Komparasi 2 Emiten

Perbandingan FA dan TA antara META dengan DGIK: 25 Oktober 2017

Berikut kami sampaikan ulasan perbandingan Head to Head 1 sektor antara META dengan DGIK, diulas secara FA & TA dalam timeframe Daily dan Weekly (untuk TA nya).

 

ANALISA FUNDAMENTAL

 


TCN META vs DGIK

Analisa fundamental 2 emiten yang bergerak disektor infrastruktur dan konstruksi, yaitu META dan DGIK. Berdasarkan laporan keuangannya, dapat kita lihat secara sekilas META memiliki balance sheet yang lebih sehat dibandingkan dengan DGIK.

META memiliki Total Penjualan yang meningkat dari tahun 2014 dan terus diprediksi meningkat pada tahun 2017 dengan peningkatan mencapai 109%. Konsistennya Total Penjualan yang dihasilkan META berdampak pada meningkatnya Laba Bersih yang diperoleh META dari tahun ke tahun.

Laba Bersih META pada akhir tahun 2017 diprediksi mampu mencapai 170 (in billion rupiah) atau meningkat sebesar 85% dari tahun 2014. Sementara itu, Total Penjualan DGIK nilainya terus menurun dari tahun 2014 hingga prediksi tahun 2017. Hal tersebut membuat Laba Bersih yang diperoleh DGIK juga tidak stabil, bahkan mengalami kerugian sejak tahun 2015.

 


NPM, ROE META vs DGIK

 

Kemudian, ditinjau dari rasio Net Profit Margin (NPM) META memiliki NPM yang cenderung konsisten positif di level 15-20%. Sementara itu DGIK memiliki NPM yang tidak stabil, dan cenderung bernilai negatif setiap tahunnya. Hal ini menunjukkan Laba yang dihasilkan META dari penjualanya cukup efisien. Demikian pula ROE META juga menunjukkan nilai yang meningkat setiap tahunnya.

Pada tahun 2017 ROE META diprediksi mampu mencapai 8.2% atau meningkat ~1 % dari tahun sebelumnya. Sedangkan DGIK menunjukkan tingkat pengembalian terhadap Ekuitas yang kurang menarik sejak tahun 2015. Secara keseluruhan, META memiliki fundamental yang lebih menarik dibandingkan DGIK.


DER, PER, PBV META vs DGIK

Dari segi valuation dan solvency, rasio hutang DGIK sangat baik dengan nilai 0.25. Mengungguli META dengan 1.08. Artinya nilai hutang DGIK dapat dikontrol dengan baik. Dari perspektif valuasi harga, secara PER hampir berimbang antara dua emiten ini, namun dapat dikategorikan harganya termasuk tinggi bila dilihat secara performa, walau secara nilai buku DGIK menunjukkan harga sahamnya sekarang termasuk murah dengan PBV 0.57.

 

ANALISA TEKNIKAL


Chart DGIK Daily

 

DGIK Daily: Terdapat akumulasi disertai dengan volume dan harga break multiple EMA5 dan EMA50. Tunggu harga break R 84 sebagai konfirmasi dari sidewaysnya. Jalur atas 90-100. Waspada patah trend pada 76 dengan jalur bawah 74-66.

 


Chart DGIK Weekly

DGIK Weekly: Terdapat akumulasi namun volume masih terbatas. MACD menunjukkan posisi yang bagus, yaitu GoldenCross dan mulai berada pada area positif histogramnya. Stochastics sudah GoldenCross dan bergerak naik keatas. Bisa diperhatikan jika break R 89 dengan volume bagus, ada potensi naik dengan jalur 104-129-179. Waspada jika breakdown EMA5 77 dengan jalur bawah 67-55.

 


Chart META Daily

META Daily: Akumulasi masih sedikit dan harga berada dibawah EMA5. MACD berpotensi DeadCross serta histogramnya terus mengalami penurunan. Stochastics sudah berada pada area jenuh beli cukup lama, perlu diwaspadai. Bisa diperhatikan jika break R 212 dengan akumulasi bagus, ada potensi naik dengan jalur 218-230. Saat ini perlu diwaspadai jika harga turun menuju S 190 dan break S tersebut dengan jalur bawah 181-171.


Chart META Weekly

META Weekly: 3 minggu yang lalu terdapat akumulasi disertai volume, namun pada minggu ini ada distribusi dengan volume yang kecil. MACD bagus, karena berada pada area positif dan kecenderungan mengalami kenaikan. Stochastics sudah berada pada area jenuh beli, sedikit waspada jika sudah pada posisi ini. Bisa diperhatikan jika break R 212 dengan akumulasi bagus, ada potensi naik dengan jalur 218-230. Patah trend pada 194 dengan jalur bawah 181-163.

Kesimpulan
Dari rangkuman fundamental, dapat di simpulkan bahwa performa META cenderung lebih sehat dibanding DGIK, Meskipun valuasi DGIK memang lebih murah dari segi PBV.
Dari segi teknikal, posisi DGIK masih dalam kondisi sideways namun memang sudah ada tanda-tanda akumulasi, sedangkan META sebenarnya kondisi masih uptrend namun kekuatan dorongan keatasnya sudah mulai melemah.

Dapat kami simpulkan bahwa kedua emiten ini kurang cocok untuk diinvestasikan karena META harganya sudah agak mahal meski performanya baik, dan DGIK performa tahunannya kurang menunjang. Trading plannya dapat dilihat di analisa diatas.

 

Salam profit konsisten

Teman Trader

 

We aim to make stock trading experience easy, simple, and yet profitable

 

Join Komunitas Teraktif

TETRA PERSONAL GRATIS TRIAL 7 hari: http://bit.ly/2yrif82

Channel: http://t.me/temantrader

Group: http://t.me/tetrachat

LINE: http://line.me/ti/p/@temantrader

KASKUS: https://kask.us/iszP1

Investing: http://bit.ly/2xjKubR

Previous ArticleNext Article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *