Market Review

IDX Direction 15 Okt 2018 : Uji Area Resisten EMA7, Potensi Penguatan Terbatas Melihat Perkembangan Rupiah

SENTIMEN GLOBAL DAN KOMODITAS

Bursa global menutup perdagangan akhir pekan dengan kenaikan di semua indexnya. Setelah mulai meredanya sentimen yield surat utang Amerika dan dimulainya musim laporan keuangan emiten.

3 emiten perbankan besar merilis laporan keuangannya : Citigroup, JP Morgan dan Wells Fargo. Citi dan Wells naik +2.1% dan +1.3%, sedangkan JP Morgan terkoreksi -1.1%.

Untuk Quarter 3 ini analyst memproyeksikan saham saham di S&P500 akan mengalami rataan pertumbuhan laba +19%.

Selama sepekan DOW dan S&P terkoreksi lebih dari -4% sedangkan Nasdaq terkoreksi -3.7%. Pelemahan ini menjadi yang terburuk sejak Maret 2018. Untuk S&P ini adalah penurunan 3 pekan berturut-turutnya sejak Juni 2016

DOW : 25339.99 naik +287.16 point atau +1.15%

S&P500 : 2767.13 naik +38.76 point atau +1.42%

NASDAQ : 7496.89 naik +167.83 point atau +2.29%

Yied surat utang Amerika 10 tahun mengalami penguatan seiring dengan reboundnya Wall Steet.

Surat Utang 10 tahun : Yield 3.158% naik dari 3.146%

Dollar Amerika menguat seiring dengan penguatan di Wall Street dan ekspketasi bahwa ekonomi Amerika akan terus membaik melihat dari mulai rilisnya laporan keuangan emiten.

Dollar Index : 95.23 naik dari 95.02

Harga minyak naik tipis seiring dengan penguatan di Wall Street. Sepanjang pekan harga minyak terkoreksi -4%. Hal ini sejalan dengan outlook demand yang berpotensi melambat.

WTI : USD 71.34 per barrel naik dari USD 70.97

Komoditas Naik : minyak, batubara, CPO, gandum

Komoditas Turun : emas, nikel, timah, karet

Potensi Aktif : MEDC ELSA PTBA ITMG HRUM ADRO LSIP AALI

REVIEW DAN POTENSI IDX HARI INI

Data IHSG Penutupan Jumat 12 Oktober 2018

  • IHSG 5756.490 Naik +56.6680 point atau +0.94% High : 5788.680 Low : 5722.487
  • Net Sell  Asing :  – IDR 1.196 Miliar naik dari – IDR 1.188 Miliar
  • Value Perdagangan : IDR 7.418 Trilyun turun dari IDR 7.429 Trilyun
  • Volume Perdagangan : 77.6 juta lot turun dari 112.3 juta lot
  • Sektor Melemah  :  CONSUMER
  • Sektor Menguat :   BASIC-IND, MISC-IND, INFRA, FINANCE , MANUFACTURE, AGRI, TRADE,PROPERTY,  MINING

Index  pada perdagangan Jumat rebound setelah sentimen penurunan yield dan Dollar memberikan katalis untuk index memantul dari area support 5692-5706. Investor asing memanfaatkan rebound ini untuk melakuan profit taking dengan net sell Rp 1.19 Triyun

Index hari ini mencoba untuk lanjutkan penguatan masuk kembali ke area EMA7 5777.

Sentimen global yang positif setelah 3 index utama bursa di New York menguat dapat menjadi katalis positif. Namun potensi kenaikan ini akan menjadi terbatas bila Rupiah kembali melemah terhadap Dollar Amerika serta menguatnya harga minyak mentah dunia

Belum adanya sentimen positif dalam negeri membuat pergerakan index lebih banyak dipengaruhi oleh sentimen Dollar vs Rupiah.

Saham saham kelompok MINING dan AGRI dapat diperhatikan seiring dengan kenaikan harga komoditasnya. Saham INFRA, PROPERTY dan BASIC-IND juga dapat dimasukkan dalam Sektor Watch hari ini

Tone dan Manner perdagangan hari ini :  Potensi Uji Resisten EMA7 Dibayangi Oleh Sentimen Dollar vs Rupiah

Potensi Pergerakan Index : 5720-5790

SAHAM WATCHLIST

Beberapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : ELSA FINN INTP ISSP SSMS TLKM   (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade : SMC ISSP FINN GMFI MAMI CLEO IMAS SOCI ARMY BULL FIRE  (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20

Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

Untuk detail chart & action plan dapat dilihat di  aplikasi TETRA X CHANGE pada bagian DETAIL SAHAM atau ASK ARVITA

ANNOUNCEMENT TETRA

Jangan Percaya HOAX. TETRA is NO HOAX untuk urusan analisa.

Gunakan kode DISKON : NOHOAX untuk mendapatkan potongan harga 30% untuk semua layanan TETRA PRIME.

Previous ArticleNext Article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *