Market Review

IDX Direction 8 Okt 2018 : Index Telah Terkoreksi 5 Hari Berturut, Berpotensi Tech Rebound

SENTIMEN GLOBAL DAN KOMODITAS

Bursa global mengakhiri pekan dengan penurunan tajam setelah yield surat utang 10 tahun Amerika menguat ke level tertinggi sejak tahun 2011. Sepanjang pekan 3 index utama Amerika terkoreksi mendekati -1% dan menjadi performansi terburuk sepekan semenjadi September 2018. Turunnya angka pengangguran ke level terendah sejak 1969 dan meningkatnya upah +2.8% menjadi signal ekonomi yang semakin membaik.

Naiknya yield ini telah memberikan sentimen negatif untuk saham saham property -0.8% dan saham negara berkembang yang turun -4.89% selama sepekan.

DOW : 26447.05 turun -180.43 point atau -0.68%

S&P 500 : 2885.57 turun 16.04 atau -0.55%

NASDAQ : 7788.45 turun -91.06 point atau -1.16%

Walaupun penciptaan lapangan kerja selama September turun dibandingkan ekspektasi 185ribu namun turunnya angka pengangguran dan naiknya upah menjadi momentum kenaikan yield surat utang ke level tertinggi selama 7 tahun.

Hari Senin market tutup untuk peringatan Columbus Day.

Surat Utang 10 tahun : Yield 3.233% naik dari 3.187%

Dollar melemah menyusul NFP (non farm payroll) dibawah ekspektasi analis, selain itu pertumbuhan upah yang hanya +0.3% atau 8 cent per jam, dibawah ekspektasi analis +0.5%

Dollar Index : 95.62 turun dari 95.79

Perdagangan minyak sepanjang pekan kemarin ditutup naik 1 cent sehingga menutup rally sepekan +1.5% dibandingkan akhir September 2018.Membaiknya ekonomi Amerika menjadi tanda bahwa kenaikan harga energi masih belum berpengaruh signifikan terhadap pengeluaran konsumen.

WTI : USD 74.34 per barrel naik 1 cent

Komoditas Naik : emas, timah, nikel, gandum

Komoditas Turun : minyak, batubara, CPO, karet

Potensi Aktif : ANTM PSAB TINS INCO ICBP

REVIEW DAN POTENSI IDX HARI INI

Data IHSG Penutupan Jumat 5 Oktober 2018

  • IHSG 5731.935 turun 24.684 point atau -0.42% High : 5758.270 Low : 5706.399
  • Net Sell  Asing :  – IDR 1.262 Miliar naik dari – IDR 1.1164 Miliar
  • Value Perdagangan : IDR 7.19 Trilyun turun dari IDR 8.36 Trilyun 
  • Volume Perdagangan : 144.06 juta lot naik dari 111.28 juta lot n
  • Sektor Melemah  :  BASIC-IND,  CONSUMER, MANUFACTURE,PROPERTY, MISC-IND, INFRA, FINANCE
  • Sektor Menguat :  AGRI, MINING, TRADE

Index pada hari Jumat kembali terjadi koreksi dan menutup 5 hari berturut-turut penurunannya. Sepanjang pekan pertama Oktober 2018 index telah terpangkas -4.09% dengan value perdagangan IDR 34.87 Trilyun. Penurunan ini inline dengan penurunan emerging market sebesar -4.89% dan masih derasnya dana keluar asing dari bursa Indonesia

Index telah keluar dari lower BB di 5742 dan berpotensi terjadi technical rebound.

Nilai tukar Dollar terhadap Rupiah tetap menjadi katalis utama dalam perdagangan hari ini.

Pembukaan Sidang Tahunan IMF – World Bank di Bali hari ini menjadi salah satu headline yang perlu diperhatikan  khususnya mengenai bagaimana Indonesia bisa menghadapi tantangan ekonomi kedepan pasca membaiknya ekonomi Amerika dan Perang Dagang.

Kelompok saham TRADE, MINING dan AGRI bisa menjadi fokus disamping saham CONSUMER dan MANUFACTURE

Potensi pergerakan index : 5680-5785

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : 5 Hari Berturut Turun, Index Potensi Technical Rebound

SAHAM WATCHLIST

Beberapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : INCO UNTR   (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade : MASA DYAN DOID BAPA BULL    (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20

Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

ANNOUNCEMENT TETRA

Kini saatnya akses Stock Pick, Ulasan Sentimen Global Komoditas , Review Potensi IDX dan Konsultasi Analisa Saham  secara personal melalui Aplikasi.

Semuanya GRATIS di TETRA X CHANGE.  Download sekarang http://bit.ly/DownloadTXC

CHART PENDUKUNG

Previous ArticleNext Article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *