Stock of the week

Stock of The Week : MAMI (PT Mas Murni Indonesia)

Halo Teman-teman…
Untuk Stock Of The Week kali ini kami akan membahas MAMI dari sisi FA dan TA. Kami tertarik untuk membahas saham MAMI ini karena pergerakkan harga yang cukup eksplosif dan volatile akhir-akhir ini. Mari kita mulai dari profile company dari saham MAMI ini.
Company Profile
PT Mas Murni Indonesia Tbk yang memiliki kode saham MAMI ini, menjalankan kegiatan usaha di bidang perhotelan, bisnis Restoran, bisnis apartemen dan pusat perbelanjaan yang terletak di jantung kota Surabaya. Pada usaha perhotelan, Perseroan memiliki dan mengoperasikan Garden Palace Hotel berkelas internasional
Shareholder dari PT. Mas Murni Indonesia ini adalah sebagai berikut
  1. (Serie B) – Public (each below 5%) – 63,61%
  2. (Serie B) – PT. Sentratama Kencana – 13,72%
  3. (Serie B) – Lusi Ingawati Haditoro – 11,41%
  4. (Serie B) – Tumaco Pte Ltd – 6,73%
  5. (Serie A) – Public (each below 5%) – 4,36%
  6. (Serie C) – Public (each below 5%) – 0,15%
Mari kita melihat secara FA-nya

Fundamental Analysis

Balance Sheet

 

Asset terlihat menunjukkan penurunan di tahun 2017 (dengan data terakhir di LK Q2) dan sepertinya ada pelepasan asset. Hal dan nampaknya pelepasan asset ini diikuti juga dengan liabilities yang berkurang. Sehingga bisa dikatakan cukup baik karena hasil akhirnya, yakni, equities dibandingkan dengan 2016 terlihat ada peningkatan walaupuan cenderung stagnan karena peningkatannya juga tidak significant.
Diperkirakan di akhir tahun 2017 ini equity dari saham MEDC ini bertumbuh akan tetapi tidak begitu significant cenderung stagnan.

Income

Saham MAMI ini terlihat cukup menarik dari pertumbuhan salesnya, dimana dari tahun 2013 sampai dengan 2017 terus bertumbuh terutama dari tahun 2015 dimana perusahaan mengalami penurunan sales dari tahun 2013. Hal ini mengindikasikan income perusahaan dari penjualan sales yang positif.
Gross Profit terus tumbuh terutama dari tahun 2015 yang sempat gross profitnya turun significant dan diperkirakan di akhir 2017 ini akan naik kembali.
Kemudian dari biaya operational, nampaknya management sedang melakukan efisiensi sehingga menurunkan biaya operational cost, dan bisa dikatakan cukup berhasil karena dari tahun 2013 sampai dengan 2017 operational cost mengalami penurunan.
Sehingga terlihat net income tahun ke tahun semakin meningkat, hal ini terlihat dari net income yang terlihat dari tahun 2015 sampai dengan 2017 cenderung meningkat. Sebagai catatan penting, nampaknya pada Laporan keuangan full year 2016 terdapat adanya penambahan income yang cukup besar yang ternyata adanya pengurangan asset, hal ini lah yang menyebabkan adanya peningkatan net income yang sangat significant di tahun 2016. Hal ini bisa kita abaikan sementara untuk mengukur performa bisnis perusahaan.
Dari net income yang murni dari penjualan terlihat masih baik karena terlihat masih berkembang terutama dari tahun 2015 ke tahun 2017 nantinya. Nampaknya di tahun 2015 perusahaan sedang mengalami masa-masa sulit, akan tetapi pihak management perusahaan berusaha untuk bangkit, dan diperkirakan pada akhir tahun 2017, pihak management akan berhasil meningkatkan performa bisnis perusahaan.

Valuasi dan Ratio lainnya

Sekarang mari kita lihat ratio saham MAMI ini.
NPM (Net Profit Margin), terlihat NPM diperkirakan akan sama dengan tahun 2015 pada akhir tahun 2017 ini. Dibutuhkan pertumbuhan net income yang sangat significant yang tinggi dibandingkan dengan sales revenue. Sehingga untuk effisiensi oleh pihak management nampaknya perlu ditingkat kembali.
DER (Debt To Equity) ratio diperkirakan membaik dan ratio DER-nya dari tahun 2013 terlihat masih dibawah 1. Ini adalah hal yang sangat positif.
RoE (Return of Equity), terlihat RoE cenderung stagnan dari tahun 2013 sampai dengan nantinya di akhir tahun 2017, namun yang menjadi catatan adalah RoE di tahun 2016 yang sangat tinggi dimana didalam net income perusahaan terdapat pemasukkan dari penjualan asset. Jadi kami masih melihat RoE masih stagnan dengan rata-rata masih dibawah 1%. Inilah yang perlu ditingkatkan lagi dari pihak management perusahaan untuk lebih efisien lagi atau justru meningkatkan sales revenue perusahaan.
Dari sisi valuasi, kami hanya melihat PER (Price Earning Ratio). Kami melihat perusahaan yang memiliki PER diatas 10x dari tahun ke tahun. Pada tahun 2016 terlihat PER dibawah 10x karena adanya pemasukkan dari penjualan asset masih termasuk. Jadi bisa dikatakan perusahaan ini masih dikatakan overvalued.
Mari kita lihat saham MAMI ini, Apakah layak untuk dijadikan investasi? Secara annualized 2017 kami melihat PER dari saham MEDC ini adalah 79.33x dan sepertinya belum bisa untuk investasi; walaupun begitu perusahaan bisa dikatakan masih terus tumbuh, hal ini terlihat dari management yang masih meningkatkan equity dan net income yang selalu meningkat dari tahun 2015.
Besaran PER ini dengan asumsi pertumbuhan net income sesuai dengan pertumbuhan yang sama dengan Q1-Q2 2016 ke Q1-Q2 2017 tanpa melihat adanya pertumbuhan income dari pernjualan asset.

KESIMPULAN FA

Apa kesimpulan yang bisa diambil dari analisa FA kami ini?
Saham MAMI memiliki business performance yang lumayan karena dari tahun ke tahun masih menunjukkan peningkatan, hanya saja perlu ditingkatkan kembali terutama peningkatan sales revenue dan efisiensi dari asset dan operational perusahaan.
Untuk saat ini saham MAMI masih belum tepat untuk diinvestasikan. Kemudian bagaimana untuk kepentingan trading? mari kita lihat analisa TA kami berikut.

Technical Analysis

Weekly Timeframe

Terlihat dari weekly timeframe, harga sedang bergerak terbatas dan sedang berada di range 93 – 141. Level – level ini kebetulan ada di support dan resistance yang cukup kuat. Jika harga menembus level 134 – 141, maka diperkirakan harga akan bergerak lebih menguat lagi menuju level resistance berikutnya di 175.
Kemudian berlaku dengan kebalikkannya, jika harga breakdown dari level 93, maka diperkirakan akan bergerak lebih melemah lagi, dan bahkan bisa ke level 67.
Bagaimanakah dengan kondisi saat ini, Terlihat harga sepertinya masih akan menguat dan hendak menguji level 134 – 141 sebagai level resistance kuatnya. Hal ini terlihat harga yang masih bergerak dengan naik dengan momentum yang ada. Sehingga bukanlah hal yang tidak mungkin jika minggu depan (16 – 20 Oktober 2017), harga akan menguji level 134 – 141.

Daily Timeframe

Dari Chart daily terlihat harga saat ini sedang bergerak menguat menuju level 134 – 141. Dan jika dilihat pada volume transaksi dan momentum pergerakkan harga ternyata juga sedang meningkat dan mensupport pergerakkan harga yan gmenguat ini. Sehingga kami bisa menyimpulkan bahwa harga memang sedang bergerak menguat dengan momentum yang sedang meninggi.
Kemudian jika dilihat dari sisi pola pergerakkan harga, ternyata sebelumnya terlihat pola inverted head and shoulder, namun pola ini bisa terlihat lebih jelas lagi di timeframe rendah. Pola harga inverted head and shoulder ini mendukung harga untuk bergerak lebih menguat lagi dan mencoba untuk menguji level 134 – 141.

KESIMPULAN TA

Apa yang disimpulkan disiini berdasarkan analisa TA? Dari timeframe daily maupun weekly baik dari analisa pergerakkan harga dan momentumnya, ternyata sangat mendukung harga untuk bergerak lebih kuat lagi untuk menguji level 134 – 141. Sehingga bisa disimpulkan analisa TA untuk harga sedang bergerak menguat dengan volume dan momentum yang tinggi.

Next Action dan Recommendation

Dari FA kita bisa mengetahui perusahaan sedang berkembang akan tetapi masih belum cukup  dan kami rasa masih belum cocok untuk investasi.
Dari TA kita bisa mengetahui harga memiliki potensi tinggi untuk bergerak menguat lebih lanjut lagi di terutama di minggu depan (16 – 20 Oktober 2017) paling tidak menuju level 134 – 141.
Berdasarkan dua analisa kami, berikut adalah next action dan recommendation dari kami.
Bagi Investor, kami belum bisa menyarankan karena saham ini belum cocok untuk investasi. Namun saham ini sangat baik untuk trading terutama bagi short term trader atau scalper, karena pergerakkan harga dan momentum yang saat ini tercipta dan peluang yang akan terjadi.
Bagi Trader:
  • Agresif dan Konservatif, bisa masuk dengan jarak take profit terdekat, bisa di level 134 atau 141. Saat ini harga berada di level 119.
  • Bagi trader agresif maupun konservatif bisa ambil posisi lagi ketika harga menembus level 141; karena jika level ini tertembus, maka harga akan bergerak lebih tinggi lagi.
  • Swing trader bisa masuk ketika harga menembus 141, karena ada kemungkinan harga akan bergerak menuju level 175.
Demikian lah yang dapat kami jelaskan.
Sekali lagi ini bukan ajakan untuk membeli saham walaupun kami memberikan rekomendasi disini. Rekomendasi disini hanyalah sekedar untuk kepentingan edukasi. Sekali lagi kami hanya menganalisa berdasarkan fakta yang disajikan pada laporan keuangan, chart pergerakkan harga, dan analisa kami yang menurut kami masih fair untuk memprediksi masa depan emiten kedepannya dan bukannya ajakan untuk menjerumuskan teman-teman.
Semua keputusan akan investasi berada di tangan teman-teman.
Terima kasih…
Previous ArticleNext Article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *