Market Review

IDX Direction 28 Mei 2018 : Kuatnya Rupiah dan Turunnya Harga Minyak Untungkan Sektor TRADE dan CONSUMER

SENTIMEN GLOBAL DAN KOMODITAS

Bursa Global di New York ditutup mixed akhir pekan lalu. Namun overall selama seminggu tetap mencatatkan kenaikan. Penundaan KTT Amerika – Korea menjadi faktor koreksi, namun masih ditopang oleh catatan korporasi yang terus membaik. DOW turun -58.7 point, terkoreksi oleh saham saham Chevron dan Exxon. S&P turun -0.24% setelah saham kelompok energi dan finansial melemah. Nasdaq cenderung flat setelah turunnya saham Facebook dan Ciso terkompensasi oleh naiknya saham Apple dan Netflix.

Harga minyak turun lebih dari USD 3 atau -4% dan tutup di level harga yang makin menjauh dari level tertingginya. Saat ini minyak diperdagangkan di level USD 67.88 per barrel setelah OPEC dan Rusia sepakat untuk mempermudah pembatasan kapasitas produksi minyak.  Overall sepanjang pekan harga minyak telah terkoreksi.

Yield obligasi 10 tahun Amerika melemah dan menjauh dari angka psikologis 3%. Saat ini di level 2.931%.  Setelah catatan The FED yang sementara waktu akan membiarkan inflasi berjalan tanpa pengetatan keuangan. USD menguat terhadap mata uang lain setelah harga minyak melemah. USD Dollar Index naik 0.48% ke level 94.21 yang merupakan level tertinggi sejak pertengahan November 2017.

Komoditas naik : batubara dan pulp

Komoditas turun :minyak, timah, emas, nikel, CPO dan karet

Peluang aktif : TKIM INKP

REVIEW DAN POTENSI IDX HARI INI

Indek saham di IDX  masih melanjutkan penguatan dan sempat berada di level diatas 6000 sebelum ditutup pada level 5975.74 atau naik 0.5%. Saat ini index berpeluang mengalami short term uptrend dengan EMA7 hendak berpotongan dengan MA20 nya. Kelompok saham BASICIND dan TRADE menjadi sektor yang menguat paling besar dan menopang kenaikan indeks akhir pekan lalu. Volume perdagangan sedikit dibawah VMA5 dan VMA20

Hari ini index masih akan mencoba melanjutkan kenaikan untuk menguji level resisten 6022 dan kembali ke area psikologis 6000. Melemahnya US Dollar dan turunnya Yield Obligasi 10 tahun Amerika masih menjadi katalis bagus untuk mengurangi pressure Rupiah. Pesan Gubernur BI baru yang akan bersikap preemptive dan dapat melakukan Rapat Dewan Gubernur tanpa menunggu jadwal yang sudah dibuat, menjadi signal sense of urgency yang baik dalam iklim ekonomi sekarang. Saham sektor CONSUMER dan TRADE akan diuntungkan dengan melemahnya harga minyak karena pressure kenaikan BBM di masa depan bisa dihindari.

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Menguatnya Rupiah dan Turunnya Harga Minyak Untungkan Sektor CONSUMER dan TRADE

SAHAM WATCHLIST HARI INI

Berapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : BBNI BBRI BDMN BIRD ESSA ICBP MARK RALS   (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade : HOME NAGA BTPN KLBF BSDE SMSM  (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20

Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

ANNOUNCEMENT TETRA

Ikuti workshop 2 Hari KEBEBASAN FINANSIAL DARI BURSA SAHAM tanggal 14-15 July 2018 di Amaris Seasons City Jakarta. Terbatas hanya untuk 30 orang. Dapatkan diskon Rp 300.000 Early Bird Special untuk pendaftaran dan pembayaran sebelum 16 Juni 2018. Daftar skrg http://bit.ly/HidupBebasTETRA

Kini sudah ada versi LITE yang GRATIS. Download Aplikasi TETRA X CHANGE untuk Stock Rekomendasi Harian dan Konsultasi Saham Online. Tersediia untuk perangkat Android dan iOS. DOWNLOAD di http://bit.ly/DownloadTXC

CHART PENDUKUNG

Previous ArticleNext Article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *