workshop Kebebasan FInansial dari Bursa Saham untuk event Semarang. 

Tanggal 11 July menjadi harga normal Rp 1.3juta (untuk member PRIME) dan Rp 1.5 juta (untuk umum dan LITE). 

Segera lakukan pendaftaran dan pembayaran sebelum harga naik. Manfaatkan kesempatan untuk dapatkan harga lebih murah Rp 300.000 atau 30% dari harga normalnya. 

Klik http://bit.ly/SMGHidupBebasTETRA atau dari Menu SMART STEP EVENT pada Apps TETRA X CHANGE

CHART PENDUKUNG

IDX Direction 9 Juli 2018 : Saham PROPERTY MINING dan INFRA Bisa Menjadi PIlihan Saat Index Terkonsolidasi

SENTIMEN GLOBAL DAN KOMODITAS

Bursa Global di New York kembali mencatatkan penguatan di hari Jumat saat dimulainya implementasi tarif dagang antara China dan Amerika. Walaupun sempat melemah karena kekhawatiran akan perang dagang namun kuatnya data ekonomi dari sektor tenaga kerja membuat index terangkat. DOW naik 99.74 point setelah saham Apple dan Microsoft naik tajam. S&P terangkat +0.8% setelah saham kelompok kesehatan menguat +1.5%. Nasdaq naik +1.3% setelah saham FB mencapai all time high nya dan saham saham kelompok Biotech menguat +3.8%.

Data ekonomi menunjukkan sepanjang Juni, Amerika telah mencetak 213 ribu lapangan kerja lebih tinggi dari ekspektasi analis sebanyak 190ribu. Angka pengangguran naik tipis ke level 4% dari 3.8%. Sedangkan kenaikan upah +2.7% sedikit dibawah ekspektasi +2.8%.

Yield surat utang Amerika sedikit melemah setelah angka pengangguran kembali ke level 4%. Yield surat utang 10 tahun turun ke level 2.829%. US Dollar index melemah -0.44% ke 94.05 setelah Dollar melemah terhadap Yen dan Euro.  Level ini merupakan yang terendah sepanjang 3 pekan terakhir.

Harga minyak mentah naik +1.2% ke level USD 73.80 per barrel. Pemerintah Korea Selatan mulai menghentikan pembelian minyak dari Iran. Naik nya supply minyak Saudi dan masih tingginya invetory minyak Amerika membuat harga minyak terkoreksi sepanjang pekan.

Komoditas Naik : minyak, emas, dan batubara

Komoditas Turun : timah, nikel, CPO dan karet

Potensi Aktif : ELSA, MEDC,  ANTM, PSAB, PTBA, HRUM, INDY, PTRO,ADRO, ITMG

REVIEW DAN POTENSI IDX HARI INI

Index saham di IDX ditutup melemah -0.8% dan ditutup pada level 5994.91 setelah dibayangi oleh sentimen rencana penerapan tarif atas produk ekspor Indonesia ke Amerika serta masih blm stabilnya Rupiah terhadap Dollar. Index lokal bergerak berlawanan dengan sentimen Regional yang menguat jelang penutupan. Volume perdagangan mengecil dan dibawah VMA5 nya. Net sell asing pun melemah -29.8M dibandingkan hari sebelumnya -179M. Kelompok FINANCE, BASIC-IND, dan CONSUMER menjadi penekan terhadap index di perdagangan akhir pekan kemarin.

Hari ini index kembali masuk dalam rentang konsolidasi 5659-5800 dan masih berpotensi tertekan. Sentimen global yang positif dan sepertinya akan diikuti oleh index di Regional namun perlu mendapatkan suplemen tambahan dari dalam negeri termasuk rencana aksi pemerintah terhadap rencana penerapan tarif dari Amerika yang berpengaruh kepada 124 item produk. Index masih akan mencoba untuk kembali ke level 5733 bila terjadi penguatan kembali. Saham kelompok PROPERTY , INFRA dan MINING bisa menjadi perhatian untuk hari Senin ini

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Saham INFRA, MINING dan PROPERTY Bisa Jadi Perhatian Saat Index Wait and See di Area Konsolidasinya

SAHAM WATCHLIST HARI INI

Berapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : ITMG PSAB PWON    (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade : SOCI LEAD TRAM BULL APLN MNCN    (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20

Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

ANNOUNCEMENT TETRA

Hanya tinggal 2 hari lagi. Dapatkan harga early bird untuk workshop Kebebasan FInansial dari Bursa Saham untuk event Semarang.
Tanggal 11 July menjadi harga normal Rp 1.3juta (untuk member PRIME) dan Rp 1.5 juta (untuk umum dan LITE).
Segera lakukan pendaftaran dan pembayaran sebelum harga naik. Manfaatkan kesempatan untuk dapatkan harga lebih murah Rp 300.000 atau 30% dari harga normalnya.
Klik http://bit.ly/SMGHidupBebasTETRA atau dari Menu SMART STEP EVENT pada Apps TETRA X CHANGE

CHART PENDUKUNG

IDX Direction 6 July 2018 : Potensi Uji Resisten 5746-5800. Cermati Rencana Penghapusan Tarif Khusus 124 Produk Indonesia.

SENTIMEN GLOBAL DAN KOMODITAS

Bursa Global di New York menguat pasca libur Independence Day. DOW naik 181 poomy setelah saham Intel dan Walgreens menjadi 2 saham yang naik paling tinggi. S&P naik +0.9% setelah saham kelompok Teknologi menguat +1.5%. Nasdaq naiok +101% ditopang oleh menguatnya saham FANG (Facebook Amazon Netflx dan Alphabet Google) .

Menguatnya index masih dibayang-bayangi oleh penerapan tarif dagang senilai USD 34 milyar yang akan diterapkan pemerintah Amerika terhadap China hari Jumat ini. Market masih menunggu respond sejenis dari pemerintah China tentang tarif baru untuk produk Amerika.  Rilis The Fed menyatakan bahwa bila ekonomi berjalan terlalu kencang dapat menyebabkan pembalikan arah yang cepat dikemudian hari sehingga perlu diimbangi dengan kebijakan moneter yang moderat. Hal ini menjadi signal rencana kenaikan suku bunga 2x dapat terjadi tahun ini.

Data ekonomi dan rilis the Fed membuat yield surat utang Amerika menguat terbatas ke level 2.842%  Jumlah pekerjaan meningkat 177ribu selama bulan Juni, sedikit lebih rendah dari espektasi 190ribu pekerjaan. Jumlah klaim pengangguran naik ke level 231ribu.  Data tenaga kerja dan pengangguran ini membuat USD tertekan dan masuk ke level terendah selama 3 bulan. US Dollar index turun -0.21% ke level 94.47 setelah terjadi rally pada mata uang Euro.

Harga minyak mentah terkoreksi -1.6% ke level USD 72.94 per barrel setelah ada peningkatan pada inventory minyak mentah Amerika. Ekspektasi analyst, stock akan berkurang 3.5 juta barrel namun kenyataannya naik 1.2 juta barrel. Tekanan dari Presiden Trump agar OPEC dapat menstabilisasi harga di level yang wajar

Komoditas Naik : emas dan nikel

Komoditas Turun : minyak, timah, CPO, karet  dan batubara

Potensi Aktif : INCO, ANTM, PSAB, PTBA, HRUM, INDY, PTRO,ADRO, ITMG

REVIEW DAN POTENSI IDX HARI INI

Index saham di IDX ditutup stagnan naik tipis +0.1% dan ditutup di level 5793. Posisi ini masih sedikit dibawah EMA7 resisten 5746 nya.. Index sempat dibawa turun ke zona merah sebelum ditutup di area hijau. Adanya rejection ini membuat harapan bahwa index masih akan potensi menguat. Naiknya sektor MINING dan INFRA membuat index bisa bertahan pada saat kelompok lain seperti AGRI dan CONSUMER terkoreksi. Volume perdagangan melemah dan masih dibawah VMA 5 dan 20 nya.

Hari ini index akan kembali uji area Resisten EMA7 5746 dan keluar dari area konsolidasi 5800. Harapan akan Rupiah bisa bangkit setelah USD Index melemah karena angka tenaga kerja bisa menjadi katalis positif. Selain itu naiknya index global bisa menjadi pendorong market lebih bergairah. Namun market mencermati rencana penerapan tarif untuk 124 produk asal Indonesia ke Amerika yang saat ini mendapatkan perlakukan khusus. Untuk sementara waktu fokus ke kelompok MINING dan INFRA  dan hindari kelompok AGRI dan MANUFACTURING

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Potensi Uji Resisten Untuk Naik, Fokus Kelompok MINING dan INFRA Sambil Cermati Arah Kenaikan Tarif 124 Produk Ekspor Indonesia ke Amerika

SAHAM WATCHLIT HARI INI

Berapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : BTON CPIN IKAI INDR LPKR   (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade : BTON IKAI KOBX TRAM HRUM HOME CPIN HOTL JSMR INDY IIKP   (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20

Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

ANNOUNCEMENT TETRA

Hari ini terakhir diskon 25% untuk upgrade dan pembelian layanan PRIME semua paketnya. Gunakan kode diskon HBDBROJACK 

Masih bayar untuk punya STOCKPICK ?  Bayar mahal tapi gak dapat cuan ? Gimana kalau kita kasih GRATIS tapi bisa CUAN. Dapatkan semuanya GRATIS di TETRA X CHANGE Apps. Aplikasi smartphone  untuk Stock Rekomendasi Harian dan Konsultasi Saham Online. Tersediia untuk perangkat Android dan iOS. DOWNLOAD di http://bit.ly/DownloadTXC

CHART PENDUKUNG

IDX Direction 5 Juli 2018 : Index Menolak Turun Lebih Jauh Setelah Ada Rejection Support dan Memantul

SENTIMEN GLOBAL DAN KOMODITAS

Bursa Global di New York libur untuk merayakan Indenpendence Day 2018

US Dollar index melemah 0.2% ke level 94.505 menunggu dua data yang akan rilis mengenai risalah rapat The FED (hari  Kamis) dan data tenaga kerja (hari Jumat). Market masih wait and see menanti dua data tersebut untuk arah lanjutan penguatan Dollar. Mata uang Yuan memantul dari level selema 11 bulan dan merangkak naik 0.8%. Hal yang sama terjadi juga untuk Euro dan AUD.

Harga minyak melemah terbatas 17 cent ke level USD 73.97 menjauh dari level tertinggi USD 75. Ada dua hal yang menjadi penyebab ini : ketidak pastian supply menjadi penahan dan turunnya inventory minyak Amerika yang terkoreksi karena ladang minyak Syncrude masih terkendala operasional.

Komoditas Naik : emas, batubara, dan timah

Komoditas Turun : minyak, nikel, CPO dan karet

Potensi Aktif : ANTM, PSAB, PTBA, HRUM, INDY, PTRO,ADRO, ITMG

REVIEW DAN POTENSI IDX HARI INI

Index saham di IDX memantul setelah terjadi rejection di area support 5602-5527. Index sontak naik 1.8% dan tutup di level 5733 point. Saham kelompok CONSUMER naik palling tinggi 3.2% disusul oleh kelompok FINANCE dan MISCINDUSTRY yang membuat index cerah saat penutupan. Kenaikan tajam 3 sektor ini menegasikan penurunan di sektor AGRI, BASICIND dan PROPERTY. Volume perdagangan meningkat dan tepat di rata rata VMA5 nya.

Hari ini index akan kembali uji area Resisten EMA7 5748 dan keluar dari area konsolidasi 5800. Banyaknya saham saham yang mengalami rejection support menandakan market mencoba menolak untuk turun lebih dalam lagi. Selain saham INFRA, FINANCE, MINING dan CONSUMER, kelompok BASICIND yang kemarin membentuk DRAGONFLY DOJI bisa menjadi perhatian karena penurunan saham saham di dalamnya diperkirakan akan selesai.

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Index Menolak Turun Di Support 5602 dan Memantul, Kelompok BASICIND membentuk Dragon Fly Doji Potensi Menguat

SAHAM WATCHLIST HARI INI

Berapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : CINT HMSP UNVR JPFA JSMR    (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade : CAMP SIMA INDS MARK   (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20

Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

ANNOUNCEMENT TETRA

Masih bayar untuk punya STOCKPICK ?  Bayar mahal tapi gak dapat cuan ? Gimana kalau kita kasih GRATIS tapi bisa CUAN. Dapatkan semuanya GRATIS di TETRA X CHANGE Apps. Aplikasi smartphone  untuk Stock Rekomendasi Harian dan Konsultasi Saham Online. Tersediia untuk perangkat Android dan iOS. DOWNLOAD di http://bit.ly/DownloadTXC

Workshop KEBEBASAN FINANSIAL DARI BURSA SAHAM akan mampir ke Semarang. Cocok untuk trader dan investor Semarang, Jogja, Solo, Pekalongan dan Tegal untuk belajar bersama 11-12 Agustus 2018 di Amaris Simpang Lima Semarang. Daftar sekarang http://bit.ly/SMGHidupBebasTETRA

CHART PENDUKUNG

IDX Direction 4 Juli 2018 : Index Sudah Turun 11.58% Sejak Awal 2018, Saham CONSUMER Masih Menarik

SENTIMEN GLOBAL DAN KOMODITAS

Bursa Global di New York ditutup melemah, setelah sempat mengalami penguatan pada awal perdagangan. Namun efek dari masih belum redanya pengaruh kebijakan dagang Amerika membuat saham saham besar terjungkal di session penutupan. DOW turun -132 point setelah saham Apple turun -1.5%. S&P turun -0.5% setelah saham saham teknologi terkoreksi -1.4%. Nasdaq turun -0.9% setelah saham FB turun -2.4%.  Naiknya harga minyak ke level USD 75 dan saham kelompok Energi  yang terapresiasi +0.5% tidak membuat index mampu bertahan di  zona hijaunya. Masih tegangnya masalah tarif membuat saham saham besar seperti Boeing dan Caterpillar turun -0.9% dan -1.8% di perdagangannya jelang libur Independence Day 4 Juli 2018.

YIeld surat utang Amerika dan Dollar sedikit melemah jelang libur 4 July. Yield surat utang 10 tahun turun ke level 2.838%. US Dollar index turun -0.45% ke level 94.6. Investor menanti keluarnya risalah rapat the FED untuk memproyeksi kemungkinan kenaikan suku bunga acuan 2x lagi di tahun ini.

Harga minyak sempat mencapai level USD 75 per barrel, pertama sejak tahun 2014, sebelum ditutup pada level USD 74.14 atau naik 20 cent. Data menunjukkan untuk mengimbangi kurangnya supply dari Libya dan Canada, OPEC telah memproduksi 32.32 juta barrel per hari yang merupakan level tertinggi sejak Januari 2018. OPEC masih memiliki kemampuan untuk menambah beberapa ratus ribu barrel per hari bila dibutuhkan, seperti halnya tambahan 320,000 barrel yang diproduksi per hari sebagai tambahan di Juni.

Komoditas Naik : minyak, emas, batubara, dan karet

Komoditas Turun : timah, nikel, dan CPO

Potensi Aktif : ELSA, MEDC, ANTM, PSAB, PTBA, HRUM

REVIEW DAN POTENSI IDX HARI INI

Index saham di IDX kembali terkoreksi hingga mendekati -2% setelah kekhawatiran akan makin lemahnya Rupiah terhadap Dollar dan naiknya BBM membuat investor waspada terhadap kemampuan pemerintah menghadapi krisis. Index turun dbawah level 5659 yang merupakan level terendah sepanjang tahun 2018 ini. Hal ini membuat IHSG sudah terkoreksi -11.57% sejak awal tahun 2018 hingga kemarin. Volume perdagangan kemarin masih dibawah VMA5 dan VMA20 yang menandakan pelaku pasar masih menahan diri untuk berpartisipasi di market. Hanya sektor CONSUMER yang bertahan untuk tetap hijau tipis.

Hari ini indeks berpotensi untuk uji support 5602-5527. Tekanan masih naiknya harga minyak dan kuatnya US Dollar menjadi katalis negatif tambahan disamping masih belum redanya sentimen global soal tarif dagang.  Kondisi index yang sudah di ujung bolinger band 5631 diharapkan bisa menjadi pertahanan untuk bisa technical rebound hari ini.  Saham saham CONSUMER bisa menjadi perhatian.

Tone dan Manner perdagangan hari ini  :  Index Sudah Terkoreksi 11.58% Sejak Awal Tahun; Saham CONSUMER Bisa Menjadi Perhatian

SAHAM WATCHLIST HARI INI

Berapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : POOL     (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade : CLEO FREN BBKP FIRE HEAL WOOD FORZ  (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20

Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

ANNOUNCEMENT TETRA

 

Masih bayar untuk punya STOCKPICK ?  Bayar mahal tapi gak dapat cuan ? Gimana kalau kita kasih GRATIS tapi bisa CUAN. Dapatkan semuanya GRATIS di TETRA X CHANGE Apps. Aplikasi smartphone  untuk Stock Rekomendasi Harian dan Konsultasi Saham Online. Tersediia untuk perangkat Android dan iOS. DOWNLOAD di http://bit.ly/DownloadTXC

CHART PENDUKUNG

IDX Direction 3 Juli 2018 : Naiknya Dollar (Kembali) dan BBM Membuat Index Sideways 5660-5800

SENTIMEN GLOBAL DAN KOMODITAS

Bursa Global di New York mengawali bulan Juli dengan volatile dibayangi oleh masalah perdagangan dunia. Setelah sempat dibuka melemah, bahkan DOW nyaris turun 200 point di awal sesi perdagangan, namun berhasil ditutup positif +35.77 point yang ditopang oleh naiknya saham Microsoft +1.4%. S&P naik +0.3% setelah saham saham teknolohi naik 1% dan Nasdaq naik +0.8% setelah saham FB, Amazon dan Netflix ketiganya menguat. Baiknya fundamental perusahaan perusahaan Amerika mengimbangi drama soal perdagangan global antara Amerika dan sekutunya. Apalagi dengan ancaman Amerika untuk bertindak di luar dari jalur kebijakan WTO (World Trade Organization). Bahkan Pemerintah berencana membuat UU yang memungkinkan Presiden dapat menaikkan tarif tanpa persetujuan dari Kongres.

Walaupun masih dibayangi oleh masalah  tarif dagang, yield surat utang Amerika naik tipis ke level 2.869%. Hal ini juga mempengaruhi performansi mata uang Dollar. Dalam kondisi ketidakpastian tarif dagang telah menahan Dollar turun terutama dari pesaing yang menawarkan yield lebih tinggi namun lebih beresiko. Market cenderung bertahan pada mata uang dan instrumen yang aman seperti USD dan Surat Utang Amerika. US Dollar Index naik 0.41% ke leve 95.03.

Harga minyak terkoreksi 21 cents setelah Pemerintah Saudi akan menambah pasokan minyak 2 juta barrel per hari guna mengiisi kekosongan bila Amerika berhasil mengembargo minyak Iran untuk diperdagangankan di pasar global. Selain Saudi, Russia juga menjadi calon pensupply tambahan minyak bila kebijakan ini berjalan di November 2018. Saat ini minyak telah menyentuh level tertinggi selama 3.5 tahun setelah terjadi gangguan supply dari Canada, Libya dan Venezuela serta sanksi ekonomi terhadap Iran,

Komoditas Naik : timah, batubara dan CPO

Komoditas Turun : minyak, emas, nikel, dan karet

Potensi Aktif : TINS, PTBA, INDY, HRUM, ADRO, ITMG, AALI, LSIP, SIMP

REVIEW DAN POTENSI IDX HARI INI

Indeks saham di IDX terkoreksi tajam -0.9% setelah sempat  berada diatas level EMA7 5793; naiknya harga BBM yang dikhawatirkan akan memicu tambahan inflasi dan berpengaruh kepada kinerja emiten yang dikonsumsi oleh masyarakat. Selain itu naiknya bunga acuan membuat sektor Property dan Finance cenderung tertekan; khususnya terkait serapan kredit. Naiknya dollar kembali ke level 14400 membuat masyarakat khawatir bahwa resep menaikkan suku bunga belum optimal untuk meredam kenaikan Dollar yang semakin menguat. Volume perdagangan melemah dan berada di bawah VMA5 dan 20 nya, mengindikasikan masih wait and see nya market menyikapi dua hal tersebut.

Index kembali masuk dalam zona sideways di area 5660-5800. Hal ini menandakan bahwa tone DOWNTREND dari Bursa belum segera menjadi sebuah REVERSAL, karena saat ini posisi masih menjauh dari DOWNTREND LINE nya. Perlu tiga level kenaikan untuk membuatnya menjadi reversal : 5793-5876-6010 sebagai resisten resisten yang harus ditembus. Fokus pada sektor CONSUMER, INFRA, TRADE dan AGRI untuk hari ini

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Naiknya Dollar dan BBM Membuat Index Masuk Kembali Ke Area SIDEWAYS 5660-5800

SAHAM WATCHLIST HARI INI

Berapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : BHIT GGRM HMSP LCGP     (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade : BBKP META, SIMA, PBRX, RODA   (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20

Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

ANNOUNCEMENT TETRA

Masih bayar untuk punya STOCKPICK ?  Dapatkan semuanya GRATIS di TETRA X CHANGE Apps. Aplikasi smartphone  untuk Stock Rekomendasi Harian dan Konsultasi Saham Online. Tersediia untuk perangkat Android dan iOS. DOWNLOAD di http://bit.ly/DownloadTXC

Workshop KEBEBASAN FINANSIAL DARI BURSA SAHAM akan mampir ke Semarang. Cocok untuk trader dan investor Semarang, Jogja, Solo, Pekalongan dan Tegal untuk belajar bersama 11-12 Agustus 2018 di Amaris Simpang Lima Semarang. Daftar sekarang http://bit.ly/SMGHidupBebasTETRA

CHART PENDUKUNG