Stock of the week

Berita Bagus dan Performansi Prima Kemana SRIL Akan Melaju Berikutnya

SAHAM SRIL: Mau Kemana Yah Saham Ini? Buy Or Sell? Aku Kudu Piye?

 

Semangat pagi di siang hari teman-teman. Semoga teman-teman sehat selalu dan bersemangat selalu di weekend yang indah ini…
Untuk minggu ini stock of the weeknya adalah saham SRIL (Sri Rejeki Isman tbk). Pemilihan saham ini berdasarkan hasil polling kami di channel group telegram kami (http://telegram.me/@temantrader) dan group chat kami (http://telegram.me/tetrachat).
Saham SRIL ini mulai ramai di minggu-minggu ini karena sebelum-sebelumnya diprediksi akan bergerak menguat akan tetapi sampai saat ini masih belum ada pergerakkan menguat yang signifikan apalagi kemarin Jumat (25 Agustus 2017) terbentuk pola candlestick shooting star di sekitar resistance.
Nampaknya hal ini yang menjadikan menarik bagi teman-teman terutama ada beberapa teman-teman memiliki posisi “nyangkut” baik yang di atas maupun sedang dalam kondisi hijau saat ini. Bagaimanakah pergerakkan harga dalam satu minggu atau beberapa minggu ke depan? Apakah pergerakkan naiknya masih lanjut? Apakah sudah waktunya untuk cut loss atau take profit? Kami akan membahas dan menganalisa secara mendalam dan detail dari point of view kami melalui artikel ini.
Apapun berita dan alasannya, mari kita bedah dan analisa saham SRIL ini lebih dalam dan detail atas pergerakkan harga yang telah lalu dimana pergerakkan harga ini mewakili psikologis market atas response dari perkembangan informasi dan fakta yang terjadi di market.
Seperti dalam pembahasan stock of the week kami sebelum-sebelumnya, kami akan memberikan analisa detail dari saham ini, pandangan kami, dan akhirnya prediksi beserta rekomendasi yang bisa teman-teman bisa lakukan seminggu ke depan untuk saham ini.
Kami akan mengulas dan menganalisis dari sisi technical dengan framework seperti berikut:
  1. Trend analysis, dengan tujuan untuk melihat trend dari saham ini kemanakah sebenarnya harga bergerak saat ini.
  2. Support and Resistance, Momentum, Volume analysis, dengan tujuan untuk melihat pergerakkan harga yang lebih detail lagi termasuk Support/Resistance, Momentum dan Volume. Kemudian kami akan memberikan scenario pergerakkan harga.
  3. Summary, memasukkan semua analisa kedalam suatu kesimpulan analisa dan menghasilkan action apa yang harus diambil
Dari masing-masing analisa, kami akan memberikan multi timeframe sehingga kita bisa melihat secara keseluruhan. Sebagai reminder, analisa kami ini hanya berdasarkan pergerakkan harga dan prediksi kedepannya jika memang harga itu sesuai dengan analisa kami. Jika memang ada news atau sentiment lain itu hanyalah sebuah katalis yang bisa menyebabkan saham itu bergerak naik atau turun.

Review Pergerakkan Saham SRIL Minggu Ini

Di minggu ini harga saham SRIL bergerak terbatas dimana pada hari Senin kemarin, harga sempat menyentuh level 358 yang kemudian bergerak melemah kembali dan terbatas. Kemudian pada hari Jumat kemarin sempat dibuka menguat kembali dan mencoba untuk menguji level 358 kembali, akan tetapi ternyata tidak cukup kuat dan akhirnya ditutup melemah dan membentuk pola candlestick shooting star.
Sekarang yang menjadi pertanyaannya, mau kemanakah harga saham SRIL bergerak untuk beberapa hari atau bahkan minggu ke depan? bagaimana kita membaca chart pergerakkan harga di minggu ini dan beberapa minggu sebelumnya? Mari kita analisa bersama dari sisi technical analysis terutama dari sisi price action-nya. Analisa bisa dimulai dari analisa trend pada timeframe yang lebih tinggi, yakni timeframe weekly.

Weekly Trend Saham SRIL

Di timeframe weekly, pergerakkan harga dalam kondisi sideways. Walaupun begitu didalam area sidewaysnya ada pergerakkan naik menuju level resistance sideways. Hal ini mengindikasikan harga bergerak merangkak nanik dan ada kecenderungan akan bergerak menguat menuju bagian atas sideways (resistance sideways).
OK. Kita mengetahui trend di weekly untuk saham SRIL ini sedang bergerak sideways dan ada kecenderungan harga bergerak mendekati batas atas dari area sideways tersebut, sekarang mari kita lihat kecenderungan pergerakkan harga di trend pada timeframe yang lebih kecil, yakni Daily.

Daily Trend Saham SRIL

Pada daily trend terlihat harga masih membentuk higher high baru dan masih dapat disimpulkan pergerakkan harga di timeframe daily masih cenderung naik (uptrend). Hal ini mengkonfirmasikan pergerakkan harga yang cenderung naik untuk mendekati area resistance dari area sideways yang diidentifikasi pada timeframe weekly.
Apakah ini artinya harga masih bergerak naik terus? menuju resistance sideways besar yang teridentifikasi pada timeframe weekly? Bagaimana posisi support dan resistance secara keseluruhan baik di timeframe daily maupun weekly?
Hal ini kita akan analisa lebih detail dan komprehensif lagi di bagian analisa SnR, momentum, dan volume berikutnya

Support dan Resistance, Momentum, Volume Weekly Saham SRIL

Kami telah mengidentifikasi Support dan Resistance kunci yang kuat dan terbentuk dari pergerakkan harga dari masa lampau pada timeframe weekly. Kondisi saat ini harga sangat dekat dengan level support kunci pada timeframe weekly yakni di level 326 dan harga mencoba untuk bergerak lebih kuat lagi akan tetapi masih belum ada buyer yang cukup banyak untuk “mendorong” harga bergerak lebih tinggi lagi. Mari kita lihat dari sisi momentum pergerakkan harganya.
Bagaimana dengan penguatan harga dibandingkan dengan impact dari bullish candlestick yang terbentuk di minggu ini? mari kita lihat analisa momentum dan volume dibawah ini.
Dari trend dan momentum pergerakkan harga, terlihat MACD sudah mengalami crossing up  atau biasa dikenal dengan golden cross (GC) tipis dengan posisi di atas level 0. Hal ini mengindikasikan kecenderungan harga bergerak masih cenderung up sehingga pergerakkan harga yang cenderung naik di timeframe weekly bisa dikonfirmasikan oleh indicator MACD ini.
Kemudian jika kita lihat dari sisi oscillator indikator stochastic masih death corss akant tetapi cenderung menyempit dan bersiap untuk cross (GC); kemudian posisi sinyal stochastics ini berada di tengah-tengah. Hal ini mengindikasikan momentum turun mulai berkurang dan
Dari kedua indikator momentum ini terlihat momentum pergerakkan harganya masih turun akan tetapi mulai berkurang dan bersiap untuk pergantian momentum.
Dari kedua indikator ini (MACD dan GC), dapat disimpulkan trend up dan momentum pergerakkan harga bersiap-siap untuk berganti arah.
Bagaimana dengan perilaku dari para trader dan investor di market dilihat dari timeframe weekly? terlihat volume transaksi pada minggu ini cukup rendah dibandingkan dengan beberapa minggu sebelumnya, apalagi dibandingkan dengan 1-2 minggu sebelumnya. Kemudian harga juga membentuk pola candlestick doji, sehingga menurut kami posisi doji ini tidak signifikan terhadap pergerakkan harga karena selain doji posisinya ada ditangah-tengah antara support dan resistance, volumenya juga kecil, sehingga untuk beberapa minggu ke depan masih bisa bergerak naik.
Dari pergerakkan harga yang terjadi di minggu ini, kami sudah menyusun beberapa scenario yang mungkin bisa terjadi untuk beberapa minggu kedepan, yakni:
  1. Harga akan langsung bergerak menguat menuju level 392 – 416.
  2. Harga bergerak terbatas dan melemah kembali menguji level 301 – 326.
Dari momentum dan volume transaksi yang ada saat ini, maka scenario pergerakkan harga yang paling memungkinkan adalah pergerakkan harga pada scenario 1, harga langsung bergerak menuju level 392 – 416.
Hal ini mempertimbahkan dari:
  1. Adanya tumpuan support kunci yang sangat kuat
  2. Momentum dan momentum yang mulai menunjukkan penguatan
Kita saat ini sudah mengetahui kecenderungan dan momentum pergerakkan harga pada timeframe weekly yang mulai menunjukkan penguatan di minggu ini. Sekarang, mari kita lihat di timeframe daily apakah momentum dan tekanan buyer untuk “mengangkat” harga juga besar?

Support dan Resistance, Momentum, Volume Daily Saham SRIL

Kami telah mengidentifikasi support dan resistance di timeframe daily, dan terlihat saat ini harga penutupan pada hari Jumat kemarin membentuk pola candlestick shooting star yang mengkonfirmasikan resistance yang terbentuk sebelumnya dengan pola dark cloud cover. resistance yang dimaksud adalah resistance 358 – 362 yang merupakan resistance kunci di timeframe daily.
Jadi jika dilihat berdasarkan pergerakkan harga saja, menurut kami harga masih belum mampu menembus level resistance ini dan akan ada pergerakkan koreksi. Untuk support berikutnya ada di level 338, sehingga jika memang terjadi koreksi maka harga akan bergerak menuju level 338.
Mari kita lihat konfirmasi yang ditunjukkan oleh indikator-indikator yang biasa kami gunakan.
Dari sisi trend pergerakkan harga terlihat mulai menunjukkan penguatan; hal ini terlihat dari MACD yang sudah menyatu garis sinyal nya dan berada di atas level 0 sudah golden cross.
Kemudian untuk momentum pergerakkan harga jangka pendek melalui indikator stochastic terlihat momentum masih turun dimana garis sinyal stochastics masih dalam kondisi death cross dan masih cukup lebar menuju level overbought (OB).
Berdasarkan data-data ini, di timframe daily terlihat sudah ada upaya dari para buyer untuk merubah trend kecilnya akan tetapi masih belum cukup kuat dan saat ini diprediksi harga akan mengalami koreksi kecil untuk menguji level support berikutnya di level 338.
Dari volume transaksi terlihat 2-3 hari ini mulai melemah volume transaksi yang terjadi; dimana ini biasanya terjadi jika memang terjadi koreksi. Hal ini menambah keyakinan kami bahwa harga akan bergerak terkoreksi untuk beberapa hari kedepan untuk menguji level 338. Walaupun begitu JIKA memang harga bergerak menguat menembus level 358 – 362, maka harga akan bergerak menuju level resistance 378 dan 392.
Berdasarkan pergerakkan harga berdasarkan support dan resistance, momentum, dan volume transaksi maka untuk timeframe daily bisa disimpulkan harga di minggu ini bergerak terbatas dan bersiap-siap untuk terkoreksi dan menguji level support 338.
Kami telah menyiapkan beberapa scenario untuk timeframe daily yang mungkin bakalan akan terjadi pada beberapa hari kedepan, yakni:
  1. Harga bergerak menguat menembus level 358 – 362, 378, dan menuju level 392 untuk melanjutkan pergerakkan uptrendnya.
  2. Harga bergerak menguat menembus level 358 – 362, dan menuju level 378 untuk melanjutkan pergerakkan uptrendnya.
  3. Harga bergerak menguat menguji kembali level 358 – 362.
  4. Harga bergerak melemah dan menguji level 330 – 338
  5. Harga bergerak melemah menembus level 326 – 330 – 338 menuju level 301 yang juga sebagai dasar support weekly
Berdasarkan momentum harga, volume transaksi dan pergerakkan harga di minggu ini, scenario yang memungkinkan adalah scenario 3 dan 4; akan tetapi jika ada katalis yang berupa news scenario 2 bisa sangat memungkinkan.
OK. sebelum kami memberikan next action dan rekomendasi, mari kita summary analisa yang kita lakukan secara detail dari timeframe weekly ke daily di atas.

Summary dan Next Action Saham SRIL Minggu Depan

Bagaimana kesimpulan analisa saham SRIL dan apa yang harus kita lakukan? sebelum kami menyimpulkan analisa dan memberikan rekomendasi lebih lanjut mari kita summarize dari seluruh analisa kami:
  • Trend
    1. Trend Weekly, Sideways
    2. Trend Daily, Uptrend
  • Harga terhadap Support dan Resistance, Volume, dan Momentum
    1. Di Timeframe weekly, harga saat ini berada atas level support yang sangat kuat dan kami sebut sebagai key support level. Key support level tersebut berada di level 300 – 326. Kemudian pada timeframe daily harga saat ini berada di bawah level resistance 358 – 362 dan level support yang terdekat berada di level 338.
    2. Berdasarkan momentum dan volume dari timeframe weekly ke daily, terlihat momentum pergerakkan harga jangka panjang mulai menguat kuat, walaupun begitu pada pergerakkan harga jangka pendek juga sudah mulai menguat akan tetapi untuk beberapa hari kedepan nampaknya akan terjadi koreksi kembali.
Dari poin-poin penting diatas dapat disimpulkan bahwa harga saat ini memang bergerak kecenderungan naik untuk menguji level batas atas atau resistance dari sideways weekly (level 392), walaupun begitu untuk beberapa hari ke depan, ada kecenderungan harga akan bergerak terkoreksi untuk menguji level 330 – 338. Kemudian level resistance kunci yang menjadi perhatian kami adalah level resistance di 358 – 362; karena jika memang harga bergerak naik menembus level 358 – 362, maka harga akan bergerak lebih menguat lagi menuju level 392.
Pergerakkan harga yang diprediksi terkoreksi ini bisa kita gunakan sebagai kesempatan untuk kita bisa masuk ke dalam market. Apakah besok senin langsung bisa masuk? nanti dulu… karena kami melihat potensi harga untuk menguji level 338 kembali cukup besar, sehingga kita bisa melihat reponse market ketika di level tersebut. Akan tetapi jika naik menembus level 358 – 362, maka kesempatan kita masuk ke market juga berdasarkan berakout.
Jikalau begitu apa rekomendasi dari kami untuk next action-nya? Berikut 🙂
  1. Bagi teman-teman yang belum memiliki saham ini, lebih baik menunggu terlebih dahulu, dan jangan masuk ke pasar untuk membeli sampai harga menyentuh dan mengindikasikan ada pembalikkan arah pada level 338 ATAU jika harga breakout level 358 – 362. Untuk saat ini jangan berspekulatif terlebih dahulu karena dari sisi volume juga belum mendukung.
  2. Bagi teman-teman yang sudah memiliki saham ini, maka satu-satunya rekomendasi kami adalah HOLD Atau Kurangi “muatan” ketika harga ditutup dibawah level 344. Kemudian menunggu masuk lagi di level 338 (tergantung dengan pola atau response market terhadap level tersebut)
  3. Ini rekomendasi kami yang disesuaikan dengan tujuan investasi teman-teman:
    1. Investor Jangka pendek, maka teman-teman bisa Hold atau Sell sebagian ketika harga ditutup dibawah level 344.Teman-teman bisa melepas untuk take profit ketika harga tidak mampu melewati level resistance 358 – 362 atau level 378 sebagai level resistance yang sangat kuat di timeframe daily
    2. Jangka panjang, maka teman-teman bisa bisa mengikut strategy dari tipe jangka pendek yaitu Hold dan bisa menambah lagi jika harga breakout dari level 392. Level cut loss jika harga menembus level 300.
    3. Scalper atau tape reading trading, maka teman-teman masih bisa tektok-an dengan jalurnya di level 326 – 330 – 338 – 358 – 362 – 378 – 392.
  4. Bagi teman-teman yang sudah terlanjur nyangkut, solusi dan rekomendasi kami  berdasarkan posisi nyangkutnya seperti yang dijabarkan berikut.
    1. Nyangkut dibawah level 330 – 336 (Floating Profit), maka teman-teman bisa hold dan sell untuk cut loss jika harga menembus level 322 dan bisa take profit di level 358 – 378 atau level 392.
    2. Nyangkut diatas level 358 – 362, maka teman-teman bisa hold dan sell untuk cut loss ketika harga menembus level 344 (jika harga memang mau turun lagi), atau take profit/BEP di level 358 – 362 atau take profit di 392.
    3. Nyangkut diatas level 392, maka teman-teman bisa hold dan sell untuk cut loss ketika harga menembus level 344, atau pada saat harga gagal menembus level 358 – 362.
Demikian ulasan dan rekomendasi yang dapat kami sampaikan. Mohon maaf jika ada salah kata dalam penyampaian kalimat kami. Semoga artikel dan pendapat kami ini bisa berguna bagi teman-teman terutama bagi analisa mingguan teman-teman bagi memang yang sedang mengincar, sudah memiliki, atau review saham SRIL.
Sekali lagi, pendapat dan rekomendasi kami bukan paksaan atau ajakan untuk teman-teman melakukan aksi karena pendapat dan rekomendasi kami hanyalah pendapat kami guna keperluan edukasi. Keputusan akhir tetap berada di teman-teman. Disclaimer ON.
Pastikan teman-teman melakukan pembelian dengan money management yang terukur, baik dan benar.
(Note  : Gambar ilustrasi courtesy dari www.senayanpost.com)

 

Previous ArticleNext Article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *