IDX Direction 2 Okt 2018 : Terpicu Sentimen Global, Index Potensi Menguat

SENTIMEN GLOBAL DAN KOMODITAS

Bursa global mengawali awal Q4 ditutup mixed : DOW & S&P menguat sedangkan NASDAQ melemah terbatas. Kesepakatan dagang baru Amerika dan Canada disambut positif oleh market. DOW naik +192 point ditopang oleh Boeing dan Chevron. S&P terapresiasi setelah saham saham kelompok energy, material dan industry naik. Saham energy naik setelah minyak menyentuh level tertinggi USD 75 per barrel.

Kesepakatan dagang yang memberikan perhatian pada industri otomotif dan pertanian membuat saham Ford dan GM naik +0.8% & +1.6%.

Saham teknologi sedikit terkoreksi setelah FB dan Intel turun dan membawa Nasdaq koreksi -0.11%

DOW : 26651.21 naik +192.90 point atau +0.73%

S&P 500 : 2924.59 naik +10.61 point atau +0.36%

NASDAQ : 8037.30 turun -9.05 point atau -0.11%

Mulai cooling downnya hubungan antara Amerika dan Canada terkait disepakatinya tarif triparti termasuk Mexico membuat yield surat utang menguat.

Surat Utang 10 tahun : Yield 3.085% naik dari 3.063%

Dollar Canada menguat terhadap USD ke level tertinggi selama 4 bulan setelah tercapai kesepakatan dagang yang diumumkan semalam. Peso Mexico juga terimbas positif atas kesepakatan ini.

Dollar Index : 95.197 naik dari sebelumnya 95.13

Harga minyak WTI naik ke level tertinggi sejak November 2014 dipicu oleh 2 sentimen : meredanya ketegangan dagang di Amerika Utara dan mulai terbatasnya supply minyak karena Iran mulai terbatas dalam produksi dan distribusi.

WTI : USD 75.30 per barrel naik +2.8% atau USD 2.05 per barrel

Komoditas Naik : minyak, timah, batubara, karet

Komoditas Turun : emas, nikel, CPO dan gandum

Potensi Aktif : ELSA MEDC TINS PTBA PTRO HRUM INDY ITMG

REVIEW DAN POTENSI IDX HARI INI

Data IHSG Penutupan Senin 1 Oktober 2018

  • IHSG 5944.601 turun -31.952 point atau -0.53% High : 5982.065 Low : 5944.601
  • Net Buy  Asing :  + IDR 377.8 Milyar turun dari   + IDR 885.1 Milyar 
  • Value Perdagangan : IDR 6.085 Trilyun turun dari IDR 7.98 Trilyun
  • Volume Perdagangan : 91.329 juta lot turun dari 108.84 juta lot
  • Sektor Melemah  :  AGRI, FINANCE, BASIC-IND,  CONSUMER, TRADE,  MANUFACTURE
  • Sektor Menguat :  INFRA,PROPERTY, MINING,  MISC IND

Index pada hari Senin terkoreksi namun tidak membentuk low baru dan masih berada di atas minor uptrendnya.

Index gagal bertahan diatas level 5975 setelah saham saham CONSUMER dan BASIC-IND mengalami koreksi yang tidak bisa dikompensasi oleh naiknya sektor MINING dan INFRA

Hari ini index mendapatkan sentimen global positif dari disepakatinya tarif dagang baru antara Canada dan Amerika. Namun perlu diwaspadai terjadinya pelemahan RUPIAH karena naiknya Yield Surat Utang Amerika dan Dollar Index

Saham Saham sektor MINING INFRA FINANCE dan PROPERTY bisa menjadi fokus disamping potensi reboundnya CONSUMER dan MANUFACTURE

Potensi pergerakan index : 5919-5993

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Dapat Sentimen Global Positif, Index Potensi Memantul di Area 5930-5975

SAHAM WATCHLIST

Beberapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : GIAA INDY PPRO SIDO TRAM WIKA WSBP WSKT   (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade :GMFI CTTH AKRA ELSA IMJS WSKT RBMS HRUM GIAA DOID DYAN WSBP LEAD MBSS    (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20

Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

ANNOUCEMENT TETRA

INVESTING is EASY

TETRA X CHANGE  Hadir di INVESTIVAL 2018 tanggal 5 – 7 Oktober 2018 bertempat di Summarecon Mall Bekasi

Jangan ketinggalan ya dapatkan beberapa penawaran menarik untuk TETRA dan pembukaan rekening trading bersama sekuritas mitra TETRA

 

CHART PENDUKUNG

IDX Direction 1 Okt 2018 : Bila Bertahan diatas 5975, Index Lanjutkan Uptrend Minor

SENTIMEN GLOBAL DAN KOMODITAS

Bursa global pada perdagangan hari Jumat di pekan terakhir Q3 ditutup flat dengan kenaikan dan penurunan marginal. S&P 500 mencatatkan pertumbuhan +7.2% sepanjang Q3 yang merupakan gain tertinggi sejak 2013. NASDAQ menguat +7.1% dan DOW menguat +9.3%.

Pertumbuhan index yang bagus selama Q3 ditopang oleh laporan keuangan yang membaik sepanjang Semester 1 dimana pertumbuhan lama mencapai 25% dan 77.6% perusahaan yang tercatat labanya melampaui ekspektasi analis.

Q4 menjadi teritory yang baru dan penuh ketidakpastian  karena akan ada pemilu sela di bulan November yang memungkinkan  terjadinyap perubahan mayoritas di Senat dan Congress Amerika. Hal ini bisa mempengaruhi kebijakan ekonomi Presiden Trump termasuk masalah tarif dagang dengan negara mitra

DOW : 26458.31 naik +18.38 point atau +0.07%

S&P 500 : 2913.98 turun -0.02 point atau -0.00%

NASDAQ : 8046.35 naik +4.39 point atau +0.05%

Surat Utang melemah setelah metriks yang selama ini menjadi ukuran inflasi bagi The FED mengalami stagnasi. Data inflasi PCE (Personal Consumption Expenditures) diluar bahan pangan dan energi tidak mengalami perubahan setelah naik +0.2% di bulan Juli 2018. Hal ini membuat Inti PCE mengalami peningkatan 2% y.o.y.

Surat Utang 10 tahun : Yield 3.063% turun dari  3.065%

USD  kembali lanjutkan penguatan ke level tertinggi selama 2 pekan dengan ekspektasi bahwa the FED masih akan menaikkan suku bunga acuan 1x di 2018 dan 3x di  tahun 2019. Krisis politik di Italy mengenai budget tahunan menambah pressure terhadap Euro mengingat negara ini adalah ekonomi terkuat ke-3 di Euro Zone setelah Jerman dan Prancis.

Dollar Index : 95.13 atau naik dari sebelumnya 94.83

Harga minyak mentah acuan WTI  kembali naik 1.6% dibayangi oleh makin ketatnya supply minyak  bila aturan sanksi ekspor minyak Iran dilakukan November. Diperkirakan Saudi akan menutup gap ini untuk beberapa bulan ke depan.

WTI : USD 73.25 per barrel naik +1.6% atau USD 1.13 per barrel

Komoditas Naik : minyak, nikel, CPO & karet

Komoditas Turun : emas, timah, batubara (flat) dan gandum

Potensi Aktif : ELSA MEDC ANTM INCO AALI LSIP TBLA

REVIEW DAN POTENSI IDX HARI INI

Data IHSG Penutupan Jumat 28 September 2018

  • IHSG 5976.553 naik +47.33 point atau +0.79% High : 5976.553 Low : 59360.605
  • Net Buy  Asing :  + IDR 885.1 Milyar atau naik dari net sell  – IDR 73.7 Milyar
  • Value Perdagangan : IDR 7.98 Trilyun turun dari IDR 8.26 Trilyun 
  • Volume Perdagangan : 108.84 juta lot turun dari  116.42 juta lot
  • Sektor Melemah  :  MISC-IND
  • Sektor Menguat :  AGRI, INFRA, FINANCE, PROPERTY, MINING, BASIC-IND,  CONSUMER, TRADE,  MANUFACTURE

Index pada hari Jumat lanjutkan penguatan +0.36% dan menutup pekan ini dengan penguatan sepekan +0.31%. Volume perdagangan sepekan mencapai 521 juta lot dengan total value IDR 36 Trilyun

Sentimen harga komoditas dan kenaikan suku bunga mempengaruhi pergerakan index sepanjang pekan terakhir di Q3 dan juga adanya window dressing dari beberapa emiten

Pelambatan sektor manufaktur di China serta masih ramainya pemberitaan soal tarif dagang menjadi dua sentimen global yang perlu diperhatikan disamping kembali menguatnya harga minyak mentah.

Dari dalam negeri potensi terjadinya deflasi selama September 2018 dapat menjaga tingkat inflasi ke level yang masih aman.

Assessment terhadap bencana di Palu dan potensi Darurat akan menjadi sentimen tambahan terkait dengan ketersediaan anggaran  tanggap bencana yang semakin besar setelah terjadi dua bencana besar dalam waktu yang berdekatan di NTB dan Sulawasei Tengah.

Index hari ini mencoba bertahan diatas area breakout 5975 untuk lanjutkan penguatan mengkonfirmasi minor uptrendnya.

Saham Saham sektor AGRI, FINANCE, TRADE dan PROPERTY bisa menjadi fokus hari ini

Potensi pergerakan index : CONSUMER, MINING, MANUFACTURE dan MISC-IND bisa menjadi fokus hari ini disamping INFRA

Potensi pergerakan index : 5891-5975

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Setelah Break 5975, Index Potensi Lanjutkan Minor Uptrend

SAHAM WATCHLIST

Beberapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :5

Swing Trade : ADHI APLN BBNI ENRG HRUM POOL SMRA SSMS TOWR UNTR  (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade : CTTH  SMRA INDR SSMS SMGR ULTJ PTBA TARA ADHI PNBN LCGP ROTI INDY TLKM   (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20

Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

ANNOUNCEMENT TETRA

Ikuti Workshop Kebebasan Finansial Batch 7 Jakarta   tanggal 13 – 14 Oktober 2018 di hotel Amaris Seasons City.  Tempat sangat terbatas hanya tersedia untuk 25 orang peserta.

Daftar via link berikut  http://bit.ly/TETRABatch7JKT atau via Aplikasi pada menu SMART STEP EVENT

CHART PENDUKUNG

 

INVESTIVAL Investing is Easy 5 – 7 Oktober 2018

 

Investing is EASY! Percaya tidak? Yuk buktikan di INVESTIVAL yang kembali hadir untuk kalian 🗓 5 – 7 Oktober 2018

📍Summarecon Mall Bekasi

 

Gratis! Datang dan ajak kerabat kalian ke #INVESTIVAL2018 buat buktikan kalau Investing is EASY. Akan ada Pameran Saham & Reksa Dana, Talk Show, dan doorprize buat kalian yang beruntung.

Follow terus @indonesiastockexchange untuk update #INVESTIVAL2018.

Untuk kalian yang berada di luar kota Jakarta, stay tune juga ya di instagram @indonesiastockexchange karena #INVESTIVAL2018 akan hadir di seluruh kota besar Indonesia. Yuk Bekasi saatnya Investasi #SekarangWaktunya #YukNabungSaham

TETRA akan hadir pada event ini. Dapatkan penawaran terbaik selama kegiatan berlangsung

 

IDX Directon 28 Sep 2018 : Naiknya Suku Bunga Bawa Index Masuk Ke Minor Uptrend

SENTIMEN GLOBAL & KOMODITAS

Bursa global di New York  serempak menguat dan kembali berada diatas level psikologisnya dengan NASDAQ kembali berada diatas level 8000 setelah kenaikan saham APPLE +2.1% mendongkrak kenaikan saham saham berbasis teknologi. Kenaikan kemarin membuat index S&P500  sejenak break dari  penurunan selam 5 hari berturut-turut. Salah satu saham yang menjadi unggulan AMAZON naik +1.9% setelah Stifel menaikkan target price menjadi USD 2.525, upside 30% dari penutupan kemarin.

Investor mencermati hasil konferensi the FED dan optimis tentang kenaikan bunga acuan di bulan Desember 2018.

DOW : 26439.93 naik +54.65 point atau +0.21%

S&P500 : 2914.00 naik +8.03 point atau +0.28%

NASDAQ : 8041.97 naik +51.60 point atau +0.65%

Naiknya suku bunga acuan The FED membuat target rate ke range 2% -2.25%. Level ini sama dengan kondisi 10 tahun lalu. Kenaikan ini  membuat yield surat utang 10 tahun Amerika naik tipis ke level 3.065%

Surat Utang 10 tahun : Yield 3.065% atau naik dari 3.061%

USD  menguat setelah The FED menaikan suku bunga acuan 25 bps. USD index naik ke level 94.83 dan menjadi level tertinggi selama sepekan. Krisis politik di Italy terkait anggaran membuat EURO turun -0.6% terhadap USD.

Dollar Index : 94.83 atau naik dari sebelumnya 94.287 

Harga minyak mentah acuan WTI  55 cent setelah market mencermati peluang dari berkurangnya supply bila aturan sanksi ekspor minyak Iran dilakukan November. Diperkirakan Saudi akan menutup gap ini untuk beberapa bulan ke depan.

WTI : USD 72.12 per barrel naik 55 cent

Komoditas Naik : minyak

Komoditas Turun : emas, nikel, timah, batubara, CPO, gandum & karet

Potensi Aktif : ELSA MEDC

REVIEW DAN POTENSI IDX HARI INI

Data IHSG Penutupan Kamis 27 September 2018 

  • IHSG 5929.216 naik 55.945 point atau +0.95% High : 5931.72  Low : 5870.53
  • Net Sell  Asing :   – IDR 73.7 Milyar turun dari net buy + IDR 72.88 Milyar n
  • Value Perdagangan : IDR 8.26 Trilyun naik dari IDR 7.625 Trilyun
  • Volume Perdagangan : 116.42 juta lot naik dari 108.89 juta lot
  • Sektor Melemah  :  AGRI
  • Sektor Menguat :  MISC-IND, INFRA, FINANCE, PROPERTY, MINING, BASIC-IND,  CONSUMER, TRADE,  MANUFACTURE

Index kemarin ditutup menguat setelah keputusan BI menaikkan suku bunga acuan 25 bps ke 5.75.

Hampir semua sektor melemah kecuali AGRI yang masih terkoreksi -0.27%. Pendorong kenaikan index kemarin dipicu oleh sektor CONSUMER dan MANUFACTURE

Sentimen global yang positif diharapkan bisa membawa index hari ini tetap berada di minor uptrend line nya setelah 2 hari berturut-turut sempat terkoreksi.

Naiknya suku bunga acuan BI diharapkan dapat menjadi katalis stabilisasi nilai tukar RUPIAH terhadap USD.

Saham sektor CONSUMER, MINING, MANUFACTURE dan MISC-IND bisa menjadi fokus hari ini disamping INFRA

Potensi pergerakan index : 5891-5975

Tone dan Manner perdagangan hari ini  :Sentimen Kenaikan Bunga Acuan BI Dorong Index Kembali Minor Uptrend

SAHAM WATCHLIST

Beberapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : ANTM BBRI BBTN BMRI BMTR BSDE CARS HMSP ICBP JSMR LPPF MAIN SMBR SMCB    (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade :SMC SMBR IKAI SRSN CTRA ANTM RIGS FINN SMGR   (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20

Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

ANNOUCEMENT TETRA

Hari ini TERAKHIR untuk DISKON 30%

Kode diskon hadir lagi, mau serba murah nikmati layanan PRIME TETRA X CHANGE? Gunakan kode diskon CRAZYRICHTRADER untuk nikmati diskon 30%  untuk lLayanan PRIME S dan G.

Yuk jangan lewatkan kode diskon ini. Cuma sampai hari Jumat saja tanggal 28 September 2018

CHART PENDUKUNG

IDX Direction 27 Sep 2018 : Mixed Sentimen Pasca Kenaikan FED Rate, Index Potensi Sideways

SENTIMEN GLOBAL DAN KOMODITAS

Bursa global di New York  ditutup turun setelah diawal sesi perdagangan sempat menguat tajam +113.88 point pasca pengumuman kenaikan FED Rate 25 bps. Namun penguatan tidak berlangsung lama dan berbalik arah setelah berlangsung konferensi pers. Pernyataan Fed Chairman mengindikasikan bahwa the FED sudah lebih dekat ke siklus akhir pengetatan moneter dan mengawali proses normalisasi. Komentar ini membuat saham perbankan turun -2% dan Yield surat utang 10 tahun turun ke ke level 3.06%

Pengumuman FED Rate berbarengan dengan statement President Trump terhadap policy perdagangan Amerika yang menghendaki agar negara mitra mulai memperhatikan kebijakan perdagangan yang saling menguntungkan dan tidak merugikan pihak Amerika.

DOW :  26385.28 turun -106.93 point atau -0.40%

S&P500 : 2905.97 turun -9.59 point  atau -0.33%

NASDAQ : 7990.37 turun -17.10 point  atau -0.21%

Pernyataan FED Chairman bahwa tidak ada penambahan faktor penyebab inflasi dan tidak mengantisipasi akan adanya kejutan kenaikan inflasi ke depan menjadi indikasi bahwa the FED bersikap “dovish” terhadap kebijakan moneter yang ketat. Ini membuat yield turun dari 3.100% menjadi 3.061%

Surat Utang 10 tahun : Yield 3.061% atau turun dari 3.100%

USD  menguat setelah The FED menaikan suku bunga acuan 25 bps. USD index sempat ke level 94.40 sebelum terkoreksi pasca statement yang lebih lunak menganai kebijakan moneter yang ketat.

Dollar Index : 94.287 atau naik dari sebelumnya 94.18

Harga minyak mentah acuan WTI turun -1% setelah data cadangan minyak mentah Amerika naik 1.9 juuta barrel pada pencatatan 21 Sep 2018. Ekspektasi analis terjadi penurunan sebanyak -1.3 juta barrel.

WTI : USD 71.75 atau turun -71 cent atau -1%

Komoditas Naik : batubara, CPO, karet

Komoditas Turun :minyak, emas, nikel, timah, gandum

Potensi Aktif : HRUM ADRO PTBA AALI LSIP

REVIEW DAN POTENSI IDX  HARI INI

Data IHSG Penutupan Rabu 26 September 2018

  • IHSG 5873.271 turun -1.028 point atau -0.01% High 5908.589 Low : 5870.300
  • Net Buy Asing :   + IDR 72.88 Milyar naik dari + IDR 54.92
  • Value Perdagangan : IDR 7.625 Trilyun naik dari IDR 5.488 Trilyun
  • Volume Perdagangan : 108.89 juta lot naik dari 87.52 juta lot
  • Sektor Melemah  :  PROPERTY, MINING, BASIC-IND,  CONSUMER, TRADE,  MANUFACTURE
  • Sektor Menguat :  AGRI, MISC-IND, INFRA, FINANCE,

Index kemarin ditutup flat dan gagal masuk kembali ke area resisten 5883-5886. Market sempat menguat ke level 5908 namun terkoreksi setelah IDR mengalami pelemahan mendekati level 15000

Sentimen global masih dibayangin mixed signal : naiknya suku bunga acuan FED Rate dan melunaknya sikap the FED terhadap kebijakan moneter yang ketat.

USD Index menguat menjadi signal bahwa bisa terjadi pelemahan lanjutan terhadap Rupiah. Namun turunnya yield surat utang Amerika membuat kenaikan USD sedikit terkontrol

Bila hari ini index gagal masuk ke area minor uptrend line nya maka akan terjadi sideways sementara.

Saham kelompok AGRI INFRA dan MISC-IND bisa menjadi perhatian hari ini disamping potensi MINING dari masih baiknya harga batubara

Potensi pergerakan index : 5848 – 5896

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Mixed Sentimen Dari Kenaikan Suku Bunga The FED, Index Potensi Sideways

SAHAM WATCHLIST

Beberapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : ADHI CLEO CTRA FREN INTP KREN RAJA SMGR ULTJ   (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade : NIKL  BGTG PNIN DOID BIRD SHIP PNLF CTRA ABBA PNBN IMJS RAJA RAM ADHI LPKR FREN PGAS INTP LCGP    (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20

Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

ANNOUNCEMENT TETRA

Kangen kode diskon? Tinggal 2 hari lagi loh

Kode diskon hadir lagi, mau serba murah nikmati layanan PRIME TETRA X CHANGE? Gunakan kode diskon CRAZYRICHTRADER untuk nikmati diskon 30%  untuk lLayanan PRIME S dan G.

Yuk jangan lewatkan kode diskon ini. Cuma sampai hari Jumat saja tanggal 28 September 2018

CHART PENDUKUNG

 

IDX Direction 25 Sep 2018 : Pengaruh Global, Index Uji Area Support Trendline Minor

SENTIMEN GLOBAL DAN KOMODITAS

Bursa global di New York  mengawali pekan keempat September ditutup mixed : DOW , S&P500 melemah dan NASDAQ sedikit menguat dan cenderung flat. Mulai berlakunya  tarif dagang baru untuk USD 200 milyar produk China dan USD 60 milyar produk Amerika per tanggal 24 September 2018 membuat market sedikit waswas tentang pengaruhnya terhadap ekonomi dan beberapa emiten berorientasi ekspor seperti Boeing dan Caterpillar. Selain itu mundurnya China dari rencana diskusi tarif menambah kekhawatiran tentang eskalasi perang tarif yang akan memasuki babak baru untuk produk produk yang lain. Dari sisi politik mundurnya Deputi Jaksa Agung menambah kisruh politik di Washington mendekati pemilihan sela  yang akan berlangsung di November 2018. Penting bagi Presiden Trump untuk memastikan Partai Republik tetap menguasai mayoritas Senat dan Kongres untuk memuluskan agenda politik dan ekonominya.

Data terbaru menunjukkan bahwa Partai Demokrat saat ini unggul 12% di survey yang dilakukan NBC-Wall Stree Journal.

DOW : 26562.05 turun -180.45 atau -0.68%

S&P 500 : 2919.37 -10.30 atau -0.35%

NASDAQ : 7993.25 naik +6.29 atau +0.08%

Pernyataan President Bank Sentral Eropa bahwa terjadi kenaikan pada faktor penyebab inflasi di Eropa membuat yield surat utang 2 tahun Amerika mencapai rekor tertinggi sejak 2008 pada level 2.842%

Market menunggu hasil FOMC Meeting yang akan berlangsung Selasa dan Rabu pekan ini. Ekspektasi analis, The FED akan menaikkan suku bunga acuan 25 basis poin.

Surat Utang 10 tahun : Yield 3.089% atau naik dari 3.067%

USD masih menunggu katalis terbaru untuk keluar dari pelemahannya selama 2 pekan. Euro dan Pound menguat setelah keyakinan bahwa Brexit akan berlangsung aman dan lancar.

Dollar Index : 94.18 atau naik dari sebelumnya 93.908

Brent dan WTI menguat dengan asumsi bahwa OPEC tidak akan serta merta menaikkan kuota produksinya walaupun dibayangi oleh supply yang kemungkinan turun bila sanksi terhadap Iran diberlakukan pada bulan November. Brent mencapai level tertinggi selama 4 tahun dan ditutup diatas USD 80 per barrel

WTI : USD 72.08 per barrel atau naik USD 1.30

Komoditas Naik : minyak, batubara, CPO, gandum

Komoditas Turun : emas, timah, nikel

Potensi Aktif : ELSA MEDC HRUM ADRO PTBA AALI LSIP

REVIEW DAN POTENSI IDX HARI INI

Data IHSG Penutupan Senin 24 September 2018

  • IHSG 5882.220 turun – 75.524 atau -1.26%  High 5958.568 Low 5876.649
  • Net Buy Asing :   + IDR 587 Milyar turun dari  + IDR 1.127 Milyar
  • Value Perdagangan : IDR 6.672 Trilyun turun dari IDR 10.919 Trilyun
  • Volume Perdagangan : 99.32 juta lot turun dari 120.44 jjuta lot 
  • Sektor Melemah  :  MISC-IND, PROPERTY, INFRA, AGRI, MINING, BASIC-IND,  CONSUMER, TRADE, FINANCE, MANUFACTURE
  • Sektor Menguat :  Tidak ada

Index mengawali pekan dengan terkoreksi diatas – 1% dengan hampir semua sektor melemah dibawah -1% kecuali PROPERTY -0.11%

Sentimen global negatif dengan mulai diberlakukannya tarif dagang baru China dan Amerika untuk produk senilai USD 260 milyar serta batalnya pertemuan dagang China Amerika membuat market bereaksi negatif

Pekan ini market masih mencermati 2 hal : kemungkinan kenaikan suku bunga acuan dari The FED dan Bank Indonesia.

Ada potensi index menguji area 5850-5860 dan memantul untuk melanjutkan minor uptrendnya kembali

Saham CONSUMER dan BASIC-IND bisa menjadi perhatian untuk hari ini disamping MINING dan AGRI yang mengalami penguatan komoditasnya

Potensi pergerakan index :5825-5905

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Uji Area 5825-5855 Untuk Konfirmasi Terjadi Pantulan Minor Uptrend Line

SAHAM WATCHLIST

Beberapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : CARS IMAS LCGP NIKL RIMO SMBR SSIA TINS TPIA  (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade : INAF NIKL LCGP IMAS BHIT TINS ALTO BRMS SRIL MDLN BAPA    (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20

Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

ANNOUNCEMENT TETRA

Kangen kode diskon?…

Kode diskon hadir lagi, mau serba murah nikmati layanan PRIME TETRA X CHANGE? Gunakan kode diskon CRAZYRICHTRADER untuk nikmati diskon 30%  untuk lLayanan PRIME S dan G.

Yuk jangan lewatkan kode diskon ini. Cuma sampai hari Jumat saja tanggal 28 September 2018

 

CHART PENDUKUNG

 

IDX Direction 24 Sep 2018 : Index Cari Arah Tunggu Kebijakan BI dan The FED

SENTIMEN GLOBAL & KOMODITAS

Bursa global di New York menutup akhir pekan dengan mixed : DOW menguat dan 2 index lain NASDAQ & S&P500 melemah. Kenaikan saham chain restoran McDonald’s dan Boeing membuat index naik +86.52 point. Sepanjang pekan DOW telah naik +2.2% dan S&P naik mendekati +1%.

Mulai hari senin akan terjadi perubahan pada sektor Telecommunication di S&P500 yang berganti nama menjadi Communication Services. Penggantian ini akan memasukkan Google Alphabet, Netflix, Facebook, Twitter, Disney dan CBS ke dalam sektor ini.  Perubahan ini akan membuat penurunan 21.4% di sektor Consumer Discretionary dan -19.5% di Technology.

Communication Sector akan mewakili 9.8% S&P500 naik dari 2% sekarang.

DOW : 26743.50 naik +86.52 atau +0.32%

S&P500 : 2929.67 turun -1.08 atau -0.04%

NASDAQ : 7986.96 turun -41.28 atau -0.04%

Market masih menunggu perkembangan rencana kenaikan suku bunga The FED yang berpeluang dilakukan minggu ini.

Surat Utang 10 tahun : Yield 3.067% atau turun dari 3.068%

USD terkoreksi lebih dari -1% sepanjang sepekan setelah appetite untuk mata uang emerging market mulai naik kembali dan mengurangi interest terhadap safe havens currency seperti USD dan YEN

Dollar Index : 93.908 atau turun dari sebelumnya 93.94

Walaupun sempat menguat hingga level USD 71.8 per barrel, rencana kenaikan quota produksi  tambahan 500.000 per barrel per hari telah membuat harga minyak terkoreksi ke level USD 70.78 per barrel

WTI : USD 70.78 per barrel atau turun dari 70.80 per barrel

Komoditas Naik : nikel & batubara

Komoditas Turun : minyak, emas, timah, CPO, karet & gandum

Potensi Aktif : ANTM INCO PTBA ITMG HRUM ADRO

REVIEW DAN POTENSI IDX HARI INI

Data IHSG Penutupan Jumat 21 September 2018

  • IHSG 5957.744 naik +26.4780 atau +0.44% High 5975.170 Low 5935.038
  • Net Buy Asing :   + IDR 1.127 Milyar naik dari + IDR 221 Milyar
  • Value Perdagangan : IDR 10.919 Trilyun naik dari IDR 7.41 Trilyun
  • Volume Perdagangan : 120.44 jjuta lot naik dari 93.69 juta lot
  • Sektor Melemah  :  MISC-IND, PROPERTY, INFRA
  • Sektor Menguat : AGRI, MINING, BASIC-IND,  CONSUMER, TRADE, FINANCE, MANUFACTURE

Index menutup akhir pekan dengan kenaikan. Sepanjang sepekan index telah terapresiasi +0.44% dengan value perdagangan mencapai IDR 36.51 Trilyun.

Stabilnya nilai Rupiah, naiknya harga komoditas membuat market bergairah walaupun pada awal pekan sempat melemah -2%.

Pekan ini market masih mencermati 2 hal : kemungkinan kenaikan suku bunga acuan dari The FED dan Bank Indonesia.

Candlestick hari Jumat membentuk DOJI yang menjadi tanda market masih mencari arah kembali untuk lanjutkan kenaikan atau koreksi teknikal.

Saham CONSUMER, MINING, TRADE, BASIC-IND dan FINANCE bisa menjadi perhatian untuk hari ini

Potensi pergerakan index : 5916-5995

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Index Mencari Arah Menanti Kebijakan Suku Bunga

SAHAM WATCHLIST

Beberapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : ADRO AKRA BBNI BBRI BBTN BMTR BRMS IIKP INCO KIJA KLBF KREN MAIN MAPI TARA UNTR (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade : NIKL ACES BRMS BBNI MAIN DOID TOWR PBRX TBIG INKP KLBF MYRX CTRA  (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20

Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

ANNOUNCEMENT TETRA

Ikuti Workshop Kebebasan Finansial Batch 7 Jakarta   tanggal 13 – 14 Oktober 2018 di hotel Amaris Seasons City.  Tempat sangat terbatas hanya tersedia untuk 25 orang peserta.

Daftar via link berikut  http://bit.ly/TETRABatch7JKT atau via Aplikasi pada menu SMART STEP EVENT

DAPATKAN DOOR PRIZE PULUHAN JUTA RUPIAH. Hadiri event Investor Gathering 2018 kerjasama TETRA, MNC Sekuritas dan IDX pada tanggal 29 September 2018 di Kebon Sirih Jakarta.  Klik http://bit.ly/TETRAgath2018 untuk pendaftaran.

CHART PENDUKUNG

IDX Direction 21 September 2018 : Index Potensi Terbentuk Minor Uptrend Bila Break 5935

SENTIMEN GLOBAL DAN KOMODITAS

Bursa global di New York ditutup menguat tajam dengan DOW naik diatas 250 point dan mencapai rekor baru yang pernah dicapai di Januari 2018. Naiknya saham APPLE dan mulai meredanya kekhawatiran akan tarif dagang membuat perdagangan bergairah. S&P naik setelah saham kelompok material, consumer dan teknologi pimpin penguatan.

DOW : 26656.98 naik +251.22 atau +0.95%

S&P 500 : 2930.75 naik +22.80 atau +0.78%

NASDAQ : 8028.23 naik +78.19 atau +0.98%

Kembali keluarnya data ekonomi yang bagus tentang tenaga kerja : klaim pengangguran mingguan yang turun ke level  210.000 dan terendah sejak 49 tahun terakhir membuat Yield surat utang Amerika kembali lanjutkan penguatan.

Surat Utang 10 tahun : Yield 3.096% atau naik dari 3.063%

USD terkoreksi ke level 9 minggu terendah terhadap 6 mata uang dunia. Hal ini dipicu oleh meredanya  kekhawatiran soal tarif dagang Amerika China dan masih wait and see terhadap kebijakan the FED terhadap makin baiknya data ekonomi Amerika.

Dollar Index : 93.94 turun dari sebelumnya 94.56

Harga minyak terkoreksi setelah komentar dari Presiden TRUMP bahwa kenaikan harga minyak dapat mempengaruhi ekonomi dunia termasuk harga ke konsumen dan menambah beban inflasi

WTI : USD 70.80 per barrel atau turun dari USD 71.12 per barrel 

Komoditas Naik : emas , timah, nikel, gandum & karet

Komoditas Turun : minyak, batubara  & CPO

Potensi Aktif : ANTM PSAB TINS INCO

REVIEW DAN POTENSI IDX HARI INI

Data IHSG Penutupan Kamis 20 September 2018

  • IHSG 5931.266 naik +57.669 atau +0.98% High : 5941.015 Low : 5897.598
  • Net Buy Asing :   + IDR 221 Milyar atau turun dari + IDR 257 Milyar
  • Value Perdagangan : IDR 7.41 Trilyun lebih tinggi dari IDR 6.60 Trilyun
  • Volume Perdagangan : 93.69 juta lot lebih rendah dari 97.84 juta lot
  • Sektor Melemah  :   PROPERTY (flat)
  • Sektor Menguat : AGRI, MINING, BASIC-IND, MISC-IND, CONSUMER, TRADE, FINANCE, MANUFACTURE

Index kembali melanjutkan kenaikan 0.98% disertai kenaikan value transaksi dan masih terjadi net buy asing.

Kembali membaiknya sentimen global yang dipicu oleh data ekonomi tenaga kerja dan mulai mereda nya issue tarif dagang membuat index global kembali menguat

Turunnya Dollar Index diharapkan menjadi katalis untuk market dalam negeri sehingga pergerakan index hari ini bisa mengkonfirmasi terjadinya minor uptrend karena akan terbentuk trendline.

Saham CONSUMER dan TRADE bisa menjadi pilihan utama disamping saham dari sektor MINING, MANUFACTURE, MISC-IND, BASIC-IND dan FINANCE

Potensi pergerakan index : 5908-5967

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Potensi Minor Uptrend Terbentuk BIla Break Out Area Resisten 5935

SAHAM WATCHLIST TETRA

Beberapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : BMRI BTEK BUMI CLEO ERAA ICBP INKP ITMG KRAS PGAS RIMO SMGR SSIA       (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade : DYAN PPRO SMDM CLEO BIRD TRIL BGTG BMRI BNLI SSMS DMAS MEDC (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20

Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

ANNOUNCEMENT TETRA

Ikuti Workshop Kebebasan Finansial Batch 7 Jakarta   tanggal 13 – 14 Oktober 2018 di hotel Amaris Seasons City.  Tempat sangat terbatas hanya tersedia untuk 25 orang peserta.  Daftar via link berikut  http://bit.ly/TETRABatch7JKT atau via Aplikasi pada menu SMART STEP EVENT

DAPATKAN DOOR PRIZE PULUHAN JUTA RUPIAH. Hadiri event Investor Gathering 2018 kerjasama TETRA, MNC Sekuritas dan IDX pada tanggal 29 September 2018 di Kebon Sirih Jakarta.  Klik http://bit.ly/TETRAgath2018 untuk pendaftaran.

CHART PENDUKUNG

IDX Direction 20 Sep 2018 : Kembali Di atas EMA7 Support, Index Potensi Menguat Bila Rupiah Stabil

SENTIMEN GLOBAL DAN KOMODITAS

Bursa global di New York ditutup mixed dengan DOW dan S&P menguat sedangkan Nasdaq melemah. Saham saham perbankan memimpin kenaikan di S&P setelah yield surat utang Amerika naik tajam. Assessment bahwa efek dari perang tarif tidak terlalu mengkhawatirkan terhadap pertumbuhan ekonomi Amerika membangun harapan abru di bursa. Saham Boeing dan Caterpillar yang terpengaruh terhadap tarif dagang menguat kembali. Saham teknologi melemah dipimpin oleh Amazon yang kembali menjadi target regulator terhadap persaingan tidak sehat.

DOW : 26405.76 naik +158.80 atau +0.61%
S&P500 : 2907.95 naik +3.64 atau +0.13%
NASDAQ : 7950.04 turun -6.07 atau -0.08%

Yield surat utang Amerika 2  tahun menyentuh level tertinggi sejak tahun 2008 ke angka 2.795%. Pelaku pasar masih mencermati impact tarif dagang, inflasi dan pertumbuhan ekonomi terhadap potensi kenaikan suku bunga the FED.

Surat Utang 10 tahun : Yield 3.063% atau naik dari 3.055%

USD stabil diperdagangkan dan tidak mengalami perubahan signifikan menyikapi eskalasi tarif dagang China dan Amerika.

Dollar Index : 94.56 turun dari sebelumnya 94.61

Harga minyak menguat  1.8% dan kembali diperdagangkan pada level diatas USD 70 per barrel setelah data inventory minyak mentah Amerika turun selama 5 pekan berturut turut

WTI : USD71.12 per barrel  atau naik USD 1.27

Komoditas Naik : minyak, emas, nikel , & batubara

Komoditas Turun : timah, CPO & karet

Potensi Aktif : MEDC ELSA PSAB ANTM INCO PTBA HRUM ITMG

REVIEW DAN POTENSI IDX HARI INI

Data IHSG Penutupan Rabu 19 September 2018

  • IHSG 5873.597 naik + 61.807 atau +1.06% High : 5882.66  Low : 5835.79
  • Net Buyl Asing :   + IDR 257 Milyar atau naik dari net sell – IDR 196 Milyar
  • Value Perdagangan : IDR 6.60 Trilyun lebih rendah dari IDR 6.67 Trilyun
  • Volume Perdagangan : 97.84 juta lot atau lebih tinggi dari 95.19 juta lot l
  • Sektor Melemah  :   AGRI,
  • Sektor Menguat : MINING, BASIC-IND, MISC-IND, CONSUMER, PROPERTY, TRADE, FINANCE, MANUFACTURE

Index naik tajam 1.06% ditopang oleh sentimen global positif kemarin.

Index saat ini kembali berada di atas EMA7 sebagai supportnya dan berpotensi lanjutkan kenaikan kembali.

Masih stabilnya nilai tukar Rupiah dan Dollar diharapkan tidak membuat index volatile hari ini.

Sektor MINING, MISC-IND, MANUFACTURE dan FINANCE bisa menjadi perhatian hari ini

Potensi pergerakan index : 5848-5907

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Kembali Di Atas EMA7 Support, Index Potensi Menguat Bila Rupiah Stabil

SAHAM WATCHLIST

Beberapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : ADMG ASII BNLI BRPT CPIN ENRG EXCL FASW FINN GGRM HMSP MAPI MIKA PADI PNBS PWON RIGS TBIG WOOD      (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade : PADI BULL RIGS TBIG PNIN ENRG WOOD BMTR BNLI PNLF ADMG MARI ACES (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20

Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

ANNOUNCEMENT TETRA

Ikuti Workshop Kebebasan Finansial Batch 7 Jakarta   tanggal 13 – 14 Oktober 2018 di hotel Amaris Seasons City.  Tempat sangat terbatas hanya tersedia untuk 25 orang peserta.  Daftar via link berikut  http://bit.ly/TETRABatch7JKT atau via Aplikasi pada menu SMART STEP EVENT

DAPATKAN DOORPRIZE PULUHAN JUTA RUPIAH. Hadiri event Investor Gathering 2018 kerjasama TETRA, MNC Sekuritas dan IDX pada tanggal 29 September 2018 di Kebon Sirih Jakarta.  Klik http://bit.ly/TETRAgath2018 untuk pendaftaran.

CHART PENDUKUNG

IDX Direction 19 Sep 2018 : Global Positif, Potensi IHSG Memantul Ke Area R EMA7 nya

SENTIMEN GLOBAL DAN KOMODITAS

Bursa global di New York memantul dari koreksinya hari Senin setelah assessment dari pelaku pasar menyatakan kekhawatiran atas perang tarif tidak separah yang diperkirakan. Membalas rencana kenaikan tarif tanggal 24 September, China akan menambahkan bea 10% dari 20% yang sekarang sudah dimplementasikan untuk USD 60 milyar produk Amerika. Naiknya index ditopang oleh menguatnya saham saham teknologi serta Nike dan Boeing sebagai komponen DOW.

DOW : 26246.96 naik +184.84 atau +0.71%

S&P 500 : 2904.31 naik +15.51 atau +0.54%

NASDAQ : 7956.11 naik +60.31 atau +0.76%

Yield surat utang Amerika menembus level tertingginya sejak May 2018 dipicu oleh penerapan tarif dagang antara China dan Amerika yang akan efektif 24 September. China mulai mengurangi kepemilikan surat utang Amerika dari USD 1.178 Trilyun di June menjadi USD 1.171 Trilyun di July 2018

Surat Utang 10 tahun : Yield 3055% atau naik dari 3.005%

USD stabil diperdagangkan dan tidak mengalami perubahan signifikan menyikapi eskalasi tarif dagang China dan Amerika. Euro sedikit melemah -0.1% terhadap USD

Dollar Index : 94.61 turun dari sebelumnya 94.64

Harga minyak menguat 1.4% setelah ada konfirmasi bahwa negara OPEC tidak akan menaikan kuota produksinya dalam meeting di Algeria

WTI : USD 69.85 atua naik +94 cent

Komoditas Naik : minyak, emas, nikel & karet

Komoditas Turun : timah, batubara,  CPO

Potensi Aktif : MEDC ELSA PSAB ANTM INCO KMTR

REVIEW DAN POTENSI IDX  HARI INI

Data IHSG Penutupan Selasa 18 September 2018

  • IHSG 5811.79 turun – 12.46 atau – 0.2%  High : 5844.95  Low : 5781.29
  • Net Sell Asing :   – IDR 196 Milyar lebih rendah dari hari sebelumnya – IDR 394 Milyar
  • Value Perdagangan : IDR 6.67 Trilyun lebih tinggi dari hari sebelumnya IDR 4.88 Trilyun
  • Volume Perdagangan : 95.19 juta lot lebih tinggi dari hari sebelumnya 73.95 juta lot
  • Sektor Melemah  :   AGRI,  BASIC-IND, CONSUMER, PROPERTY, FINANCE, TRADE, MANUFACTURE
  • Sektor Menguat : MINING, MISC-IND, INFRA

Index turun -0.2% masih dipicu oleh sentimen global serta belum stabilnya Rupiah terhadap Dollar yang kemarin sempat menyentuh kembali level 14910. Sentimen global positif hari ini diharapkan dapat membantu Index mengalami penguatan apalagi kemarin candle penutupan membentuk DOJI.

Index mencoba masuk kembali ke area EMA7 5845 hari ini.

Sektor MINING dan INFRA bisa menjadi perhatian

Potensi pergerakan index : 5780-5876

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Dipicu Sentimen Global Positif, Index Potensi Masuk Kembali ke Area R EMA7 nya

SAHAM WATCHLIST HARI INI

Beberapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : INDS JPFA MAMI MPMX PGAS PTBA TRIL VIVA     (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade : SRSN TRIL VIVA MAMI PTVA IDS PNBN JPFA SHIP RBMS SILO HOKI ASII (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20

Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

ANNOUNCEMENT TETRA

Ikuti Workshop Kebebasan Finansial Batch 7 Jakarta   tanggal 13 – 14 Oktober 2018 di hotel Amaris Seasons City.  Tempat sangat terbatas hanya tersedia untuk 25 orang peserta.  Daftar via link berikut  http://bit.ly/TETRABatch7JKT atau via Aplikasi pada menu SMART STEP EVENT

Hadiri event Investor Gathering 2018 kerjasama TETRA, MNC Sekuritas dan IDX pada tanggal 29 September 2018 di Kebon Sirih Jakarta.  Klik http://bit.ly/TETRAgath2018 untuk pendaftaran.

CHART PENDUKUNG